Home › Nasional › Kenang Solidaritas Gempa 2009, Pemko Padang Galang Bantuan Untuk NTT
Kenang Solidaritas Gempa 2009, Pemko Padang Galang Bantuan Untuk NTT
Keterangan Foto: Walikota Padang, Fadly Amran. (Ket: MC Kota Padang). TD/YS
PADANG, Tabloid Diksi - Pengalaman menghadapi gempa besar pada 2009 menjadi salah satu alasan Pemerintah Kota Padang kembali menggerakkan solidaritas kemanusiaan. Kali ini, Pemko Padang mengajak masyarakat membantu warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan wilayah sekitarnya.
Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran melalui Surat Edaran Nomor 000/1/DINSOS-PDG/2026 tentang Pengumpulan Donasi Bantuan Kemanusiaan Bencana Gempa Bumi di NTT dan Sekitarnya, Kamis (20/8/2026).
- Baca juga:
Fadly mengajak jajaran pemerintah daerah serta seluruh masyarakat Kota Padang untuk ikut berpartisipasi memberikan bantuan bagi warga yang terdampak gempa pada 15 Agustus 2026.
“Musibah yang terjadi di NTT merupakan duka kita bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kota Padang untuk memberikan bantuan guna meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Fadly.
Menurutnya, kepedulian tersebut juga merupakan bentuk balasan atas solidaritas yang pernah diterima masyarakat Padang ketika gempa besar melanda daerah itu pada 2009. Saat itu, bantuan dan dukungan dari berbagai daerah turut membantu masyarakat dalam proses pemulihan.
“Ketika Kota Padang dilanda bencana gempa pada 2009 silam, banyak pihak datang membantu dan memberikan dukungan kepada masyarakat kita. Karena itu, hari ini sudah sepatutnya kita menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang sama kepada saudara-saudara kita di NTT,” katanya.
Untuk memudahkan masyarakat menyalurkan bantuan, Pemko Padang membuka donasi melalui rekening Bank Nagari atas nama BAZNAS Kota Padang dengan nomor 1001.0210.04647.4. Donasi juga dapat disalurkan melalui QRIS yang tercantum dalam surat edaran resmi Pemko Padang.
Fadly menegaskan, penggalangan dana tersebut bersifat sukarela dan tidak disertai unsur paksaan. Ia menyebut, bantuan dari masyarakat Padang nantinya diharapkan dapat melengkapi berbagai aksi kemanusiaan yang telah dilakukan elemen masyarakat Sumatra Barat.
“Donasi bersifat sukarela tanpa ada paksaan. Sebelumnya LKAAM sudah mengirimkan 700 kilogram rendang. Berapa pun hasil donasi ini nantinya, semoga bisa menambah bantuan yang akan dikirimkan,” ujarnya.
Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak sekaligus memperkuat semangat gotong royong antardaerah.
“Kami berharap kepedulian berbagai pihak dapat memberikan manfaat bagi para korban, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas antarsesama. Mudah-mudahan bantuan yang terkumpul nantinya dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” tutur Fadly.
Bagi Pemko Padang, gerakan tersebut bukan sekadar penggalangan bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian antarsesama. Pengalaman menghadapi bencana menunjukkan bahwa dukungan dari berbagai pihak dapat menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam melewati masa sulit dan memulihkan kehidupan setelah bencana. ***






Komentar Via Facebook :