Home › Daerah › Polisi dan Petani Bersinergi! Satu Hektare Lahan di Kampar Kiri Ditanami Jagung
Polisi dan Petani Bersinergi! Satu Hektare Lahan di Kampar Kiri Ditanami Jagung
Keterangan Foto: Polisi dan Petani Bersinergi! Satu Hektare Lahan di Kampar Kiri Ditanami Jagung. Dok. Humas.TD/Azhar
KAMPAR, Tabloid Diksi — Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan di Kabupaten Kampar, Riau. Kali ini, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Nurman, S.H., M.H., turun langsung bersama pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan Kelompok Tani Toeroba Berkah untuk menanam jagung pipil di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mengoptimalkan lahan produktif sekaligus mendorong peningkatan hasil pertanian masyarakat.
- Baca juga:
Penanaman jagung dilaksanakan di lahan seluas satu hektare milik Kelompok Tani Toeroba Berkah yang dikelola petani bernama Amril Nurman. Dalam kegiatan tersebut, petani menanam jagung pipil varietas Pioneer menggunakan 15 kilogram benih dengan jarak tanam 20 x 70 sentimeter.
Kapolsek Kampar Kiri Kompol Nurman mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan.
“Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami berharap dapat mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersedia,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kerja sama antara kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi bagian penting untuk mendorong program ketahanan pangan agar berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kompol Nurman didampingi Bhabinkamtibmas Desa Kuntu Aipda Yusri Omega, S.H. Turut hadir Kepala Desa Kuntu Asril B., Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kampar Kiri Hanif Tanjung, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) Desa Kuntu, Diana, bersama anggota kelompok tani.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari PPL melalui BPP Kecamatan Kampar Kiri yang membantu penyediaan benih jagung. Pendampingan penyuluh diharapkan dapat membantu petani dalam menjalankan tahapan budidaya, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga persiapan menjelang panen.
Berdasarkan perencanaan awal, jagung yang ditanam di lahan tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada 5 Februari 2027. Meski demikian, waktu panen dan hasil produksi tetap bergantung pada pertumbuhan tanaman, kondisi cuaca, pemeliharaan, serta pengendalian hama selama masa budidaya.
Kompol Nurman bersama jajaran terkait berharap penanaman jagung ini tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan perawatan dan pemantauan secara berkelanjutan agar tanaman tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang bermanfaat bagi petani.
Pasalnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan dan ketersediaan benih, tetapi juga oleh konsistensi pemeliharaan, pemupukan, pengendalian hama, serta pendampingan teknis kepada petani.
Melalui kolaborasi tersebut, lahan seluas satu hektare di Desa Kuntu diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Kampar Kiri.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, tenaga penyuluh, dan kelompok tani pun diharapkan terus berlanjut sehingga program swasembada pangan 2026 dapat didukung dengan langkah konkret di tingkat desa.
Kegiatan penanaman jagung pipil tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif.






Komentar Via Facebook :