Home › Daerah › Pemko Pekanbaru Siapkan Fasilitas HP untuk Ketua RT/RW, Pelayanan Warga Bakal Berbasis Digital
Pemko Pekanbaru Siapkan Fasilitas HP untuk Ketua RT/RW, Pelayanan Warga Bakal Berbasis Digital
Keterangan Foto: Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. TD/YS/halloriau.com.
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah yang tengah disiapkan yakni menyediakan telepon seluler atau HP bagi ribuan Ketua RT dan RW yang tersebar di 15 kecamatan.
Program tersebut menjadi bagian dari rencana Pemko Pekanbaru untuk memperkuat sistem pelayanan masyarakat hingga tingkat lingkungan. Fasilitas komunikasi itu diharapkan mampu mempermudah koordinasi, penyampaian informasi, sekaligus mempercepat pelaporan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
- Baca juga:
Rencana tersebut disiapkan setelah Pemko Pekanbaru melantik para Ketua RT dan RW terpilih. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan, pemberian HP bukan semata-mata sebagai fasilitas komunikasi, tetapi merupakan salah satu sarana untuk mendukung penerapan pelayanan publik berbasis digital.
Menurut Agung, digitalisasi di tingkat RT dan RW nantinya dapat membuat proses administrasi warga menjadi lebih sederhana dan tidak berbelit.
"HP itu hanya fasilitas. Digitalisasi untuk mempermudah pelayanan masyarakat. Masyarakat tidak perlu lagi susah payah dalam pengurusan surat menyurat di lingkungan Pemko Pekanbaru," ujar Agung, Selasa (18/8/2026).
Ia menyebutkan, sejumlah kebutuhan administrasi masyarakat nantinya dapat dilakukan melalui sistem digital yang disiapkan pemerintah. Di antaranya pengurusan surat keterangan tidak mampu, surat keterangan menikah, serta surat keterangan ahli waris.
Dengan penerapan sistem tersebut, warga diharapkan tidak harus berkali-kali mendatangi kantor kelurahan hanya untuk menyelesaikan urusan administrasi. Pengurusan dapat dilakukan melalui mekanisme digital yang nantinya terhubung dengan pelayanan pemerintahan.
Selain mempermudah administrasi, sistem tersebut diharapkan mampu memperpendek jalur birokrasi. Ketua RT dan RW dapat menjadi penghubung awal antara masyarakat dengan pemerintah dalam menyampaikan berbagai kebutuhan maupun persoalan di lingkungan.
Menariknya, pengadaan HP untuk para Ketua RT dan RW tersebut direncanakan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.
Pemko Pekanbaru berencana menjalin kerja sama dengan pihak swasta, termasuk perusahaan penyedia layanan telekomunikasi, guna mendukung penyediaan fasilitas komunikasi tersebut.
"Kita akan bekerja sama dengan beberapa provider. Karena RT/RW ini bisa menjangkau masyarakat paling bawah," kata Agung, dikutip dari pekanbaru.go.id.
Agung menilai keberadaan Ketua RT dan RW sangat penting dalam mendukung pelayanan pemerintahan. Sebagai perangkat yang berada paling dekat dengan masyarakat, mereka dinilai lebih mengetahui kondisi serta berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masing-masing.
Karena itu, pemanfaatan teknologi melalui fasilitas HP diharapkan dapat mempercepat komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah. Informasi maupun laporan mengenai persoalan lingkungan nantinya dapat diteruskan secara lebih cepat sehingga penanganan oleh pemerintah bisa segera dilakukan.
Program digitalisasi tersebut menjadi salah satu upaya Pemko Pekanbaru untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih praktis, cepat dan mudah diakses masyarakat, dengan memanfaatkan teknologi hingga ke tingkat RT dan RW.






Komentar Via Facebook :