https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Karhutla Riau, SF Hariyanto Ikuti Arahan Presiden Satu Hotspot Pun Tak Boleh Dibiarkan •   Demo di DPR RI, Pemerintah Kedepankan Pendekatan Humanis •   Tunggu Draft DPR, Yusril : RUU Perampasan Aset Ditargetkan Desember 2026 •   Pekanbaru Naikkan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat hingga 7 September
Home › Daerah › 10.514 Hotspot Kepung Riau, BEM UHTP: Asap Sudah Jadi Ancaman Serius bagi Warga
Daerah
Pekanbaru

10.514 Hotspot Kepung Riau, BEM UHTP: Asap Sudah Jadi Ancaman Serius bagi Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:43 WIB,  
Penulis : Azhar
10.514 Hotspot Kepung Riau, BEM UHTP: Asap Sudah Jadi Ancaman Serius bagi Warga

Keterangan Foto: Wakil Presiden Mahasiswa. TD/Azhar

PEKANBARU,Tabloid Diksi – Ribuan titik panas dan belasan ribu hektare lahan terbakar menjadi alarm keras bagi Riau. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru (BEM UHTP) menilai eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sepanjang 2026 telah berkembang menjadi persoalan multidimensi, terutama setelah dampak kabut asap mulai dirasakan langsung masyarakat.

Dalam pernyataannya pada Rabu (26/8/2026), BEM UHTP menyoroti data Pemerintah Provinsi Riau yang mencatat 10.514 hotspot dan luas lahan terbakar mencapai 16.277,50 hektare sejak Januari hingga Agustus 2026. Kondisi tersebut diperparah dengan dampak kesehatan yang semakin nyata.

    Baca juga:
  • Karhutla Riau, SF Hariyanto Ikuti Arahan Presiden Satu Hotspot Pun Tak Boleh Dibiarkan

  • Pekanbaru Naikkan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat hingga 7 September

  • Kualitas Udara Memburuk, 177 Warga Pekanbaru Terserang ISPA

Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang dikutip BEM UHTP mencatat 860 penderita ISPA yang berkorelasi dengan paparan kabut asap. Pekanbaru menjadi wilayah dengan jumlah penderita tertinggi, mencapai 325 orang.

Kualitas udara juga sempat menunjukkan kondisi mengkhawatirkan. Konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 318 mikrogram per meter kubik. Bagi BEM UHTP, kondisi tersebut menjadi tanda bahwa masyarakat tidak cukup hanya diberikan imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Presiden Mahasiswa BEM UHTP Syahradi Ramatul menegaskan pemerintah harus melihat Karhutla sebagai ancaman terhadap keselamatan dan kesehatan publik. “Ketika polutan udara telah menginvasi ruang domestik warga dan memicu lonjakan morbiditas ISPA, maka ini adalah krisis kesehatan publik yang nyata,” ujarnya.

BEM UHTP juga mengapresiasi langkah penegakan hukum yang dilakukan Polda Riau, yang telah menetapkan 35 tersangka dari 33 perkara Karhutla. Namun, mahasiswa menilai langkah tersebut harus diikuti kebijakan pencegahan dan perlindungan kesehatan yang lebih kuat agar penanganan tidak berhenti setelah api padam.

Wakil Presiden Mahasiswa BEM UHTP Ahmad Dani meminta pemerintah memberi perhatian khusus kepada anak-anak, lansia, ibu hamil dan warga dengan komorbiditas pernapasan. Ia juga mendesak Puskesmas memperkuat kesiapan logistik dan pemerintah memastikan informasi kualitas udara dapat diakses masyarakat secara cepat, akurat dan transparan.

BEM UHTP menegaskan krisis Karhutla harus ditangani dari hulu hingga hilir. Ketegasan terhadap pelaku pembakaran harus berjalan bersama dengan perlindungan kesehatan masyarakat, sebab bagi warga Riau, ancaman Karhutla bukan hanya api yang membakar lahan, tetapi juga asap yang masuk ke rumah dan mengancam kesehatan setiap hari.

Editor : Redaktur

TOPIK TERKAIT

# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Wujud Cinta NKRI, A. Mualif Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Suska Riau Luncurkan Tiga Buku di HUT RI ke-81 Menuju Indonesia Emas 2045

    Senin, 17 Agu 2026 - 17:42 WIB
  • #2

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #3

    Ny. Kiky Boby Bantu Renovasi Masjid Nurul Hikmah Dusun V Torok, Minta Warga Doakan Kapolres Kampar

    Rabu, 26 Agu 2026 - 15:39 WIB
  • #4

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #5

    Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Jumat, 21 Agu 2026 - 19:16 WIB
  • #6

    Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis

    Rabu, 19 Agu 2026 - 17:11 WIB
  • #7

    Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polisi Sita Sabu 3,06 Gram di Batu Hampar

    Rabu, 26 Agu 2026 - 11:05 WIB
  • #8

    Polsek Payung Sekaki Ajak Warga Meriahkan HUT RI, Panjat Pinang hingga Doorprize Digelar

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:06 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Lulus, Ebel Tinggalkan Jejak Puluhan Prestasi dari Kampar hingga Malaysia

    Minggu, 23 Agu 2026 - 18:10 WIB

HUKRIM

  • Dua Orang Diciduk Dini Hari di Bengkalis, Ekstasi 5,25 Gram Disita

    Dua Orang Diciduk Dini Hari di Bengkalis, Ekstasi 5,25 Gram Disita

    Kamis, 27 Agu 2026 | 12:49 WIB
  • Sabu Disembunyikan di Dua Dompet, Pria 44 Tahun Diciduk Satresnarkoba Polres Bengkalis

    Sabu Disembunyikan di Dua Dompet, Pria 44 Tahun Diciduk Satresnarkoba Polres Bengkalis

    Kamis, 27 Agu 2026 | 12:36 WIB
  • Dua Ekstasi Transformer Berakhir di Tangan Polisi Bengkalis

    Dua Ekstasi Transformer Berakhir di Tangan Polisi Bengkalis

    Kamis, 27 Agu 2026 | 12:23 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Defisit Transaksi Berjalan Indonesia Tembus US$12,5 Miliar, Rupiah Dibayangi Risiko Melemah

    Defisit Transaksi Berjalan Indonesia Tembus US$12,5 Miliar, Rupiah Dibayangi Risiko Melemah

    Rabu, 26 Agu 2026 | 07:39 WIB
  • Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Senin, 24 Agu 2026 | 10:46 WIB
  • Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:45 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com