https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Luhut Usul Kerugian Negara Tak Jadi Tolok Ukur Utama Kasus Korupsi •   DPR RI Soroti Perundungan Anak Berujung Kematian •   Maruli Simanjuntak Dorong Program Ekonomi Nyata di Wilayah Perbatasan •   PDI-P Pecat Bupati Klaten Hamenang Usai Jadi Tersangka Korupsi
Home › Politik › Antisipasi Lonjakan DBD, Puan Dorong Gerakan 3M Plus Digencarkan
Politik
Pulau Jawa & Madura

Antisipasi Lonjakan DBD, Puan Dorong Gerakan 3M Plus Digencarkan

Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:52 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Antisipasi Lonjakan DBD, Puan Dorong Gerakan 3M Plus Digencarkan

Keterangan Foto: Ketua DPR RI, Puan Maharani saat menyampaikan kasus meningkatnya DBD di sejumlah daerah. Dok : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi — Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah daerah. Ia mendorong pemerintah memperkuat peran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk mengintensifkan upaya pencegahan serta menekan penyebaran penyakit tersebut.

Puan mengatakan, perubahan iklim dan kondisi cuaca, termasuk kemarau panjang serta masa peralihan musim atau pancaroba, dapat memengaruhi perkembangbiakan nyamuk. Karena itu, upaya pencegahan DBD perlu dimaksimalkan hingga tingkat rumah tangga.

    Baca juga:
  • DPR RI Soroti Perundungan Anak Berujung Kematian

  • PDI-P Pecat Bupati Klaten Hamenang Usai Jadi Tersangka Korupsi

  • Komisi VIII DPR Dorong BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

“Perubahan iklim dan fenomena cuaca, termasuk kemarau panjang dan pancaroba, dapat menyebabkan berkembangbiaknya jentik nyamuk. Upaya pencegahan harus dimaksimalkan, termasuk di lingkungan terkecil di setiap rumah tangga,” kata Puan dalam keterangan persnya, Senin (19/10/2026).

Peningkatan kasus DBD dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya DKI Jakarta, Kota Bekasi, Jawa Barat, dan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Di Jakarta Selatan, tercatat 1.314 kasus DBD hingga September 2026. Sementara itu, jumlah kasus yang tercatat hingga Agustus mencapai 1.591 kasus. Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 35 Tahun 2026 tentang Pencegahan DBD melalui Sinergi Lintas Sektor dan Integrasi Data dalam Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD.

Di Kota Bekasi, jumlah kasus DBD mencapai 2.250 kasus selama periode Januari hingga September 2026. Adapun di Kabupaten Tulungagung, tercatat 315 kasus dalam sembilan bulan terakhir, dengan dua pasien dilaporkan meninggal dunia.

Menanggapi kondisi tersebut, Puan meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan pemetaan menyeluruh terhadap persebaran kasus DBD. Menurutnya, data yang akurat diperlukan untuk menentukan wilayah prioritas yang membutuhkan penguatan pencegahan dan pelayanan kesehatan.

“Data tersebut perlu menjadi dasar menentukan wilayah yang membutuhkan penguatan pencegahan dan pelayanan,” ujarnya.

Puan mengingatkan bahwa meskipun angka kematian akibat DBD atau Case Fatality Rate (CFR) dapat ditekan dalam beberapa tahun terakhir, upaya pengendalian penyakit tersebut tidak boleh mengendur. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus itu tetap membutuhkan perhatian serius, terutama menjelang musim hujan.

Ia menilai penurunan kasus dibandingkan tahun sebelumnya harus dipertahankan melalui upaya pengendalian yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Adanya angka penurunan kasus DBD dibandingkan tahun lalu juga perlu dipertahankan melalui pengendalian yang lebih terarah,” tutur Puan.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Puan mendorong Kemenkes mendukung pemerintah daerah dalam memetakan potensi penularan hingga tingkat kelurahan dan lingkungan. Pemetaan tersebut perlu mengintegrasikan laporan kasus, hasil pemeriksaan jentik, serta kondisi tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Dengan demikian, petugas dapat menentukan langkah penanganan berdasarkan sumber risiko yang ditemukan di lapangan.

“Setiap laporan kasus perlu membantu petugas mengenali lingkungan yang membutuhkan penanganan. Warga harus mengetahui siapa yang dapat dihubungi dan tindakan apa yang akan dilakukan setelah laporan diterima,” katanya.

Selain pemetaan, Puan meminta pemerintah daerah menggencarkan program pencegahan DBD melalui sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat. Menurutnya, Puskesmas dan kader Jumantik memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah perkembangbiakan nyamuk.

“Penguatan peran Puskesmas dan kader Jumantik diperlukan untuk membantu mengedukasi masyarakat untuk mencegah berkembangnya jentik nyamuk. Dan disertai dukungan pelatihan, sarana, serta tindak lanjut temuan,” ucapnya.

Puan juga menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap setiap temuan tempat perkembangbiakan nyamuk. Pemeriksaan lingkungan, kata dia, perlu menjangkau rumah, sekolah, tempat kerja, hingga fasilitas umum sesuai dengan tingkat risiko masing-masing wilayah.

Dalam upaya pencegahan DBD, Puan mengingatkan masyarakat untuk menjalankan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus secara rutin dan serentak.

Gerakan 3M meliputi menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup rapat wadah penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Adapun langkah Plus mencakup penggunaan losion antinyamuk, pemasangan kelambu, pemeliharaan ikan pemakan jentik, serta pengasapan atau fogging apabila diperlukan berdasarkan penilaian petugas kesehatan.

“Pencegahan perlu mengutamakan pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M Plus. Sementara pengasapan (fogging) dilakukan sesuai penilaian petugas kesehatan dan kebutuhan pengendalian, dengan tetap menjaga tindak lanjut terhadap jentik serta tempat perkembangbiakannya,” jelas Puan.

Ia menegaskan, pemberantasan sarang nyamuk harus menjadi bagian utama dalam strategi pencegahan DBD. Pemerintah juga diminta memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang memadai mengenai gejala, tanda bahaya, serta lokasi pelayanan kesehatan yang dapat diakses ketika mengalami keluhan yang mengarah pada DBD.

Selain itu, Puskesmas dan rumah sakit perlu memperkuat koordinasi rujukan agar pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat memperoleh pelayanan secara tepat waktu.

Puan menambahkan, evaluasi program pengendalian DBD perlu mencakup perkembangan kasus, kecepatan tindak lanjut laporan masyarakat, serta penyelesaian sumber risiko di lingkungan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mempertahankan penurunan kasus sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan memastikan warga yang sakit mendapatkan pertolongan secara tepat waktu.

“Dengan demikian, penurunan kasus dapat dipertahankan melalui pekerjaan yang berkelanjutan dan pengendalian DBD menghasilkan lingkungan yang lebih terlindungi dan pertolongan yang tepat waktu bagi warga yang sakit,” tutup Puan. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Puan MaharaniDPR RIDBD
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    MSCI Soroti Pasar Saham, Komisi XI DPR Desak Transparansi Diperkuat

    Senin, 19 Okt 2026 | 19:50 WIB
  • Politik

    Anggota Komisi III DPR Dorong UU Anti Perundungan Anak

    Senin, 19 Okt 2026 | 15:26 WIB
  • Politik

    Bramantyo Suwondo Dorong PBB Kaji Sumber Pendanaan Alternatif

    Senin, 19 Okt 2026 | 15:16 WIB
  • Politik

    Hetifah Desak Kepala BNPB Baru Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan

    Minggu, 18 Okt 2026 | 15:43 WIB
  • Politik

    Komisi VIII Berduka Atas Gugurnya Empat Orang saat Padamkan Karhutla Bromo

    Minggu, 18 Okt 2026 | 17:01 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #6

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #7

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #8

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #9

    Ayah Selebgram Pekanbaru Jadi Tersangka, Diduga Tipu Korban Modus Proyek Batu Bara

    Selasa, 06 Okt 2026 - 15:21 WIB

HUKRIM

  • Sembunyikan Korban, Pria di Kampar Gaet dan Gagahi Pacar Bawah Umur 10 Kali

    Sembunyikan Korban, Pria di Kampar Gaet dan Gagahi Pacar Bawah Umur 10 Kali

    Rabu, 21 Okt 2026 | 15:29 WIB
  • Bisnis Haram Penimbun Bio Solar Subsidi Terbongkar, Polda Riau Sikat 2 Pelaku dan 6.500 Liter BBM

    Bisnis Haram Penimbun Bio Solar Subsidi Terbongkar, Polda Riau Sikat 2 Pelaku dan 6.500 Liter BBM

    Rabu, 21 Okt 2026 | 14:51 WIB
  • Tuding Polisi Beking Mafia Solar di Kampar, Pemilik Akun TikTok Ini Diburu  ?

    Tuding Polisi Beking Mafia Solar di Kampar, Pemilik Akun TikTok Ini Diburu ?

    Rabu, 21 Okt 2026 | 13:26 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Ekspor Produk Ramah Lingkungan Indonesia Meningkat, Kemendag Bidik Pasar Dunia

    Ekspor Produk Ramah Lingkungan Indonesia Meningkat, Kemendag Bidik Pasar Dunia

    Selasa, 20 Okt 2026 | 22:56 WIB
  • S’RASA Raup Potensi Transaksi Rp560 Miliar di TEI ke-41

    S’RASA Raup Potensi Transaksi Rp560 Miliar di TEI ke-41

    Selasa, 20 Okt 2026 | 21:47 WIB
  • Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Senin, 19 Okt 2026 | 23:04 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com