https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan •   X Fire Diuji di Gambut Pelalawan, Polisi Buru Bara Api yang Mengendap di Bawah Tanah •   Karhutla Bongkar Dugaan Penguasaan Kawasan Hutan, Warga Pangkalan Libut Jadi Tersangka •   Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra
Home › Peristiwa › X Fire Diuji di Gambut Pelalawan, Polisi Buru Bara Api yang Mengendap di Bawah Tanah
Peristiwa
Pelalawan

X Fire Diuji di Gambut Pelalawan, Polisi Buru Bara Api yang Mengendap di Bawah Tanah

Jumat, 11 September 2026 | 09:36 WIB,  
Penulis : Azhar
X Fire Diuji di Gambut Pelalawan, Polisi Buru Bara Api yang Mengendap di Bawah Tanah

Keterangan Foto: X Fire Diuji di Gambut Pelalawan, Polisi Buru Bara Api yang Mengendap di Bawah Tanah. Dok. Humas.TD/Azhar

PELALAWAN,Tabloid Diksi — Kebakaran di lahan gambut tak cukup hanya dipadamkan dari permukaan. Bara yang tertinggal di bawah tanah bisa kembali menyala dan memicu Karhutla. Kondisi inilah yang mendorong Polda Riau menguji penggunaan cairan pemadam X Fire di lahan bekas terbakar di Kabupaten Pelalawan.

Uji coba dilakukan pada Kamis (10/9/2026) di Desa Sering, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Cairan yang disalurkan Staf Logistik (Slog) Polri itu digunakan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan lahan gambut bekas terbakar seluas sekitar 3,4 hektare.

    Baca juga:
  • Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

  • Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

  • Bukan Sekadar Gelper, Dugaan Perjudian 'Doraemon' Pekanbaru Perlu Diusut Tuntas

Karo SDM Polda Riau Kombes Boy Jeckson Situmorang mengatakan, uji coba tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mencari metode yang lebih efektif dalam menangani Karhutla, khususnya kebakaran gambut yang memiliki karakteristik berbeda dengan lahan biasa.

“Hari ini kita mencoba langsung penggunaan cairan X Fire dan hasil awalnya cukup efektif. Namun, kita tetap melakukan asesmen satu sampai dua hari ke depan untuk memastikan apakah bara api di bawah permukaan gambut benar-benar padam,” kata Boy.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam penanganan kebakaran gambut adalah bara yang dapat bertahan di lapisan bawah permukaan meski api di atas tanah telah terlihat padam. Jika tidak benar-benar ditangani, bara tersebut berpotensi kembali muncul dan memperluas kebakaran.

Dalam pengujian ini digunakan dua jenis cairan, yakni X Fire 01 yang diaplikasikan dengan campuran air serta X Fire 02 yang dapat digunakan tanpa campuran air.

Penggunaan teknologi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pemadaman dan pendinginan sekaligus menekan kebutuhan air di lapangan.

Boy menyebut X Fire sebelumnya telah digunakan dalam penanganan kebakaran lahan gambut di sejumlah wilayah seperti Sumatera Selatan dan Kalimantan. Meski demikian, efektivitasnya di Riau tetap harus melalui evaluasi karena karakteristik gambut dan kondisi lapangan setiap daerah berbeda.

“Di Pelalawan kita sudah membuktikan hasil awalnya cukup efektif. Selanjutnya kita ingin memastikan metode dan pola penggunaannya yang paling tepat untuk karakteristik gambut di Riau,” ujarnya.

Evaluasi menjadi tahap penting. Dalam satu hingga dua hari ke depan, titik yang telah diberi perlakuan X Fire akan kembali dipantau untuk memastikan tidak ada bara di bawah permukaan yang kembali aktif.

Jika hasil pengujian menunjukkan efektivitas yang konsisten hingga bara bawah permukaan benar-benar padam, metode tersebut berpotensi dikembangkan sebagai salah satu alternatif penanganan Karhutla di Provinsi Riau.

“Mudah-mudahan metode ini bisa kita terapkan di Provinsi Riau sebagai bagian dari langkah mitigasi untuk tahun-tahun berikutnya. Ini adalah bakti Polri untuk negeri, memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” kata Boy.

Uji coba tersebut dilakukan dalam rangkaian peninjauan penanganan Karhutla di Pelalawan yang turut dihadiri Aslog Kapolri, Kapolda Riau, jajaran Slog Polri, pejabat utama Polda Riau, Bupati Pelalawan, Kapolres Pelalawan, serta peserta didik Sespimti.

Setelah proses pemadaman sebelumnya, personel gabungan kini masih melakukan pendinginan dan pemantauan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan lahan benar-benar aman dan tidak menyisakan bara yang sewaktu-waktu dapat kembali memicu kebakaran.

 

Editor : Redaktur

TOPIK TERKAIT

# Polda Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukum

    Kapolda Riau Buka-bukaan di Malaysia: 17.525 Hektare Karhutla Terbakar, 49 Tersangka Dijerat

    Rabu, 09 Sep 2026 | 12:53 WIB
  • Hukum

    2.958 Hektare Terbakar, Polda Riau Jerat 49 Tersangka Karhutla

    Senin, 07 Sep 2026 | 15:04 WIB
  • Daerah

    Siak Disorot, 4 Wilayah Riau Dikepung Hotspot; Kapolda: Jangan Tunggu Api Membesar

    Sabtu, 05 Sep 2026 | 21:06 WIB
  • Peristiwa

    Polwan Riau Bergerak: Padamkan Api hingga Pulihkan Warga

    Minggu, 30 Agu 2026 | 20:49 WIB
  • Peristiwa

    Api Permukaan Padam Bukan Berarti Aman, Polisi Perketat Gambut Kerumutan

    Kamis, 27 Agu 2026 | 15:06 WIB

Terpopuler

  • #1

    Polsek Payung Sekaki Bongkar Dugaan Sindikat Curanmor antar Wilayah

    Kamis, 03 Sep 2026 - 11:22 WIB
  • #2

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 - 22:40 WIB
  • #3

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #4

    Pengedar Sabu di Rengat Ditangkap, 29 Paket Seberat 11,31 Gram Disita Polisi

    Senin, 31 Agu 2026 - 15:15 WIB
  • #5

    0,75 Hektare Masih Berasap, Tim Gabungan Kepung Bara Gambut Rimbo Panjang

    Sabtu, 05 Sep 2026 - 10:55 WIB
  • #6

    Gunung Sinabung Erupsi, Musa Rajekshah Imbau Warga Patuhi Arahan Pemerintah

    Rabu, 02 Sep 2026 - 16:37 WIB
  • #7

    Cegah Karhutla Berulang, Pemprov Riau Akan Libatkan Seluruh Desa dalam Rakor

    Senin, 31 Agu 2026 - 19:24 WIB
  • #8

    Dari Desa untuk Swasembada Pangan, Kapolsek Kampar Panen Jagung Bersama KWT

    Jumat, 28 Agu 2026 - 12:41 WIB
  • #9

    Asap Tipis Belum Hilang, Tim Gabungan Kembali Kepung Lahan Karhutla Payung Sekaki

    Kamis, 27 Agu 2026 - 18:11 WIB

HUKRIM

  • Karhutla Bongkar Dugaan Penguasaan Kawasan Hutan, Warga Pangkalan Libut Jadi Tersangka

    Karhutla Bongkar Dugaan Penguasaan Kawasan Hutan, Warga Pangkalan Libut Jadi Tersangka

    Jumat, 11 Sep 2026 | 08:55 WIB
  • Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Kampar Kiri, Pria-Wanita Ditangkap

    Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Kampar Kiri, Pria-Wanita Ditangkap

    Kamis, 10 Sep 2026 | 21:17 WIB
  • Polisi Kepung Jalur Laut Bantan, 65 Bungkus Diduga Sabu dan 3 Orang Diamankan

    Polisi Kepung Jalur Laut Bantan, 65 Bungkus Diduga Sabu dan 3 Orang Diamankan

    Kamis, 10 Sep 2026 | 10:47 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com