https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Bangun Kedekatan dengan Tokoh Agama, Polsek Batu Hampar Serap Aspirasi Warga Lewat Subuh Keliling •   Polisi Buru Pemasok Sabu Usai Tangkap Kurir di Tapung, KN dan DN Disebut •   Empat Kepala Desa di Kuansing Resmi Dilantik, Diminta Utamakan Pelayanan Warga •   Pengakuan Pria di Tapung Hulu Buka Jejak Pemasok Sabu, Polisi Sita 10 Gram Narkoba
Home › Peristiwa › Ironi di Tengah Pacu Jalur: Puluhan Ponton Kembali Nongol di Sungai Kuantan
Peristiwa
Kuansing

Ironi di Tengah Pacu Jalur: Puluhan Ponton Kembali Nongol di Sungai Kuantan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:14 WIB,  
Penulis : Azhar
Ironi di Tengah Pacu Jalur: Puluhan Ponton Kembali Nongol di Sungai Kuantan

Keterangan Foto: Foto cuplikan video akun Fb Zeli Modiste. TD/Azhar

KUANTAN SINGINGI,Tabloid Diksi — Saat masyarakat tengah merayakan Festival Pacu Jalur 2026, pemandangan mengejutkan justru muncul dari Sungai Kuantan. Puluhan ponton yang diduga digunakan untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali terlihat di Desa Koto Cerenti, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (19/8/2026).

Kemunculan ponton itu menjadi ironi karena terjadi hanya sehari setelah Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menyatakan operasi pemberantasan PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan telah sukses.

    Baca juga:
  • Bangun Kedekatan dengan Tokoh Agama, Polsek Batu Hampar Serap Aspirasi Warga Lewat Subuh Keliling

  • Tegas soal Etika dan Kesederhanaan, Kapolres Bengkalis Ajak Keluarga Besar Polri Jaga Kepercayaan Publik

  • Bukan Sekadar Perintah, Kapolres Bengkalis Turun ke Jalan Layani Pengguna Jalan

Polda Riau sebelumnya menggelar operasi penindakan PETI pada 1-14 Agustus 2026. Operasi tersebut diklaim berhasil membersihkan aktivitas penambangan ilegal di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi.

Namun, laporan warga mengenai munculnya kembali puluhan ponton membuat klaim tersebut kembali dipertanyakan.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah ponton berada di tengah aliran Sungai Kuantan. Warga yang mengetahui keberadaan ponton tersebut bahkan meminta aparat kepolisian segera turun tangan sebelum situasi berkembang menjadi konflik.

“Polsek Cerenti TOLONG AMBIL TINDAKAN!!! SEBELUM TERJADI BENTROK,” tulis Zeli Modiste melalui akun Facebook-nya.

Dalam unggahan yang sama, warga juga mendesak Kapolres Kuantan Singingi agar tidak membiarkan dugaan aktivitas PETI kembali berlangsung secara terbuka.

“Kapolres Kuansing tolong pak dibasmi!! Kami masyarakat yang berada di sekitar lokasi merasa terganggu,” tulisnya.

Keluhan warga juga menyentuh persoalan lingkungan dan ekonomi. Aktivitas ponton disebut membuat air sungai keruh dan dangkal serta berdampak terhadap usaha keramba ikan milik masyarakat.

“Sudah menghancurkan usaha budidaya kerambah ikan warga. Sungai mendangkal, air keruh sehingga ikan mati,” kata seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sumber tersebut mengatakan warga telah melaporkan keberadaan ponton kepada polisi. Aparat kemudian disebut mendatangi lokasi pada sore hari dan membubarkan ponton-ponton tersebut.

Meski demikian, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada kepolisian, termasuk mengenai apakah ponton-ponton itu benar digunakan untuk PETI dan apakah aktivitas penambangan benar-benar kembali berjalan.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi saat dikonfirmasi mengenai laporan tersebut menyatakan pihaknya masih melakukan pengecekan.

“Masih kita cek,” ujarnya, Kamis (20/8/2026) siang.

Kemunculan kembali ponton tersebut kini menjadi pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum. Pasalnya, jika benar digunakan untuk PETI, kemunculannya dalam waktu sangat dekat setelah operasi penindakan menunjukkan bahwa pengawasan pascaoperasi menjadi titik krusial yang harus diperkuat.

Terlebih, Sungai Kuantan saat ini tengah menjadi panggung utama Festival Pacu Jalur 2026. Di satu sisi sungai menjadi simbol kebanggaan budaya masyarakat Kuansing, namun di sisi lain muncul dugaan aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem dan mengganggu mata pencaharian warga.

Publik kini menunggu langkah tegas aparat. Bukan sekadar membubarkan ponton ketika muncul, tetapi memastikan siapa yang mengoperasikan, siapa yang membekingi, dan bagaimana aktivitas tersebut bisa kembali muncul setelah operasi PETI dinyatakan sukses.

Sebab, ukuran keberhasilan pemberantasan PETI bukan hanya berapa banyak ponton yang ditertibkan, melainkan seberapa lama Sungai Kuantan benar-benar terbebas dari aktivitas tambang ilegal.

Editor : Titus Puba Jaya

TOPIK TERKAIT

# Polres Kuansing
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #6

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #7

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #8

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #9

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB

HUKRIM

  • Polisi Buru Pemasok Sabu Usai Tangkap Kurir di Tapung, KN dan DN Disebut

    Polisi Buru Pemasok Sabu Usai Tangkap Kurir di Tapung, KN dan DN Disebut

    Selasa, 20 Okt 2026 | 10:41 WIB
  • Pengakuan Pria di Tapung Hulu Buka Jejak Pemasok Sabu, Polisi Sita 10 Gram Narkoba

    Pengakuan Pria di Tapung Hulu Buka Jejak Pemasok Sabu, Polisi Sita 10 Gram Narkoba

    Selasa, 20 Okt 2026 | 10:26 WIB
  • Sabu hingga Timbangan Disita di Kota Garo Kampar, Pria 51 Tahun Terancam BUI

    Sabu hingga Timbangan Disita di Kota Garo Kampar, Pria 51 Tahun Terancam BUI

    Selasa, 20 Okt 2026 | 08:47 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Senin, 19 Okt 2026 | 23:04 WIB
  • Lima Chef Diaspora Promosikan Kuliner Indonesia di London

    Lima Chef Diaspora Promosikan Kuliner Indonesia di London

    Senin, 19 Okt 2026 | 22:26 WIB
  • TEI 2026, Indonesia dan Kamerun Bidik Kerja Sama Bisnis USD 60 Juta

    TEI 2026, Indonesia dan Kamerun Bidik Kerja Sama Bisnis USD 60 Juta

    Senin, 19 Okt 2026 | 21:36 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com