https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Sebelum Deklarasi Alma Ata, Indonesia Sudah Punya Konsep Pelayanan Kesehatan Primer •   Pendidikan SMA Taruna Nusantara Digratiskan, Prabowo Perluas Akses Pendidikan Nasional •   Setjen DPR RI Mulai Implementasikan Model Peningkatan Profesionalitas ASN •   Semarak HUT ke-81 Marinir, Kejuaraan Karate Piala Pangkormar Dibuka di Lampung
Home › Nasional › Karhutla Diduga Sengaja Dibakar, Prabowo: Usut Korporasi dan Cabut Izinnya
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Karhutla Diduga Sengaja Dibakar, Prabowo: Usut Korporasi dan Cabut Izinnya

Selasa, 08 September 2026 | 20:18 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Karhutla Diduga Sengaja Dibakar, Prabowo: Usut Korporasi dan Cabut Izinnya

Keterangan Foto: Presiden RI, Prabowo Subianto Saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka melalui konferensi video. Senin, (7/9/2026). Foto : BPMI Setpres. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Presiden Prabowo Subianto meminta penegakan hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkuat. Presiden juga memerintahkan aparat mengusut dugaan pembakaran yang dilakukan secara sengaja, termasuk jika berkaitan dengan kepentingan pembukaan lahan perkebunan oleh korporasi.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penanganan bencana alam dari Istana Merdeka, Jakarta, melalui konferensi video, Senin (7/9/2026).

    Baca juga:
  • Pendidikan SMA Taruna Nusantara Digratiskan, Prabowo Perluas Akses Pendidikan Nasional

  • Sebelum Deklarasi Alma Ata, Indonesia Sudah Punya Konsep Pelayanan Kesehatan Primer

  • Bareskrim Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Empat Bermodal Asing

Prabowo meminta aparat mengusut secara mendalam dugaan keterlibatan korporasi dalam pembakaran hutan dan lahan. Ia juga meminta nama-nama perusahaan yang diduga terlibat segera dilaporkan kepadanya.

“Jadi ini benar-benar kesengajaan, dan apakah ini rakyat atau ini korporasi? Tapi tolong diselidiki terus dan saya minta segera nama-nama korporasi itu sampai ke saya yang 8 maupun yang 18,” ujar Prabowo.

Presiden selanjutnya meminta kementerian dan lembaga terkait menindaklanjuti temuan tersebut, termasuk Kementerian Kehutanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Menurut Prabowo, apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah harus mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang terbukti terlibat, termasuk mencabut perizinan dan hak guna usaha (HGU).

“Nanti akan saya minta mungkin Menteri Kehutanan, ATR, dan juga Satgas PKH untuk menilai, kalau perlu kita segera cabut semuanya itu, semua izin-izinnya kita cabut, HGU-nya dan sebagainya. Ini sudah kelewatan dan juga saya ingin tahu benar-benar korporasi itu milik siapa,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku karhutla terus dilakukan. Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat indikasi pembakaran yang dilakukan secara sengaja, bahkan dengan memberikan imbalan kepada pihak tertentu untuk membakar hutan dan lahan.

“Memang ada upaya-upaya kesengajaan dengan cara membakar, kami menangkap itu di Jambi, ada pelaku pembakaran hutan dan memang disuruh dengan uang,” kata Suharyanto.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaporkan terdapat 200 laporan polisi terkait karhutla yang sedang diproses. Dari jumlah tersebut, aparat telah mengamankan 138 tersangka.

Selain perkara perorangan, kepolisian juga tengah memproses delapan korporasi. Polisi turut mendalami dugaan keterlibatan 18 perusahaan lainnya, sementara 42 perusahaan saat ini telah dikenai sanksi administratif berupa pembekuan atau pencabutan izin.

Kapolri mengatakan proses pendalaman terhadap perusahaan-perusahaan tersebut masih berlangsung untuk memastikan apakah terdapat unsur pidana.

“Kalau memang nanti mereka juga melakukan pidana, maka kami akan proses. Jadi angka ini akan terus bergerak, bertambah, disesuaikan dengan tim yang saat ini terus bergerak di lapangan,” ujar Listyo Sigit.

Pemerintah kini memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mengungkap aktor di balik pembakaran serta memberikan sanksi tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan dan pelanggaran hukum. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

PresidenPrabowo SubiantoKarhutlaKorporasi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Gubri SF Hariyanto Gerakkan Semua Kekuatan, Puncak Karhutla di Depan Mata

    Senin, 07 Sep 2026 | 15:32 WIB
  • Peristiwa

    Satpol PP Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla, Pemprov Riau Dorong Gotong Royong Lintas Sektor

    Senin, 07 Sep 2026 | 15:17 WIB
  • Nasional

    Presiden Prabowo Terima Dubes AS Bahas Kemitraan Strategis

    Sabtu, 05 Sep 2026 | 22:30 WIB
  • Nasional

    Terima Laporan Satgas PKH, Presiden Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan Diperketat

    Sabtu, 05 Sep 2026 | 21:52 WIB
  • Nasional

    Bertemu Putin di Vladivostok, Prabowo Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Indonesia-Rusia

    Kamis, 03 Sep 2026 | 19:28 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #4

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #7

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #8

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #9

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB

HUKRIM

  • Gercep! Polisi Tangkap Mantan Pacar Penebar Teror Pembunuhan di Tapung Kampar

    Gercep! Polisi Tangkap Mantan Pacar Penebar Teror Pembunuhan di Tapung Kampar

    Jumat, 30 Okt 2026 | 09:28 WIB
  • Pengancaman di Tapung Hulu Masuk Kasus Menonjol Polres Kampar

    Pengancaman di Tapung Hulu Masuk Kasus Menonjol Polres Kampar

    Kamis, 29 Okt 2026 | 18:51 WIB
  • 19 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Warga Tapung, Polisi Telusuri Pemasok Berinisial PU

    19 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Warga Tapung, Polisi Telusuri Pemasok Berinisial PU

    Kamis, 29 Okt 2026 | 18:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    Kamis, 29 Okt 2026 | 11:16 WIB
  • Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Kamis, 29 Okt 2026 | 10:46 WIB
  • Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Rabu, 28 Okt 2026 | 19:17 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com