Home › Ekonomi › Kemenbud Gelar Wayang Kulit, Lestarikan Warisan Budaya Indonesia
Kemenbud Gelar Wayang Kulit, Lestarikan Warisan Budaya Indonesia
Keterangan Foto: Pagelaran wayang kulit di Plaza Keong Mas. MC Kemenbud/TD-YS
JAKARTA, Tabloid Diksi – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud) menggelar pagelaran wayang kulit bertajuk Senopati Pinilih di Plaza Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kebudayaan 2026.
Pertunjukan yang dibawakan dalang Ki Purbo Asmoro tersebut bertujuan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap wayang kulit sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO sejak 2003.
- Baca juga:
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, Hari Kebudayaan yang diperingati setiap 17 Oktober menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa melalui keberagaman budaya.
"Bhinneka Tunggal Ika adalah satu konsep yang bisa menyatukan kita Indonesia," ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).
Ia berharap masyarakat terus menjaga, melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan kesenian wayang agar tetap lestari serta dikenal generasi mendatang.
Menurut Fadli, wayang tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga mengandung nilai moral, budi pekerti, dan pesan kehidupan yang dapat dijadikan pedoman.
Lakon Senopati Pinilih atau panglima terpilih mengangkat kisah kepemimpinan, kesetiaan, dan strategi dalam menghadapi pergolakan demi menyelamatkan negara.
Untuk memperluas jangkauan penonton, pagelaran tersebut turut dilengkapi terjemahan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Melalui kegiatan ini, Kemenbud berharap wayang kulit terus mendapat tempat di tengah masyarakat sekaligus memperkuat pengenalan budaya Indonesia di tingkat internasional.



Komentar Via Facebook :