https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   51 SMP Terlibat, Semarak Bulan Bahasa Meranti Angkat Sastra Melayu •   Buka MTQ Kandis, Bupati Afni Minta Anggaran Astaka Megah Dialihkan untuk Kafilah •   Bupati Kampar Tinjau Rencana Pembangunan RTH Riverside, Ingin Hadirkan Ruang Publik yang Bermanfaat •   Wakili Bupati Inhil, Asisten I Dampingi Kunjungan Anggota Komisi III DPR RI
Home › Nasional › Bukan Sekedar Lomba, Merdeka Run 2026 Hadirkan Semangat Inklusivitas
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Bukan Sekedar Lomba, Merdeka Run 2026 Hadirkan Semangat Inklusivitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:44 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Bukan Sekedar Lomba, Merdeka Run 2026 Hadirkan Semangat Inklusivitas

Keterangan Foto: Para Pemenang Merdeka Run 2026. Foto : BPMI Setpres. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Garis finis Merdeka Run 2026 bukan sekadar tempat mencatat waktu tercepat. Di baliknya, tersimpan beragam cerita tentang kegembiraan, perjuangan, keberanian, dan semangat untuk terus melangkah.

Pada Sabtu pagi (29/08/2026), para peserta dari berbagai latar belakang berlari bersama dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mulai dari pelari kursi roda hingga atlet nasional, masing-masing membawa makna kemerdekaan dengan caranya sendiri.

    Baca juga:
  • KBRI Tokyo Siapkan Pekerja Indonesia Hadapi Perubahan Sistem Magang Jepang 2027

  • Diplomasi Keagamaan Jadi Strategi Indonesia-Maroko Redakan Ketegangan Global

  • Menko PMK Ungkap Instruksi Prabowo, Patroli Karhutla di Wilayah Rawan Diminta Diperkuat

Salah satunya Fandi Akhmad, pelari asal DKI Jakarta yang menjadi first finisher kategori wheelchair. Bagi Fandi, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman berharga dari berbagai ajang lari yang pernah diikutinya.

“Sangat bangga ya, karena ini pengalaman kesekian ikut fun run. Jadi saya sangat senang sekali,” ujar Fandi seusai menyelesaikan lomba.

Namun, bagi Fandi, Merdeka Run 2026 tidak semata-mata tentang siapa yang pertama mencapai garis finis. Ia menilai kehadiran kategori kursi roda menunjukkan semakin terbukanya ruang bagi penyandang disabilitas untuk terlibat dalam kegiatan olahraga.

“Karena panitia mengadakan untuk kategori wheelchair, jadi event ini lebih inklusif,” tuturnya.

Fandi berharap ajang serupa dapat terus digelar dan melibatkan lebih banyak penyandang disabilitas, baik pengguna kursi roda maupun penyandang disabilitas dengan kategori lainnya.

Semangat serupa juga ditunjukkan Wini Nurkustiah asal Cikarang. Merdeka Run 2026 menjadi pengalaman pertamanya mengikuti ajang tersebut. Latihan rutin yang dilakukannya di rumah mengantarkan Wini menjadi second finisher kategori wheelchair female.

“Sangat excited banget, Kak. Ini pengalaman pertama saya ikut ini,” kata Wini.

Di tengah kemeriahan perayaan kemerdekaan, Wini menyampaikan pesan sederhana kepada sesama penyandang disabilitas agar tidak ragu terhadap kemampuan diri.

“Kita pasti bisa,” ujarnya.

Dari kategori master male, cerita perjuangan datang dari Agus Prayogo. Atlet berpengalaman itu menjadi first finisher kategori master male, untuk peserta berusia 40 tahun ke atas.

Meski Merdeka Run telah memasuki penyelenggaraan kedua, tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi Agus. Ia mengaku menikmati lintasan yang steril dan relatif datar, serta antusiasme masyarakat yang memberikan dukungan sepanjang rute.

“Aku senang banget pagi ini, rutenya steril, rutenya cenderung flat. Kemudian antusias dari masyarakat sangat luar biasa,” kata Agus.

Menurut Agus, berlari dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI memberikan pengalaman tersendiri. Ia berharap Merdeka Run dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin dinantikan para pelari dari berbagai daerah di Indonesia.

Euforia yang sama dirasakan Odekta Elvina Naibaho. Atlet asal Sumatera Barat yang mewakili Jakarta itu menjadi first finisher kategori perempuan umum.

Bagi Odekta, dukungan peserta dan masyarakat di sepanjang lintasan memberikan pengalaman yang berkesan. Riuh penonton yang menyebut namanya bahkan membuat perjalanan menuju garis finis terasa semakin istimewa.

“Tentunya saya sangat bangga banget karena melihat euforia dan semangat luar biasa. Clear semua rutenya, itu menurut saya merinding sepanjang rutenya,” ungkap Odekta.

Odekta juga menyampaikan pesan kepada para atlet muda di berbagai daerah agar terus berjuang, berani mengejar prestasi, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Mudah-mudahan kalian motivasinya semakin tinggi, bisa melampaui prestasi Kak Odek, dan tetap semangat apa pun kondisinya. Jangan patah semangat bahwa semua orang bisa jadi apa pun,” ucapnya.

Kisah Fandi dan Wini yang melaju dengan kursi roda, serta Agus dan Odekta yang berpacu di barisan terdepan, menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 bukan sekadar kompetisi untuk mengejar catatan waktu.

Ajang tersebut menjadi ruang bagi setiap orang untuk bergerak, berkompetisi, menunjukkan kemampuan, sekaligus merayakan kemerdekaan bersama.

Di lintasan Merdeka Run 2026, kemenangan bukan hanya tentang siapa yang lebih dahulu mencapai garis finis. Lebih dari itu, kemenangan adalah keberanian untuk memulai, kemauan untuk terus bergerak, dan keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mencapai tujuannya.

Merdeka Run 2026 menjadi gambaran sederhana tentang makna kemerdekaan: setiap orang berhak mendapatkan ruang untuk bergerak, kesempatan untuk berprestasi, dan keberanian untuk mengejar garis finish nya masing-masing.

Di lintasan Merdeka Run 2026, semua punya ruang, semua punya kesempatan, dan semua bergerak bersama untuk Indonesia. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Merdeka Run 2026Inklusivitas
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Merdeka Run 2026 Hadirkan Semangat Persatuan Nasional

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 22:36 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #4

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #5

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #6

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #7

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #8

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #9

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB

HUKRIM

  • Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 13:12 WIB
  • Polsek Kampar Kiri Sikat Pengedar Sabu di Perbatasan Kampar Kiri  ?

    Polsek Kampar Kiri Sikat Pengedar Sabu di Perbatasan Kampar Kiri ?

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 10:22 WIB
  • Polsek Kampar Kiri Sikat Pengedar Sabu di Perbatasan Kampar Kiri  ?

    Polsek Kampar Kiri Sikat Pengedar Sabu di Perbatasan Kampar Kiri ?

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 10:20 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • BEI Luncurkan Indeks IDX Commodity 20, Pantau Kinerja 20 Saham Berbasis Komoditas

    BEI Luncurkan Indeks IDX Commodity 20, Pantau Kinerja 20 Saham Berbasis Komoditas

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 18:09 WIB
  • PLN Gandeng Kemendes, Limbah Pertanian Desa Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

    PLN Gandeng Kemendes, Limbah Pertanian Desa Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 15:48 WIB
  • Harga Cabai Tembus Rp250 Ribu per Kg, Wamentan Dorong Kerja Sama BUMD

    Harga Cabai Tembus Rp250 Ribu per Kg, Wamentan Dorong Kerja Sama BUMD

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 15:37 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com