https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Legislator Nasdem Ingatkan Bahaya Redefinisi Tindak Pidana Korupsi •   Kemenpar Promosikan Wisata Indonesia ke Pasar Internasional Lewat WITF 2026 •   Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu •   Residivis Narkoba di Pekanbaru Ditangkap Polda Riau, Simpan 10 Paket Sabu di Korek Api
Home › Politik › DPR RI Dorong Pemanfaatan AI untuk Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas
Politik
Pulau Jawa & Madura

DPR RI Dorong Pemanfaatan AI untuk Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas

Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:25 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
DPR RI Dorong Pemanfaatan AI untuk Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas

Keterangan Foto: Delegasi Indonesia dipimpin Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat, didampingi Wakil Ketua BKSAP Ravindra Airlangga serta anggota BKSAP Sigit Purnomo. Dok : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Delegasi Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menghadiri Global Parliamentary Forum 2026 di Bangkok, Thailand, pada 12–13 Oktober 2026. Forum tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Grup Bank Dunia (World Bank Group).

Delegasi Indonesia dipimpin Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat, didampingi Wakil Ketua BKSAP Ravindra Airlangga serta anggota BKSAP Sigit Purnomo.

    Baca juga:
  • Legislator Nasdem Ingatkan Bahaya Redefinisi Tindak Pidana Korupsi

  • Komisi III Apresiasi Pembaruan Sistem Hukum Nasional Era Prabowo

  • Puan Dorong Santri Dilibatkan dalam Pembangunan Bangsa

Forum ini mempertemukan anggota parlemen dari berbagai negara dengan pimpinan dan pejabat senior IMF serta Bank Dunia untuk membahas tantangan ekonomi dan pembangunan global. Sejumlah isu utama yang menjadi perhatian meliputi penciptaan lapangan kerja, mobilisasi investasi swasta, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam pembahasan tersebut, Bank Dunia memperkirakan sekitar 1,2 miliar anak muda di negara berkembang akan memasuki usia kerja dalam 10–15 tahun mendatang. Namun, jumlah lapangan kerja yang diproyeksikan tersedia hanya sekitar 400 juta. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya kebijakan strategis untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kualitas pekerjaan.

Dalam sesi diskusi, delegasi Indonesia mengangkat tiga isu strategis. Pertama, keberlanjutan lapangan kerja di tengah perkembangan AI dan otomatisasi. Kedua, kebutuhan energi dan air beserta dampaknya terhadap lingkungan. Ketiga, pentingnya mengukur keberhasilan pembangunan berdasarkan kualitas dan produktivitas pekerjaan, bukan hanya pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

“Isu tersebut relevan bagi Indonesia, mengingat tantangan pemerataan infrastruktur energi sebagai negara kepulauan serta kebutuhan mempersiapkan tenaga kerja dalam menghadapi transformasi digital,” ujar Syahrul dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Senin (20/10/2026).

Politisi Fraksi PKS tersebut menegaskan bahwa pemanfaatan AI perlu diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru. Namun, penerapannya juga harus memperhatikan risiko tergantikannya pekerjaan akibat otomatisasi serta aspek keberlanjutan sumber daya.

Menanggapi hal tersebut, IMF menjelaskan bahwa kesiapan suatu negara dalam menghadapi perkembangan AI dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain infrastruktur, keterampilan tenaga kerja, akses terhadap pelatihan, dan kondisi pasar kerja.

Sementara itu, Bank Dunia menekankan bahwa AI berpotensi meningkatkan produktivitas di berbagai sektor, termasuk pertanian. Untuk mencapai manfaat optimal, penerapannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik perekonomian masing-masing negara.

Keikutsertaan delegasi Indonesia dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi parlemen sekaligus memperluas pertukaran perspektif mengenai agenda pembangunan global.

Pembahasan ini menegaskan pentingnya peran parlemen dalam mendorong kebijakan yang tepat, mengawal alokasi anggaran, serta memperkuat fungsi pengawasan pembangunan. Langkah tersebut diperlukan agar transformasi digital mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperluas kesempatan ekonomi, dan mendorong pertumbuhan yang inklusif serta berkelanjutan. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

BKSAPDPR RIGlobal Parlementery ForumIMFWorld BankBangkok
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    DPR RI Soroti Perundungan Anak Berujung Kematian

    Rabu, 21 Okt 2026 | 19:00 WIB
  • Politik

    Komisi VIII DPR Dorong BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

    Rabu, 21 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Politik

    DPR Dorong Peningkatan Investasi Jerman dan Kunjungan Wisatawan ke Indonesia

    Selasa, 20 Okt 2026 | 19:14 WIB
  • Politik

    Komisi III DPR RI Dukung Usulan Kapolri, MUI Diminta Kaji Fatwa Vape

    Selasa, 20 Okt 2026 | 17:05 WIB
  • Politik

    Ahmad Sahroni Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal

    Selasa, 20 Okt 2026 | 16:02 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #3

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #6

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #7

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #8

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Tanam, Polsek Payung Sekaki Kawal Jagung hingga Masa Panen

    Rabu, 07 Okt 2026 - 10:52 WIB

HUKRIM

  • Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu

    Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:35 WIB
  • Residivis Narkoba di Pekanbaru Ditangkap Polda Riau, Simpan 10 Paket Sabu di Korek Api

    Residivis Narkoba di Pekanbaru Ditangkap Polda Riau, Simpan 10 Paket Sabu di Korek Api

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:28 WIB
  • Jejak Pencuri Motor di Kampar Terbongkar, Polisi Buru Jaringan Penadah!

    Jejak Pencuri Motor di Kampar Terbongkar, Polisi Buru Jaringan Penadah!

    Kamis, 22 Okt 2026 | 17:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:00 WIB
  • Insentif Mobil Hybrid dan REEV Ditargetkan Berlaku Akhir 2026 atau Awal 2027

    Insentif Mobil Hybrid dan REEV Ditargetkan Berlaku Akhir 2026 atau Awal 2027

    Rabu, 21 Okt 2026 | 21:32 WIB
  • Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama WIFI, Shannedy Ong Dipercaya Jadi Dirut

    Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama WIFI, Shannedy Ong Dipercaya Jadi Dirut

    Rabu, 21 Okt 2026 | 21:00 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com