https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Komisi VIII Berduka Atas Gugurnya Empat Orang saat Padamkan Karhutla Bromo •   Kepala BNPB Terjun ke Sumsel, Pimpin Operasi Taktis Penanganan Karhutla •   Hetifah Desak Kepala BNPB Baru Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan •   Karhutla Berlangsung Hampir Empat Bulan, Daniel Johan Desak Pemerintah Bergerak Cepat
Home › Politik › Komisi VIII Berduka Atas Gugurnya Empat Orang saat Padamkan Karhutla Bromo
Politik
Pulau Jawa & Madura

Komisi VIII Berduka Atas Gugurnya Empat Orang saat Padamkan Karhutla Bromo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:01 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Komisi VIII Berduka Atas Gugurnya Empat Orang saat Padamkan Karhutla Bromo

Keterangan Foto: Anggota Komisi VIII DPR RI, Rini Rahmania. Foto : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II, Dini Rahmania, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya empat orang dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Dini mengatakan, tragedi yang merenggut nyawa tiga petugas dan satu relawan tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Mereka berangkat untuk membantu memadamkan kebakaran dan melindungi lingkungan serta masyarakat, tetapi justru kehilangan nyawa saat menjalankan tugas kemanusiaan.

    Baca juga:
  • Hetifah Desak Kepala BNPB Baru Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan

  • Karhutla Berlangsung Hampir Empat Bulan, Daniel Johan Desak Pemerintah Bergerak Cepat

  • Komisi XI DPR Desak Pemerintah Benahi Pasar Saham

“Di balik peristiwa ini, ada keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Ini sungguh menyakitkan dan menjadi duka kita bersama,” ujar Dini Rahmania dalam keterangan yang dikutip Parlementaria di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Anggota Komisi VIII DPR RI itu menegaskan, empat nyawa yang melayang tidak boleh dianggap sebagai konsekuensi yang wajar dalam penanganan bencana. Menurutnya, tragedi tersebut harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem keselamatan petugas dan relawan yang bertugas di lapangan.

“Empat nyawa yang hilang tidak boleh dianggap sebagai risiko dalam penanganan bencana. Harus ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem komando, kesiapan peralatan, serta prosedur keselamatan petugas dan relawan di lapangan,” tegasnya.

Dini juga mendesak instansi terkait agar meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi dalam penanganan karhutla maupun bencana lainnya.

Ia mengingatkan, keterbatasan sarana, lemahnya antisipasi, dan keterlambatan penanganan tidak boleh kembali membahayakan petugas maupun relawan yang berada di garis depan.

“Saya juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem komando, pemetaan risiko, dan mekanisme penyelamatan darurat. Jika ditemukan kelalaian dalam penerapan standar keselamatan, harus ada pertanggungjawaban yang jelas,” tandas politisi Fraksi Partai NasDem tersebut.

Selain evaluasi, Dini meminta pemerintah memastikan pemenuhan hak-hak keluarga korban meninggal dunia, termasuk pemberian santunan. Ia juga menekankan pentingnya perawatan dan pemulihan yang optimal bagi para korban luka.

Menurutnya, keberanian petugas dan relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan harus diimbangi dengan perlindungan dan kesiapsiagaan yang memadai dari negara.

“Keberanian petugas atau relawan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan mereka. Mereka berada di garis depan untuk melindungi kita, maka negara harus hadir melindungi mereka. Tidak boleh ada lagi nyawa yang hilang karena lemahnya kesiapsiagaan dan perlindungan di lapangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden saat upaya pemadaman karhutla di kawasan TNBTS. Mereka adalah Sukaris, operator layanan Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS; Hendra Rony Wagiyanata, petugas Balai Besar TNBTS yang meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar; serta Wisnu Yuda Pratama dan Sefriel Ardiansyah, petugas sekuriti Hotel Artotel Bromo. Sefriel juga diketahui merupakan atlet panjat tebing.

Selain korban meninggal dunia, sejumlah orang lainnya dilaporkan mengalami luka bakar dalam insiden tersebut. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Komisi VIIIDPR RIKarhutlaBromo
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Karhutla Berlangsung Hampir Empat Bulan, Daniel Johan Desak Pemerintah Bergerak Cepat

    Minggu, 18 Okt 2026 | 15:30 WIB
  • Nasional

    Kepala BNPB Terjun ke Sumsel, Pimpin Operasi Taktis Penanganan Karhutla

    Minggu, 18 Okt 2026 | 16:21 WIB
  • Nasional

    Kemenkes Percepat Bantuan Medis, Puskesmas Diminta Siagakan Rumah Oksigen

    Minggu, 18 Okt 2026 | 14:49 WIB
  • Nasional

    Ombudsman Pantau Anggaran Karhutla, Dana Jambi Jadi Sorotan

    Rabu, 14 Okt 2026 | 20:35 WIB
  • Politik

    Komisi XI DPR Desak Pemerintah Benahi Pasar Saham

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 17:24 WIB

Terpopuler

  • #1

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #2

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #3

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #4

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #5

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #6

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #7

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #8

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #9

    Ayah Selebgram Pekanbaru Jadi Tersangka, Diduga Tipu Korban Modus Proyek Batu Bara

    Selasa, 06 Okt 2026 - 15:21 WIB

HUKRIM

  • Operasi Sarang Narkoba di THM Pekanbaru: 2 Pengunjung Diciduk, Asal-usul Barang Diburu  ?

    Operasi Sarang Narkoba di THM Pekanbaru: 2 Pengunjung Diciduk, Asal-usul Barang Diburu ?

    Minggu, 18 Okt 2026 | 09:15 WIB
  • Polresta Pekanbaru Hantam Kampung Narkoba Pangeran Hidayat: Sabu & Sajam Disita!  ?

    Polresta Pekanbaru Hantam Kampung Narkoba Pangeran Hidayat: Sabu & Sajam Disita! ?

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 17:45 WIB
  • Nyamar Pakai Motor PCX, Bandar Narkoba Dumai Diciduk Saat Bawa 15,3 Gram Sabu  ?

    Nyamar Pakai Motor PCX, Bandar Narkoba Dumai Diciduk Saat Bawa 15,3 Gram Sabu ?

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 15:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Limbah Sawit Diolah Jadi Biometana, Emisi Karbon Ditargetkan Turun 28.000 Ton per Tahun

    Limbah Sawit Diolah Jadi Biometana, Emisi Karbon Ditargetkan Turun 28.000 Ton per Tahun

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 22:53 WIB
  • Petrokimia Gresik Olah Emisi Karbon Menjadi Bahan Baku Soda Ash

    Petrokimia Gresik Olah Emisi Karbon Menjadi Bahan Baku Soda Ash

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 22:03 WIB
  • Kemenbud Gelar Wayang Kulit, Lestarikan Warisan Budaya Indonesia

    Kemenbud Gelar Wayang Kulit, Lestarikan Warisan Budaya Indonesia

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 19:43 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com