https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kristomei Sianturi Prioritaskan Penanganan Karhutla, Banjir dan Erupsi Gunung Api •   Pelantikan Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Perbatasan •   Prabowo Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, Satyawan dan Sriyanto Pimpin BPGMN •   Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri Kabinet Merah Putih
Home › Nasional › BPS Tegaskan DTSEN Bukan Daftar Penerima Bansos
Nasional
Pulau Jawa & Madura

BPS Tegaskan DTSEN Bukan Daftar Penerima Bansos

Rabu, 09 September 2026 | 17:52 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
BPS Tegaskan DTSEN Bukan Daftar Penerima Bansos

Keterangan Foto: Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti. Foto : BPS.TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu langkah pemerintah dalam membangun basis data terintegrasi untuk mendukung perencanaan serta pengambilan kebijakan berbasis data.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, DTSEN merupakan registrasi sosial yang menghimpun data penduduk Indonesia berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) ke dalam satu basis data sosial dan ekonomi.

    Baca juga:
  • Kristomei Sianturi Prioritaskan Penanganan Karhutla, Banjir dan Erupsi Gunung Api

  • Komdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Internet Pelanggan

  • Pelantikan Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Perbatasan

Amalia menegaskan, DTSEN bukan merupakan daftar penerima bantuan sosial atau beneficiary registry. Karena itu, seseorang yang tercatat dalam DTSEN tidak otomatis menjadi penerima bansos maupun program pemerintah tertentu.

“Daftar bantuan atau beneficiary registry ditentukan oleh masing-masing menteri terkait sesuai dengan kebijakannya masing-masing,” ujar Amalia dalam keterangan resmi, Rabu (9/9/2026).

Ia mencontohkan Program Sekolah Rakyat. Masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan 2 dapat menjadi bagian dari kelompok sasaran berdasarkan data DTSEN. Namun, status tersebut tidak otomatis membuat seluruh masyarakat dalam desil tersebut menerima program. Kementerian terkait tetap menetapkan kriteria tambahan untuk menentukan penerima manfaat.

Menurut Amalia, DTSEN bersifat dinamis karena kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, pemutakhiran data perlu dilakukan secara berkelanjutan agar informasi yang tercatat semakin sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Masyarakat juga diberikan ruang untuk melakukan koreksi terhadap data yang dinilai tidak sesuai.

“Setiap warga, setiap masyarakat punya hak suara dan kami berikan jalur untuk melakukan koreksi secara mudah, jelas, dan transparan. DTSEN bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga milik kita semua, milik Indonesia yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Amalia mengajak masyarakat aktif memastikan data mengenai kondisi sosial dan ekonomi keluarganya sesuai dengan keadaan terkini. Data yang akurat akan membantu pemerintah mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan sekaligus mengarahkan program agar lebih tepat sasaran.

4,3 Juta KPM Baru Terjangkau Bantuan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemanfaatan DTSEN telah memberikan dampak terhadap perluasan jangkauan program perlindungan sosial.

Menurutnya, integrasi data membantu pemerintah menemukan masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan.

“Setelah DTSEN dibentuk dan digunakan, sebanyak 4.330.417 KPM yang sebelumnya tidak pernah menerima bantuan kini menjadi penerima bantuan,” ujar Saifullah.

Ia menyebut bantuan tersebut mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan non-tunai, hingga penerima bantuan iuran.

Saifullah menjelaskan, masyarakat tersebut dapat dijangkau setelah keberadaannya teridentifikasi melalui DTSEN. Hal ini menunjukkan pentingnya basis data terpadu untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak luput dari perhatian pemerintah.

Meski demikian, ia mengakui proses penyempurnaan DTSEN masih terus berlangsung. Sejumlah data masih memerlukan perbaikan melalui proses verifikasi dan validasi.

Saifullah menegaskan, adanya kesalahan dalam data tidak serta-merta menjadi dasar penghentian bantuan sosial. Begitu pula perubahan posisi desil seseorang tidak otomatis menentukan apakah yang bersangkutan berhak menerima bansos.

“Masih perlu dipastikan, dikoreksi, didalami, ditelusuri, dan seterusnya nanti akan dilakukan verifikasi dan validasi,” tegasnya.

Masyarakat dapat melakukan pembaruan maupun koreksi data melalui mekanisme usul dan sanggah pada sejumlah kanal resmi, seperti Cek Bansos Kementerian Sosial, SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, serta layanan Cek DTSEN BPS.

Dengan pemutakhiran yang dilakukan secara berkelanjutan, DTSEN diharapkan mampu memperkuat kemampuan pemerintah dalam merancang, menetapkan sasaran, dan mengevaluasi berbagai program sosial dan ekonomi sehingga manfaat kebijakan dapat diterima secara lebih tepat oleh masyarakat yang membutuhkan. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

BPSDTSENBansos
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Inflasi Agustus 2026 Naik 0,21 Persen, 27 Provinsi Mengalami Inflasi

    Selasa, 01 Sep 2026 | 22:26 WIB
  • Ekonomi

    Sensus Ekonomi 2026 di Riau Hadapi Kendala, Petugas Masih Ditolak

    Jumat, 14 Agu 2026 | 16:50 WIB
  • Ekonomi

    Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Soroti Peran Pemprov

    Jumat, 14 Agu 2026 | 05:55 WIB
  • Ekonomi

    Harga Pangan Kian Jadi Sorotan, Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

    Rabu, 12 Agu 2026 | 11:51 WIB
  • Nasional

    Pemerintah Pastikan 18 Juta KPM Terima Bansos PKH dan BPNT

    Jumat, 07 Agu 2026 | 22:24 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #2

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #3

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #4

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #5

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #6

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #7

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #8

    Ayah Selebgram Pekanbaru Jadi Tersangka, Diduga Tipu Korban Modus Proyek Batu Bara

    Selasa, 06 Okt 2026 - 15:21 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Tanam, Polsek Payung Sekaki Kawal Jagung hingga Masa Panen

    Rabu, 07 Okt 2026 - 10:52 WIB

HUKRIM

  • Polisi Sita 18 Paket Sabu di Kepau Jaya, Terduga Pengedar Akui Jual Rp50 Ribu per Paket

    Polisi Sita 18 Paket Sabu di Kepau Jaya, Terduga Pengedar Akui Jual Rp50 Ribu per Paket

    Rabu, 14 Okt 2026 | 19:39 WIB
  • Kapolda Riau Perintahkan Jajaran Petakan Ancaman Sejak Dini, Karhutla hingga Narkoba Jadi Sorotan

    Kapolda Riau Perintahkan Jajaran Petakan Ancaman Sejak Dini, Karhutla hingga Narkoba Jadi Sorotan

    Rabu, 14 Okt 2026 | 16:59 WIB
  • Kapolri Masukkan Green Policing dalam Commander Wish, Polda Riau Perkuat Perang Melawan Karhutla

    Kapolri Masukkan Green Policing dalam Commander Wish, Polda Riau Perkuat Perang Melawan Karhutla

    Rabu, 14 Okt 2026 | 13:57 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Turun ke Tenayan Raya, Warga Terima Beras dan Minyak Gratis

    SF Hariyanto Turun ke Tenayan Raya, Warga Terima Beras dan Minyak Gratis

    Kamis, 15 Okt 2026 | 16:11 WIB
  • Pelatihan Merajut di Pekanbaru Bidik Peserta dari 15 Kecamatan

    Pelatihan Merajut di Pekanbaru Bidik Peserta dari 15 Kecamatan

    Selasa, 13 Okt 2026 | 21:01 WIB
  • Kemenbud Apresiasi LAMR Gelar Hari Kebudayaan Nasional 2026

    Kemenbud Apresiasi LAMR Gelar Hari Kebudayaan Nasional 2026

    Selasa, 13 Okt 2026 | 18:56 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com