Home › Daerah › PT Musim Mas Gaspol Lawan Karhutla Pelalawan, 12 Personel dan Alat Berat Dikerahkan Dukung Green Policing
PT Musim Mas Gaspol Lawan Karhutla Pelalawan, 12 Personel dan Alat Berat Dikerahkan Dukung Green Policing
Keterangan Foto: PT Musim Mas Gaspol Lawan Karhutla Pelalawan, 12 Personel dan Alat Berat Dikerahkan Dukung Green Policing
PELALAWAN,Tabloid Diksi — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau, mendapat respons serius dari PT Musim Mas. Tak sekadar turun saat api berkobar, perusahaan memperkuat strategi pencegahan sejak dini dengan mengerahkan personel, alat berat, mesin pompa, patroli bersama aparat, hingga menggandeng masyarakat untuk menekan potensi kebakaran.
General Manager PT Musim Mas Jerry Liu mengatakan pencegahan karhutla harus dilakukan jauh sebelum puncak musim kemarau. Hal itu penting karena secara geografis Pelalawan merupakan salah satu wilayah di Riau yang memiliki tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi.
- Baca juga:
"Upaya pencegahan dan pemadaman harus dilakukan terus-menerus, termasuk upaya pencegahan sejak dini jauh hari sebelum kemarau tiba," kata Jerry saat mendampingi kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kecamatan Ukui, Pelalawan, Jumat (28/8/2026).
Memasuki musim kemarau 2026, langkah konkret langsung dilakukan. Sejak 24 Agustus 2026, PT Musim Mas mengirimkan 12 personel pemadam ke lokasi karhutla di Kecamatan Kerumutan. Mereka diperkuat satu unit mini excavator PC75, enam mesin pompa, enam selang hisap, 12 roll selang buang, tujuh nozzle serta berbagai peralatan pendukung pemadaman.
Alat berat tersebut digunakan antara lain untuk membantu pembuatan sekat bakar guna melokalisasi titik api agar tidak menjalar semakin luas. Dukungan itu menjadi bagian dari respons cepat perusahaan untuk memperkuat tim gabungan di lapangan sekaligus melindungi kawasan dan masyarakat sekitar.
Tak hanya mengandalkan pemadaman, PT Musim Mas membangun sistem pencegahan berlapis melalui sosialisasi, simulasi lapangan dan peningkatan kemampuan regu pemadam. Pelatihan melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, DLH, Manggala Agni, TNI, Polri hingga masyarakat desa.
Komitmen tersebut juga diperkuat melalui program Masyarakat Bebas Api (MBA). Program ini menggandeng pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat serta aparat untuk membangun kesadaran bahwa karhutla bukan hanya persoalan perusahaan, tetapi ancaman bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen.
PT Musim Mas bahkan memberikan apresiasi hingga Rp25 juta kepada desa yang berhasil mempertahankan wilayahnya tetap bebas karhutla. Perusahaan juga membantu penyediaan peralatan pemadam serta membuka alternatif bagi masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar melalui dukungan program CSR.
Di sisi lain, perusahaan memperkuat ketersediaan sumber air dengan membangun sumur di sejumlah desa menggunakan alat berat. Infrastruktur tersebut tidak hanya membantu kebutuhan masyarakat dan pertanian, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber air ketika terjadi kebakaran.
Kolaborasi dengan kepolisian turut digencarkan melalui patroli karhutla bersama Polres Pelalawan, termasuk di kawasan konsesi PT Musim Mas di Kecamatan Pangkalan Kuras. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program Green Policing Polda Riau, yang ditandai dengan penanaman pohon di sejumlah titik areal konsesi.
Manager Humas PT Musim Mas Malinton H. Purba mengatakan sinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan akan terus diperkuat untuk memastikan wilayah perusahaan aman dari ancaman karhutla.
"Kami berkomitmen menjaga agar tidak terjadi karhutla di wilayah HGU perusahaan. Pencegahan dilakukan melalui patroli rutin, kesiapan sarana pemadam, embung air, sekat kanal, sekat bakar dan kolaborasi bersama masyarakat," ujar Malinton.
Dukungan kepada masyarakat juga dilakukan di tengah dampak asap karhutla. PT Musim Mas menyalurkan bantuan sosial berupa minyak goreng dan masker, serta melakukan penyiraman jalan bersama pemerintah kecamatan saat musim kemarau guna mengurangi debu dan menjaga kenyamanan pengguna jalan.
Bupati Pelalawan H. Zukri mengapresiasi kontribusi perusahaan dalam membantu pemerintah menghadapi ancaman karhutla. Menurutnya, sinergi antara perusahaan, pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat menjadi kunci memperkuat pencegahan dini sekaligus mempercepat penanganan ketika kebakaran terjadi.
Kalaksa BPBD Pelalawan Zulfan juga menilai dukungan personel, peralatan, patroli dan kolaborasi PT Musim Mas sangat membantu kesiapsiagaan di lapangan.
"Kami mengapresiasi kepedulian PT Musim Mas. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas," kata Zulfan.
Dengan pola pencegahan, kesiapsiagaan dan respons cepat tersebut, PT Musim Mas menegaskan perang melawan karhutla tidak bisa hanya dilakukan setelah api muncul. Edukasi, patroli, peralatan pemadam, pengelolaan sumber air, keterlibatan masyarakat hingga Green Policing menjadi satu rangkaian strategi untuk menjaga Pelalawan dari ancaman karhutla sekaligus melindungi masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Komentar Via Facebook :