Home › Ekonomi › Lima Chef Diaspora Promosikan Kuliner Indonesia di London
Lima Chef Diaspora Promosikan Kuliner Indonesia di London
Keterangan Foto: Lima Chef Diaspora Promosikan Kuliner Indonesia di London. MC Kemlu/TD-YS
LONDON, Tabloid Diksi – Kekayaan kuliner Indonesia diperkenalkan kepada masyarakat internasional melalui kegiatan Passport to Nusantara yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London bersama Toba Restaurant dan Plesir Travel pada 16–17 Oktober 2026.
Mengusung tema Five Elements, Five Chefs, One Kitchen, kegiatan tersebut mempertemukan lima chef diaspora Indonesia dari London, Amsterdam, Paris, Wina, dan Liège untuk menyajikan kreasi kuliner Nusantara dengan sentuhan modern.
- Baca juga:
Kelima chef tersebut adalah Chef Pino dari Toba Restaurant London, Chef Agus dari Ron Gastrobar Amsterdam, Chef Anie dari Makan-Makan Paris, Chef Taufik dari Kendang Restaurant Wina, serta Chef Sukma dari Liège.
Mereka mengolah inspirasi masakan tradisional Indonesia melalui konsep lima elemen, yakni api, air, tanah, udara, dan rempah. Perpaduan teknik memasak dan pengalaman masing-masing chef menghadirkan ragam cita rasa Indonesia kepada para tamu.
Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, mengatakan kuliner dapat menjadi sarana diplomasi yang mendekatkan masyarakat lintas budaya tanpa harus melalui pertemuan formal.
“Melalui Passport to Nusantara, kami mengajak para tamu mengenal Indonesia dengan cara yang berbeda, bukan melalui pidato atau pertemuan formal, melainkan melalui makanan,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri jurnalis, pakar kuliner, pelaku pariwisata, tokoh masyarakat, serta kalangan diplomatik di London. Para tamu juga memperoleh paspor khusus untuk mengumpulkan stempel dari setiap chef, sekaligus mengenal potensi destinasi wisata Indonesia.
Suasana semakin semarak dengan pertunjukan tari tradisional, musik Sasando, dan lagu Indonesia yang dibawakan diaspora Indonesia di London. Perpaduan sajian kuliner dan pertunjukan seni itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara.
Menurut Desra, kolaborasi antara KBRI London, pelaku usaha, dan diaspora diharapkan membuka peluang kemitraan baru melalui industri kreatif dan gastronomi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian diplomasi kuliner KBRI London dalam menyambut Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober 2026. Melalui pendekatan tersebut, Indonesia berupaya memperluas pengenalan budaya sekaligus mendorong peluang kerja sama di tingkat internasional.

Komentar Via Facebook :