https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Ekspor Produk Ramah Lingkungan Indonesia Meningkat, Kemendag Bidik Pasar Dunia •   Dana Bencana Dikorupsi, Peluang Hukuman Mati bagi Pelaku Masih Terbuka? •   S’RASA Raup Potensi Transaksi Rp560 Miliar di TEI ke-41 •   Kunjungan Sekjen PBB ke Indonesia Dinilai Perkuat Peran Diplomasi Prabowo
Home › Ekonomi › Ekspor Produk Ramah Lingkungan Indonesia Meningkat, Kemendag Bidik Pasar Dunia
Ekonomi

Ekspor Produk Ramah Lingkungan Indonesia Meningkat, Kemendag Bidik Pasar Dunia

Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:56 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Ekspor Produk Ramah Lingkungan Indonesia Meningkat, Kemendag Bidik Pasar Dunia

Keterangan Foto: Ilustrasi ekspor produk hijau

TANGERANG, Tabloid Diksi – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha Indonesia memperluas ekspor produk ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional. Dalam rilis resmi yang diterbitkan Selasa (20/10/2026), Kemendag menyoroti peluang ekspor produk hijau melalui forum bisnis dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (17/10/2026).

Forum bertajuk Unlocking Green Export Opportunities: Optimalisasi Produk Environmental Goods untuk Pasar Internasional tersebut diikuti pelaku usaha yang ingin mengembangkan ekspor produk ramah lingkungan.

    Baca juga:
  • S’RASA Raup Potensi Transaksi Rp560 Miliar di TEI ke-41

  • Lidah Buaya Gunungkidul Tembus Pasar Ekspor, 125 Petani Diberdayakan

  • Muhaimin Iskandar: Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memutus Rantai Kemiskinan

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, mengatakan pelaku usaha perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan perdagangan global yang semakin memperhatikan keberlanjutan lingkungan, ketelusuran rantai pasok, efisiensi sumber daya, dan transparansi proses produksi.

Menurut Tommy, pemahaman terhadap regulasi dan standar lingkungan menjadi faktor penting untuk memperluas akses produk Indonesia ke pasar internasional.

Data Trade Map yang diolah Kemendag mencatat nilai ekspor produk ramah lingkungan Indonesia mencapai USD 8,03 miliar sepanjang 2024, meningkat dari USD 7,03 miliar pada 2023. Sementara itu, pada Januari–Agustus 2025, nilainya mencapai USD 6,65 miliar atau naik sekitar 59,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejumlah produk yang berkontribusi terhadap ekspor tersebut meliputi komponen kendaraan bermotor, tungku dan oven listrik untuk kebutuhan industri atau laboratorium, serta komponen mesin dan peralatan listrik.

Dalam forum tersebut, Kepala Pusat Industri Hijau Kementerian Perindustrian, Dewi Muliana, menjelaskan bahwa pemerintah mendorong penerapan Standar Industri Hijau, pengembangan ekonomi sirkular, serta dukungan pembiayaan dan insentif bagi pelaku usaha.

Sementara itu, dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Sri Mulatsih, menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekspor komoditas pertanian, seperti kopi, kakao, kelapa, kelapa sawit, karet, dan rempah-rempah.

Dari sisi pasar, Atase Perdagangan RI di Brussels, Belgia, Lusyana Halmiati, mengingatkan eksportir agar memperhatikan persyaratan lingkungan yang berlaku di Uni Eropa. Menurutnya, pembeli di kawasan tersebut semakin mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam menentukan produk yang akan dipasarkan.

Sustainability Director Cargill Indonesia, Yunita Widiastuti, menambahkan bahwa klaim ramah lingkungan harus dapat dibuktikan melalui data yang jelas dan sistem ketelusuran yang memadai. Kesiapan ekspor hijau, katanya, mencakup seluruh proses usaha, mulai dari sumber bahan baku hingga produksi.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Jenderal Asosiasi Kakao Indonesia-Cocoa Sustainability Partnership (ASKINDO-CSP), Jason Sutjiawan. Ia berharap Kemendag terus membantu membuka akses pasar internasional bagi produk Indonesia, khususnya kakao, yang memiliki peluang untuk dikembangkan di Eropa, Amerika, Tiongkok, dan India.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

KemendagTrade Expo Indonesia 2026TEI ke-41ekspor Indonesiaproduk ramah lingkungan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    S’RASA Raup Potensi Transaksi Rp560 Miliar di TEI ke-41

    Selasa, 20 Okt 2026 | 21:47 WIB
  • Ekonomi

    Lidah Buaya Gunungkidul Tembus Pasar Ekspor, 125 Petani Diberdayakan

    Senin, 19 Okt 2026 | 20:25 WIB
  • Ekonomi

    TEI 2026, Indonesia dan Kamerun Bidik Kerja Sama Bisnis USD 60 Juta

    Senin, 19 Okt 2026 | 21:36 WIB
  • Ekonomi

    Kemendag Dorong Pemanfaatan Perjanjian Dagang untuk Perluas Ekspor Indonesia

    Minggu, 18 Okt 2026 | 20:04 WIB
  • Ekonomi

    Mendag Tutup TEI 2026 Catat Transaksi USD 22,94 Miliar, UMKM Sumbang USD 510,79 Juta

    Minggu, 18 Okt 2026 | 21:58 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #6

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #7

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #8

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #9

    Ayah Selebgram Pekanbaru Jadi Tersangka, Diduga Tipu Korban Modus Proyek Batu Bara

    Selasa, 06 Okt 2026 - 15:21 WIB

HUKRIM

  • Gagalkan Sabu Rp 84,5 M Jaringan Malaysia, Kapolda Riau Tegaskan Miskinkan Bandar  ?

    Gagalkan Sabu Rp 84,5 M Jaringan Malaysia, Kapolda Riau Tegaskan Miskinkan Bandar ?

    Selasa, 20 Okt 2026 | 18:22 WIB
  • Polisi Buru Pemasok Sabu Usai Tangkap Kurir di Tapung, KN dan DN Disebut

    Polisi Buru Pemasok Sabu Usai Tangkap Kurir di Tapung, KN dan DN Disebut

    Selasa, 20 Okt 2026 | 10:41 WIB
  • Pengakuan Pria di Tapung Hulu Buka Jejak Pemasok Sabu, Polisi Sita 10 Gram Narkoba

    Pengakuan Pria di Tapung Hulu Buka Jejak Pemasok Sabu, Polisi Sita 10 Gram Narkoba

    Selasa, 20 Okt 2026 | 10:26 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Ekspor Produk Ramah Lingkungan Indonesia Meningkat, Kemendag Bidik Pasar Dunia

    Ekspor Produk Ramah Lingkungan Indonesia Meningkat, Kemendag Bidik Pasar Dunia

    Selasa, 20 Okt 2026 | 22:56 WIB
  • S’RASA Raup Potensi Transaksi Rp560 Miliar di TEI ke-41

    S’RASA Raup Potensi Transaksi Rp560 Miliar di TEI ke-41

    Selasa, 20 Okt 2026 | 21:47 WIB
  • Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Senin, 19 Okt 2026 | 23:04 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com