https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kapolsek Batu Hampar: ASRI Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Seremonial •   Pemprov Riau Dorong Pelajar Rajin Menabung, Inklusi Keuangan Terus Diperkuat •   Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram •   Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Sawit Bangun Jalan Rigid 3 Kilometer, Nilainya Tembus Rp30 Miliar
Home › Ekonomi › Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram
Ekonomi
Pekanbaru

Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:46 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

Keterangan Foto: Pedagang menjual ayam potong di Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru, Kamis (20/8/2026).TD/YS/riaupos.jawapos.com.

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional dan tempat pemotongan ayam di Kota Pekanbaru mengalami kenaikan cukup tajam. Saat ini, ayam ukuran kecil dijual sekitar Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram, sedangkan ayam berukuran besar berada di kisaran Rp38.000 per kilogram.

Kenaikan tersebut membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pangan. Padahal sebelumnya, harga ayam potong masih berada di kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

    Baca juga:
  • Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

  • Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

  • Wamenkeu Juda Ungkap Beragam Dukungan Pemerintah untuk Perkuat UMKM

Salah seorang warga Pekanbaru, Mulyati, mengaku terpaksa mengurangi pembelian karena harga ayam yang semakin mahal. Ia bahkan memilih membeli ayam dalam potongan lebih kecil serta hati ayam yang harganya dinilai lebih terjangkau.

“Sekarang semuanya mahal. Mau tidak mau saya beli ayam separuh badan. Dan beli hati ayam karena harganya yang jauh lebih murah dibandingkan ayam potong utuh,” ujar Mulyati.

Menurutnya, pemerintah perlu segera mengambil langkah untuk mengendalikan harga pangan. Ia menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih belum sepenuhnya stabil.

“Semenjak ada MBG lah ayam dan semuanya mahal. Pas MBG libur, murah harga ayam. Kalau bisa pemerintah segera bertindak, jangan dibiarkan terus,” katanya.

Sementara itu, pedagang ayam potong di Pasar Cik Puan, Sri Arisma, mengatakan kenaikan harga telah berlangsung sejak Juli 2026 dan terus mengalami peningkatan hingga saat ini.

Sri menyebutkan, pedagang tidak mengetahui secara pasti penyebab utama kenaikan tersebut. Namun, harga yang diberikan distributor memang sudah mengalami peningkatan.

“Sekarang sudah menyentuh Rp40 ribu per kilogram. Kami pedagang sebenarnya tidak tahu pasti apa penyebab utamanya. Dari distributor harganya memang sudah naik,” ungkap Sri, Kamis (20/8/2026).

Tidak hanya harga, pasokan ayam yang diterima pedagang juga mengalami penurunan. Sri mengatakan jumlah ayam yang biasanya diterima pedagang kini jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

Menurutnya, pedagang yang sebelumnya bisa memperoleh sekitar delapan hingga 10 kotak ayam, kini hanya mendapatkan sekitar tiga sampai empat kotak.

“Jumlah ayam itu kurang dari tingkat distributor. Habis untuk MBG. Makanya kami biasanya dapat 10, minimal 8 kotak, sekarang dijatah hanya 3 sampai 4 kotak ayam potong,” keluhnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru, Yulianis, membenarkan adanya kenaikan harga ayam potong. Ia menyebut berkurangnya pasokan dari distributor menjadi salah satu faktor yang mendorong harga ayam naik cukup signifikan.

“Seperti sekarang, lonjakan harga daging ayam cukup signifikan karena mencapai sepuluh ribu per kilogram,” jelas Yulianis.

Menurut Yulianis, kenaikan harga tersebut juga berkaitan dengan kembali beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam penyediaan makanan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain meningkatnya permintaan, harga pakan ayam ras di tingkat produsen juga mengalami kenaikan. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap harga ayam ras sebelum sampai ke pasar.

Faktor lainnya adalah masih terjadinya antrean bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar yang berdampak pada distribusi.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

harga ayamharga ayam Pekanbaruayam potongpasar Pekanbaruharga panganDisperindag PekanbaruMBGMakan Bergizi GratisSPPGekonomi Pekanbaru
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Dukung Penertiban SPPG, Netty Minta Distribusi MBG Tak Terhenti

    Kamis, 20 Agu 2026 | 18:10 WIB
  • Ekonomi

    Wako Agung Pimpin Rapat Forkopimda, Harga Ayam hingga Antisipasi Karhutla Jadi Bahasan

    Kamis, 20 Agu 2026 | 07:07 WIB
  • Politik

    DPR RI Setujui Pembahasan RAPBN 2027, MBG dan Deviden BUMN Jadi Sorotan

    Selasa, 18 Agu 2026 | 20:49 WIB
  • Ekonomi

    Harga Pangan Kian Jadi Sorotan, Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

    Rabu, 12 Agu 2026 | 11:51 WIB
  • Daerah

    Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di Pekanbaru dan Siak Pekan Ini

    Selasa, 11 Agu 2026 | 13:57 WIB

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Wujud Cinta NKRI, A. Mualif Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Suska Riau Luncurkan Tiga Buku di HUT RI ke-81 Menuju Indonesia Emas 2045

    Senin, 17 Agu 2026 - 17:42 WIB
  • #3

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #4

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #5

    Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Jumat, 21 Agu 2026 - 19:16 WIB
  • #6

    Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis

    Rabu, 19 Agu 2026 - 17:11 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Ajak Warga Meriahkan HUT RI, Panjat Pinang hingga Doorprize Digelar

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:06 WIB
  • #8

    Wamenkeu Juda Agung Dorong Pasar Keuangan RI Makin Dalam untuk Perkuat Pembiayaan Ekonomi

    Senin, 10 Agu 2026 - 20:04 WIB
  • #9

    HUT ke-69 Riau, Pemprov Anugerahi 10 Tokoh Pejuang Daerah

    Minggu, 09 Agu 2026 - 22:56 WIB

HUKRIM

  • Tim Opsnal Polsek Pinggir Tangkap Pemuda Bawa Sabu, Pemasok Masuk DPO

    Tim Opsnal Polsek Pinggir Tangkap Pemuda Bawa Sabu, Pemasok Masuk DPO

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:44 WIB
  • Satresnarkoba Polres Kampar Bongkar Peredaran Sabu di Kuok, 7 Paket Diamankan

    Satresnarkoba Polres Kampar Bongkar Peredaran Sabu di Kuok, 7 Paket Diamankan

    Sabtu, 22 Agu 2026 | 20:26 WIB
  • Lima Ahli Turun ke Lokasi, Polda Riau Bongkar Misteri Karhutla di Bengkalis

    Lima Ahli Turun ke Lokasi, Polda Riau Bongkar Misteri Karhutla di Bengkalis

    Jumat, 21 Agu 2026 | 20:14 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Senin, 24 Agu 2026 | 10:46 WIB
  • Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:45 WIB
  • Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

    Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:44 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com