Home › Peristiwa › Helm SNI dan Bibit Pohon Dibagikan, Polantas Polda Riau Rangkul Ojol Pekanbaru
Helm SNI dan Bibit Pohon Dibagikan, Polantas Polda Riau Rangkul Ojol Pekanbaru
Keterangan Foto: Dirlantas Polda Riau bersama Komunitas ojol. Dok. Humas.TD/Azhar
PEKANBARU,Tabloid Diksi — Ada yang berbeda dari aktivitas Polantas Polda Riau pada Jumat (21/8/2026). Para pengemudi ojol Pekanbaru yang sehari-hari berjibaku di jalan raya mendapat perhatian langsung dari polisi. Melalui program Polantas Karib, Ditlantas Polda Riau membagikan sembako, helm SNI, masker hingga bibit pohon sembari menggelorakan pesan keselamatan dan kepedulian lingkungan.
Kegiatan berlangsung di Pangkalan Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau dan diikuti komunitas pengemudi dari berbagai platform, mulai Go-Jek, Maxim, ShopeeFood hingga Grab.
- Baca juga:
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni pembagian bantuan. Ada pesan besar yang ingin dibangun, yakni menjadikan komunitas ojol sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan Kamtibmas.
“Bukan hanya tertib untuk diri sendiri, tetapi juga ikut mengingatkan masyarakat lainnya untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman dan berkeselamatan,” tegas Jeki.
Para pengemudi juga mendapat edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Helm standar SNI yang dibagikan menjadi pengingat bahwa perlindungan diri merupakan bagian penting dalam setiap perjalanan.
Di sisi lain, bibit pohon yang dibagikan membawa pesan berbeda. Ditlantas Polda Riau ingin keselamatan di jalan berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui gerakan Green Policing.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril menilai pengemudi ojol merupakan kelompok yang sangat strategis untuk menyebarluaskan pesan keselamatan karena mobilitas mereka tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Pengemudi ojol merupakan bagian penting dari ekosistem lalu lintas. Mobilitas mereka sangat tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Dasril.
Menurutnya, edukasi tidak boleh hanya dilakukan sesekali. Kesadaran berlalu lintas harus dibangun secara terus-menerus hingga menjadi kebiasaan.
Pengurus Ojol Pekanbaru, Auzan, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menyebut perhatian yang diberikan polisi membuat komunitas ojol merasa dilibatkan sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan keselamatan di jalan.
“Kami merasa diperhatikan dan diajak bersama-sama untuk menjaga Kamtibmas serta tertib berlalu lintas. Kami siap menjadi mitra Polri,” kata Auzan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian bibit pohon kepada para pengemudi. Bibit tersebut diharapkan tidak sekadar dibawa pulang, tetapi ditanam dan dirawat sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.
Dari helm SNI hingga bibit pohon, kegiatan Polantas Karib menunjukkan satu pesan kuat: keselamatan tidak hanya soal tertib di jalan, tetapi juga kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Ditlantas Polda Riau pun terus mendorong kolaborasi dengan komunitas ojol untuk membangun Pekanbaru yang lebih aman, tertib, humanis dan hijau.




Komentar Via Facebook :