Home › Daerah › Polsek Batu Hampar, TNI hingga Sekolah Bersatu Lindungi Anak Batu Hampar
Polsek Batu Hampar, TNI hingga Sekolah Bersatu Lindungi Anak Batu Hampar
Keterangan Foto: Polsek Batu Hampar, TNI hingga Sekolah Bersatu Lindungi Anak Batu Hampar. Dok. Humas.TD/Azhar
ROKAN HILIR,Tabloid Diksi — Perlindungan anak tak bisa berjalan sendiri. Di Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir, kepolisian bersama pemerintah, TNI, tenaga kesehatan, dunia pendidikan dan masyarakat memperkuat sinergi untuk memutus potensi kekerasan terhadap anak serta mencegah perkawinan di usia anak.
Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perkawinan terhadap anak yang digelar Dinas P2KBP3A Kabupaten Rokan Hilir di Aula Kantor Camat Batu Hampar, Kepenghuluan Bantaian Baru, Jumat (28/8/2026).
- Baca juga:
Kapolsek Batu Hampar IPTU Irfan Siswanto, S.H., M.H., menjadi salah satu unsur penting yang hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kadis P2KBP3A Cici Sulastri, Camat Batu Hampar Wahyu Kurniawan, Dinas Sosial, Satpol PP, Puskesmas Bantaian, Danpos TNI Batu Hampar, KUA, UPTD Pendidikan, para lurah/penghulu, pihak sekolah serta masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum sosialisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa anak merupakan kelompok yang harus mendapat perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan keputusan yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya.
Kapolsek Batu Hampar IPTU Irfan Siswanto mengatakan keterlibatan seluruh pihak sangat diperlukan karena persoalan perlindungan anak memiliki dampak luas terhadap masa depan generasi muda.
“Kami dari kepolisian mendukung penuh kegiatan ini. Perlindungan terhadap anak harus menjadi gerakan bersama, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah hingga masyarakat,” ujar Irfan.
Ia menegaskan, masyarakat tidak boleh membiarkan kekerasan terhadap anak berlangsung tanpa penanganan. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting agar persoalan tidak berkembang menjadi kasus yang lebih serius.
“Kami mengajak para orang tua untuk lebih peduli, mengawasi pergaulan anak dan membangun komunikasi yang baik. Jangan takut melapor apabila menemukan dugaan kekerasan atau persoalan lain yang mengancam anak,” katanya.
Irfan juga mengingatkan masyarakat agar mempertimbangkan secara matang setiap rencana perkawinan yang melibatkan anak dengan memperhatikan aspek kesehatan, kesiapan mental, pendidikan dan masa depan.
Rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan, pemaparan materi dari Dinas P2KBP3A, Satpol PP dan Dinas Sosial, sesi tanya jawab serta foto bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.






Komentar Via Facebook :