Home › Daerah › Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Kapolsek Kampar Dukung Kafilah MTQ dan Perangi Karhutla
Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Kapolsek Kampar Dukung Kafilah MTQ dan Perangi Karhutla
Keterangan Foto: Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Kapolsek Kampar Dukung Kafilah MTQ dan Perangi Karhutla. Dok. Humas.TD/Azhar
KAMPAR, Tabloid Diksi — Peran kepolisian di tengah masyarakat tak hanya soal menjaga keamanan dan ketertiban. Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, S.H., menunjukkan kepedulian di luar tugas penegakan hukum dengan mendukung persiapan kafilah MTQ sekaligus menggerakkan masyarakat mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Hal itu terlihat dalam rapat persiapan MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar sekaligus penandatanganan Pakta Integritas pencegahan Karhutla di Aula Kantor Camat Kampar Utara, Jumat (11/9/2026).
- Baca juga:
Dalam kesempatan tersebut, AKP Asdisyah memberikan bantuan Rp3 juta kepada Camat Kampar Utara Samsurizal, S.E. Bantuan itu ditujukan untuk mendukung operasional kafilah dan tim official Kecamatan Kampar Utara yang akan berlaga pada MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar.
Kecamatan Kampar Utara dipersiapkan mengikutsertakan sekitar 30 peserta. MTQ dijadwalkan dibuka pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di Kecamatan Gunung Sahilan.
Bagi AKP Asdisyah, dukungan terhadap MTQ bukan sekadar persoalan mengejar juara.
“MTQ jangan hanya sekadar agenda rutin atau perlombaan semata. Saya berharap MTQ ini menjadi sarana syiar Islam serta upaya kita untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya masyarakat Kampar Utara,” katanya.
Namun, di balik persiapan kegiatan keagamaan tersebut, ancaman Karhutla juga menjadi perhatian serius.
Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.
“Dengan cuaca yang saat ini cukup ekstrem, kami mengimbau tidak ada yang membuka lahan dengan cara membakar. Jangan membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan,” tegasnya.
Komitmen pencegahan kemudian dituangkan dalam Pakta Integritas yang ditandatangani bersama. Seluruh pihak berkomitmen mencegah pembakaran, melaporkan jika menemukan tindakan pembakaran, menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung langkah pemerintah serta Polri dalam menekan Karhutla.
Spanduk Pakta Integritas turut dipasang sebagai simbol keseriusan masyarakat Kampar Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kampar Utara Samsurizal, S.E., Kepala KUA Yahdi Yauza, S.Ag., Kepala UPT Puskesmas Sawah Mis Meri, S.Si., Ketua LPTQ Zulfahmi, S.Sos., para kepala desa, kepala sekolah SMA/SMK/MA sederajat, perwakilan UPT Dikpora serta sekitar 40 undangan.
Rangkaian kegiatan diisi penyampaian dari Ketua LPTQ dan Kepala KUA, diskusi serta tanya jawab sebelum ditutup dengan foto bersama.
Seluruh kegiatan selesai sekitar pukul 11.30 WIB dengan situasi aman, tertib, lancar dan kondusif.
Di Kampar Utara, kepedulian itu diwujudkan dalam dua langkah nyata: membantu generasi muda mengharumkan nama daerah melalui MTQ dan mengajak seluruh masyarakat menjadi garda terdepan melawan Karhutla.






Komentar Via Facebook :