https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Cekcok Antrean BBM Berdarah! Warga Ditusuk di SPBU Kubang, Pelaku Diburu Polisi •   Polwan Riau Bergerak: Padamkan Api hingga Pulihkan Warga •   SF Hariyanto Terima Penghargaan, Riau Peringkat Kedua Indeks Keinsinyuran Daerah 2026 •   Penggerebekan PETI di Kampar Kiri, Polisi Sita Bukti dan Lumpuhkan Lokasi Tambang
Home › Peristiwa › APBD Publikasi, yang Besar Dipeluk yang Kecil Menontoni
Peristiwa

APBD Publikasi, yang Besar Dipeluk yang Kecil Menontoni

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:25 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
APBD Publikasi, yang Besar Dipeluk yang Kecil Menontoni

Keterangan Foto: Ilustrasi

OPINI, Tabloid Diksi - Pemerintah daerah kerap mendorong ekonomi lokal, tetapi media setempat justru terabaikan dalam belanja publikasi.

Padahal, media lokal mempekerjakan warga, menanggung biaya operasional, dan meliput persoalan masyarakat. APBD dibelanjakan di daerah, tetapi manfaat ekonominya belum tentu kembali kepada masyarakat lokal.

    Baca juga:
  • Cekcok Antrean BBM Berdarah! Warga Ditusuk di SPBU Kubang, Pelaku Diburu Polisi

  • Polwan Riau Bergerak: Padamkan Api hingga Pulihkan Warga

  • SF Hariyanto Terima Penghargaan, Riau Peringkat Kedua Indeks Keinsinyuran Daerah 2026

APBD adalah uang publik. Setiap rupiah harus memberi manfaat sosial dan ekonomi, bukan sekadar memenuhi prosedur administratif.

Media lokal sering dicari untuk mempublikasikan program dan kegiatan pemerintah, tetapi diabaikan ketika menyangkut keberlanjutan ekonominya.

Padahal, ketika media lokal berkembang, manfaatnya berputar di daerah: wartawan memperoleh penghasilan, kebutuhan operasional dipenuhi pelaku usaha setempat, dan keluarga pekerja media ikut terbantu.

Media nasional bukan musuh, tetapi media lokal tidak boleh dianggap kurang layak hanya karena modalnya terbatas.

Mereka memahami wilayah, persoalan warga, dan kebutuhan informasi masyarakat. Pemerintah perlu mempertimbangkan keadilan, bukan sekadar nama besar.

Jika media nasional telah menguasai pasar dan anggaran pusat, daerah tidak harus ikut didominasi pemain yang sama.

Media lokal memiliki akses dan modal terbatas. Tanpa kebijakan yang adil, mereka akan kesulitan bertahan dan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kekuasaan.

Ini bukan tuntutan untuk membagi-bagikan uang, melainkan dorongan agar kebijakan disusun secara adil, transparan, proporsional, dan memberi kesempatan nyata bagi media lokal.

Di balik perusahaan media ada wartawan, editor, kontributor, pemilik usaha, dan keluarga yang bergantung pada penghasilan mereka.

Mereka bukan meminta belas kasihan, melainkan kesempatan. Keberpihakan dapat diwujudkan dengan tidak menutup akses bagi usaha lokal yang memenuhi persyaratan.

Pemimpin daerah perlu menghitung bukan hanya anggaran yang dikeluarkan, tetapi juga manfaat ekonominya.

Belanja publikasi dapat mendukung lapangan kerja, keberlangsungan perusahaan, pendapatan masyarakat, dan perputaran uang di daerah.

Media nasional perlu menyadari bahwa daerah bukan sekadar ladang ekspansi. Media lokal telah tumbuh bersama masyarakat.

Persaingan memang sah, tetapi berbagi ruang dapat menciptakan industri pers yang lebih sehat. Jika seluruh ruang dikuasai pemain besar, yang diuntungkan bukan pers, melainkan kapital.

Jangan Menciptakan Ketimpangan dengan Uang Rakyat

Pemerataan harus tercermin dalam setiap keputusan belanja publik. Jangan sampai alasan efisiensi justru memperlebar ketimpangan.

Media lokal adalah bagian dari ekonomi daerah. Jika mereka gulung tikar, pemerintah tidak seharusnya baru bertanya mengapa media kritis menghilang.

Kepala daerah dikenang bukan hanya dari besarnya APBD, tetapi dari cara uang rakyat digunakan.

Apakah anggaran hanya menguntungkan pihak yang sudah kuat, atau juga memberi ruang bagi mereka yang sedang tumbuh?

Persoalan ini bukan sekadar alokasi anggaran media, melainkan bagian dari politik ekonomi daerah dan keberlanjutan demokrasi lokal.

Jika uang daerah dibelanjakan kepada pelaku ekonomi lokal, manfaatnya berputar kembali di daerah. Jika terus mengalir keluar, yang tumbuh hanya angka serapan anggaran.

Maka, pertanyaannya:

Jika masyarakat lokal diminta menjadi tuan rumah pembangunan, mengapa ketika uang rakyat dibelanjakan mereka justru menjadi tamu di rumah sendiri?

Media lokal tidak meminta belas kasihan.

Mereka hanya meminta kesempatan untuk bertahan, berkembang, dan turut membangun daerah yang mereka liput.

Oleh: Bidnen Nainggolan SH

Sekretaris Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Riau

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

APBDPublikasiMediaNasionalLokal
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:45 WIB
  • Daerah

    Jalan Sontang-Kasang Padang Rusak Parah, Pemprov Riau Siapkan Rp10 Miliar

    Rabu, 19 Agu 2026 | 15:31 WIB
  • Ekonomi

    Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Gejolak Global, Pertumbuhan Capai 5,45 Persen

    Selasa, 18 Agu 2026 | 07:50 WIB
  • Ekonomi

    Ekonomi Global Masih Dibayangi Ketidakpastian, Risiko Geopolitik dan Pasar Jadi Sorotan

    Selasa, 18 Agu 2026 | 07:48 WIB
  • Ekonomi

    Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen pada 2027

    Senin, 17 Agu 2026 | 07:15 WIB

Terpopuler

  • #1

    Wujud Cinta NKRI, A. Mualif Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Suska Riau Luncurkan Tiga Buku di HUT RI ke-81 Menuju Indonesia Emas 2045

    Senin, 17 Agu 2026 - 17:42 WIB
  • #2

    Ny. Kiky Boby Bantu Renovasi Masjid Nurul Hikmah Dusun V Torok, Minta Warga Doakan Kapolres Kampar

    Rabu, 26 Agu 2026 - 15:39 WIB
  • #3

    Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Jumat, 21 Agu 2026 - 19:16 WIB
  • #4

    Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polisi Sita Sabu 3,06 Gram di Batu Hampar

    Rabu, 26 Agu 2026 - 11:05 WIB
  • #5

    Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis

    Rabu, 19 Agu 2026 - 17:11 WIB
  • #6

    Asap Tipis Belum Hilang, Tim Gabungan Kembali Kepung Lahan Karhutla Payung Sekaki

    Kamis, 27 Agu 2026 - 18:11 WIB
  • #7

    Bukan Sekadar Lulus, Ebel Tinggalkan Jejak Puluhan Prestasi dari Kampar hingga Malaysia

    Minggu, 23 Agu 2026 - 18:10 WIB
  • #8

    Polsek Payung Sekaki Ajak Warga Meriahkan HUT RI, Panjat Pinang hingga Doorprize Digelar

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:06 WIB
  • #9

    19 Personel Gabungan Berjibaku di Lahan Gambut, 150 Ribu Liter Air Digelontorkan

    Selasa, 25 Agu 2026 - 19:11 WIB

HUKRIM

  • Polisi Usut Karhutla Buluh Apo, Pemilik Sawit di Hutan Produksi Jadi Tersangka

    Polisi Usut Karhutla Buluh Apo, Pemilik Sawit di Hutan Produksi Jadi Tersangka

    Minggu, 30 Agu 2026 | 10:57 WIB
  • Bukan Cuma Sabu! Pengedar 29 Tahun Diciduk, 31 Catridge Etomidate dan 40 Ekstasi Disita

    Bukan Cuma Sabu! Pengedar 29 Tahun Diciduk, 31 Catridge Etomidate dan 40 Ekstasi Disita

    Minggu, 30 Agu 2026 | 09:21 WIB
  • Polisi Nyamar Jadi Pembeli, 207 Ekstasi Disita dari Pemuda 19 Tahun

    Polisi Nyamar Jadi Pembeli, 207 Ekstasi Disita dari Pemuda 19 Tahun

    Minggu, 30 Agu 2026 | 09:09 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
  • BGN Digitalisasi Laporan Keuangan SPPG, Kepala Dapur dan Akuntan Bakal Dilatih

    BGN Digitalisasi Laporan Keuangan SPPG, Kepala Dapur dan Akuntan Bakal Dilatih

    Jumat, 28 Agu 2026 | 21:21 WIB
  • Defisit Transaksi Berjalan Indonesia Tembus US$12,5 Miliar, Rupiah Dibayangi Risiko Melemah

    Defisit Transaksi Berjalan Indonesia Tembus US$12,5 Miliar, Rupiah Dibayangi Risiko Melemah

    Rabu, 26 Agu 2026 | 07:39 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com