https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   BPS Tegaskan DTSEN Bukan Daftar Penerima Bansos •   Komisi XII DPR Minta Insentif HGBT Berdampak Nyata bagi Masyarakat •   Rp80 Miliar Barang Haram Dibabat! Polres Bengkalis Musnahkan 30 Kg Sabu dan 122 Ribu Ekstasi •   Efisiensi Anggaran, Lasarus Usul BMKG Digabung dengan Badan Geologi
Home › Politik › Komisi XII DPR Minta Insentif HGBT Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Politik
Pulau Jawa & Madura

Komisi XII DPR Minta Insentif HGBT Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 09 September 2026 | 17:44 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Komisi XII DPR Minta Insentif HGBT Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Keterangan Foto: Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Donny Maryadi Oekon. Foto : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Komisi XII DPR RI menegaskan pemberian insentif Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) kepada sektor industri harus melalui pertimbangan yang matang dan memiliki dampak ekonomi yang jelas bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Donny Maryadi Oekon mengatakan, fasilitas HGBT merupakan bentuk dukungan pemerintah melalui penyediaan gas dengan harga khusus. Karena itu, manfaat kebijakan tersebut harus dapat dirasakan hingga sektor hilir dan masyarakat.

    Baca juga:
  • Efisiensi Anggaran, Lasarus Usul BMKG Digabung dengan Badan Geologi

  • DPR Dorong Industri Kendaraan Listrik Nasional Bersaing dengan China

  • Delapan Fraksi Setuju, DPR Tetapkan RUU Perubahan UUPA sebagai Usul Inisiatif DPR

Menurut Donny, setiap industri yang mengajukan fasilitas HGBT perlu memiliki peta jalan atau roadmap yang jelas terkait manfaat yang akan dihasilkan. Efisiensi biaya energi yang diperoleh industri, kata dia, semestinya turut tercermin pada harga maupun ketersediaan produk di pasar nasional.

 “Semua itu kan mendapatkan harga HGBT, hampir sama kayak harga subsidi. Dasarnya harus kuat dan efeknya kepada masyarakat penerima juga harus jelas. HGBT ini betul-betul harus bermanfaat untuk kebutuhan kita demi kepentingan masyarakat, itu yang paling utama,” tegas Donny dalam Audiensi Komisi XII DPR RI dengan Gabungan Industri Aluminium Indonesia (Galunesia) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Donny menyebut Komisi XII memahami bahwa gas merupakan salah satu komponen penting dalam struktur biaya industri manufaktur. Namun, pemberian harga khusus harus diikuti dengan kejelasan mengenai dampak ekonominya terhadap masyarakat.

Ia menjelaskan, komponen gas atau energi dapat menyumbang sekitar 30 persen dari beban biaya produksi. Oleh karena itu, pemberian HGBT harus mampu memberikan efek berantai yang nyata terhadap harga dan keberlangsungan produk di tingkat konsumen.

 “Melihat nilai produksinya akan jauh lebih mahal, sebab beban gas atau energi ini kurang lebih sekitar 30 persen dari beban produknya. Nah, ini balik lagi, efeknya apa ke bawahnya? Turunannya seperti apa kalau dikasih HGBT? Ada manfaatnya tidak bagi masyarakat?” ujar Donny.

Untuk memastikan kelayakan usulan tersebut, Komisi XII DPR RI akan memverifikasi berkas rekomendasi yang telah disampaikan Kementerian Perindustrian kepada Kementerian ESDM.

Komisi XII juga berencana membahas persoalan tersebut bersama pemerintah melalui rapat kerja (raker) atau rapat dengar pendapat (RDP), termasuk untuk menilai apakah industri yang mengajukan fasilitas tersebut benar-benar layak mendapatkan HGBT.

 “Nanti dalam kesempatan berikut kita bertemu dengan Kementerian ESDM, apakah itu raker atau RDP. Kita coba menanyakan usulannya seperti apa, apakah memang mereka pantas untuk mendapatkan HGBT atau tidak,” katanya.

Sementara itu, dalam paparannya, Galunesia menyebut konsumsi aluminium nasional saat ini mencapai sekitar 1,3 juta ton per tahun. Namun, sebagian besar kebutuhan tersebut masih dipenuhi melalui impor karena kapasitas produksi aluminium primer dalam negeri belum mencukupi.

Untuk memperkuat industri aluminium hilir nasional, Galunesia mengusulkan pemberlakuan HGBT dengan harga maksimal USD7 per MMBTU.

Menurut Galunesia, kebijakan tersebut diperkirakan dapat menghemat biaya energi sekitar USD1,2 juta per bulan atau USD14,4 juta per tahun. Selain menekan biaya produksi, usulan tersebut juga dinilai dapat membantu menjaga keberlangsungan operasional industri yang menyerap sekitar 10.000 tenaga kerja.

Komisi XII DPR RI selanjutnya akan mengkaji usulan tersebut bersama pemerintah dengan mempertimbangkan manfaat ekonomi, keberlanjutan industri, serta dampaknya bagi masyarakat. ***

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Komisi XIIDPR RIHGBT
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Efisiensi Anggaran, Lasarus Usul BMKG Digabung dengan Badan Geologi

    Rabu, 09 Sep 2026 | 15:40 WIB
  • Politik

    Delapan Fraksi Setuju, DPR Tetapkan RUU Perubahan UUPA sebagai Usul Inisiatif DPR

    Rabu, 09 Sep 2026 | 15:02 WIB
  • Politik

    Bandara Jakarta Terganggu Abu Vulkanik, TB Hasanuddin Dorong Kertajati Jadi Alternatif

    Selasa, 08 Sep 2026 | 20:07 WIB
  • Politik

    Biodiesel B50 Mulai Berlaku, DPR Soroti Kesiapan Logistik dan Stok BBM Nasional

    Selasa, 08 Sep 2026 | 17:04 WIB
  • Politik

    Komisi II DPR dan Menteri PANRB Bahas Pengawasan Pelayanan Publik dan Zona Integritas

    Senin, 07 Sep 2026 | 22:08 WIB

Terpopuler

  • #1

    Ny. Kiky Boby Bantu Renovasi Masjid Nurul Hikmah Dusun V Torok, Minta Warga Doakan Kapolres Kampar

    Rabu, 26 Agu 2026 - 15:39 WIB
  • #2

    Polsek Payung Sekaki Bongkar Dugaan Sindikat Curanmor antar Wilayah

    Kamis, 03 Sep 2026 - 11:22 WIB
  • #3

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 - 22:40 WIB
  • #4

    Pengedar Sabu di Rengat Ditangkap, 29 Paket Seberat 11,31 Gram Disita Polisi

    Senin, 31 Agu 2026 - 15:15 WIB
  • #5

    Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polisi Sita Sabu 3,06 Gram di Batu Hampar

    Rabu, 26 Agu 2026 - 11:05 WIB
  • #6

    0,75 Hektare Masih Berasap, Tim Gabungan Kepung Bara Gambut Rimbo Panjang

    Sabtu, 05 Sep 2026 - 10:55 WIB
  • #7

    Gunung Sinabung Erupsi, Musa Rajekshah Imbau Warga Patuhi Arahan Pemerintah

    Rabu, 02 Sep 2026 - 16:37 WIB
  • #8

    Cegah Karhutla Berulang, Pemprov Riau Akan Libatkan Seluruh Desa dalam Rakor

    Senin, 31 Agu 2026 - 19:24 WIB
  • #9

    Hari Keempat Karhutla, Tim Gabungan Buru Hotspot Tersembunyi di Lahan Gambut Jalan Sidorukun Payung Sekaki

    Rabu, 26 Agu 2026 - 19:12 WIB

HUKRIM

  • Rp80 Miliar Barang Haram Dibabat! Polres Bengkalis Musnahkan 30 Kg Sabu dan 122 Ribu Ekstasi

    Rp80 Miliar Barang Haram Dibabat! Polres Bengkalis Musnahkan 30 Kg Sabu dan 122 Ribu Ekstasi

    Rabu, 09 Sep 2026 | 16:27 WIB
  • Kapolda Riau Buka-bukaan di Malaysia: 17.525 Hektare Karhutla Terbakar, 49 Tersangka Dijerat

    Kapolda Riau Buka-bukaan di Malaysia: 17.525 Hektare Karhutla Terbakar, 49 Tersangka Dijerat

    Rabu, 09 Sep 2026 | 12:53 WIB
  • Korban Anak Yatim Piatu Didampingi Polisi dan PPPA, Dugaan Tindak Pidana Diusut

    Korban Anak Yatim Piatu Didampingi Polisi dan PPPA, Dugaan Tindak Pidana Diusut

    Rabu, 09 Sep 2026 | 10:17 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com