https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kepala BNPB Kristomei Sianturi Kerahkan Tambahan Helikopter dari Kalsel dan Pesawat OMC dari Kalbar •   BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung •   Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi •   India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat
Home › Nasional › BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung
Nasional

BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:26 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung

Keterangan Foto: Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran di kawasan TPA Jalan Sorong Makbon. Pusdalops BPBD Kota Sorong/TD-YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian kebakaran dalam laporan perkembangan situasi dan penanganan bencana periode Kamis (22/10/2026) hingga Jumat (23/10/2026) pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan laporan Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, kejadian bencana pada periode tersebut masih didominasi karhutla dan kebakaran tempat pemrosesan akhir (TPA).

    Baca juga:
  • Kepala BNPB Kristomei Sianturi Kerahkan Tambahan Helikopter dari Kalsel dan Pesawat OMC dari Kalbar

  • Kemenpar Promosikan Wisata Indonesia ke Pasar Internasional Lewat WITF 2026

  • Hari Santri 2026, Oman Fathurahman Ajak Santri Kawal Indonesia Emas

Di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, pada Kamis (22/10). Peristiwa tersebut mengakibatkan sekitar 12 hektare lahan terbakar. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan tidak ada korban jiwa.

BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang melakukan asesmen, dokumentasi, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan petugas pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut. Hingga Kamis, api dilaporkan telah padam.

Kebakaran lainnya terjadi di kawasan hutan lindung Dusun Barang I Bulurappa, Desa Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 4,7 hektare.

Pada Kamis sekitar pukul 12.30 WITA, api kembali muncul akibat tiupan angin kencang dan merambat ke kebun milik warga di Dusun Saharu seluas sekitar 3 hektare. Total lahan yang terbakar mencapai sekitar 7,7 hektare.

Petugas gabungan melakukan pemadaman dengan bantuan dua unit armada pemadam kebakaran tambahan. BPBD Kabupaten Sinjai juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Hingga Kamis, api telah berhasil dipadamkan seluruhnya.

Sementara itu, di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kebakaran menghanguskan sekitar 4 hektare lahan jati hutan rakyat di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, serta sekitar 2 hektare lahan bambu di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo.

BPBD Kabupaten Magetan bersama petugas gabungan melakukan pemadaman secara manual menggunakan metode gepyok, pembuatan ilaran, penyiraman, dan pembasahan dengan bantuan mobil pemadam. Api dilaporkan telah padam pada Kamis (22/10).

Di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Guraping, Kecamatan Oba Utara, pada Kamis sekitar pukul 10.00 WIT. Api yang berasal dari lahan milik warga dan sebagian lahan milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyebar dengan cepat akibat angin kencang.

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 5 hektare hutan dan lahan. Api bahkan sempat mendekati permukiman warga dan sekolah luar biasa (SLB).

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Provinsi Maluku Utara bersama petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan. Namun, upaya pemadaman terkendala angin kencang, kondisi lahan yang kering, serta lokasi kebakaran di kawasan perbukitan.

Api sempat mereda sekitar pukul 20.30 WIT, tetapi kembali muncul pada pukul 21.00 WIT ke arah bukit Desa Guraping. Hingga laporan disusun, masih terdapat sejumlah titik api yang sulit dijangkau petugas dan berada jauh dari permukiman warga.

Kebakaran lahan juga terjadi di Desa Timbukar, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Kamis (22/10) sekitar pukul 18.30 WITA. Sekitar 2,5 hektare lahan terbakar. Tim gabungan bersama BPBD, pemadam kebakaran, dan pemerintah setempat melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.

Di Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Dusun Sinar Baru, Desa Pedindang, Kecamatan Pangkalan Baru, pada Kamis sekitar pukul 14.49 WIB. Kebakaran yang diduga dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab itu menghanguskan sekitar 2 hektare lahan. Api berhasil dipadamkan pada pukul 16.00 WIB.

Kebakaran lahan milik warga juga terjadi di Jalan Lasaktia Radja, Kelurahan Tomarundung, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Kondisi lahan yang kering menyebabkan api merambat dengan cepat hingga membakar sekitar 1 hektare lahan. Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada Kamis pukul 12.47 WITA.

Sebelumnya, kebakaran pada Rabu (21/10) juga terjadi di kebun cokelat, cengkeh, dan kayu bitti milik warga di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, serta Kelurahan Larompong, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Total lahan yang terbakar mencapai sekitar 9 hektare, dengan rincian 7 hektare di Desa Ilan Batu dan 2 hektare di Kelurahan Larompong. Api cepat menyebar akibat kondisi lahan yang kering dan angin kencang. BPBD Kabupaten Luwu bersama pemadam kebakaran dan warga melakukan pemadaman serta pendinginan untuk mencegah api meluas.

Di Jawa Timur, kebakaran daun tebu terjadi di area persawahan Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, pada Rabu (21/10) sekitar pukul 18.45 WIB. Sekitar 3 hektare lahan terbakar. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan satu unit fire pumper truck dan satu unit fire supply truck untuk melakukan pemadaman dan pembasahan.

Pada hari yang sama, kebakaran lahan terjadi di Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.45 WIB tersebut mengakibatkan sekitar 1 hektare lahan dan enam rumpun bambu terbakar. Petugas gabungan melakukan asesmen dan pemadaman setelah warga meminta bantuan karena api semakin membesar.

Kebakaran juga melanda perkebunan kelapa masyarakat di Dusun IV, Desa Ogotion, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Rabu (21/10) sekitar pukul 20.00 WITA. Sekitar 1 hektare lahan terbakar. BPBD setempat bersama aparat kecamatan, pemerintah desa, dan unsur terkait melakukan pemadaman hingga pendinginan. Api dilaporkan telah padam pada Kamis.

Sementara itu, kebakaran hutan di Dusun Kawok, Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, terjadi pada Selasa (20/10) sekitar pukul 13.15 WIB. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 10,59 hektare. Penyebab kejadian masih dalam penyelidikan, sedangkan petugas gabungan telah melakukan pemadaman dan pendataan. Hingga Kamis, api dilaporkan telah berhasil dipadamkan.

Kebakaran TPA Sorong Masih Ditangani

Selain karhutla, kebakaran TPA di Jalan Sorong Makbon, Kelurahan Malasilen, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat Daya, masih membutuhkan penanganan.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat (2/10) sekitar pukul 05.30 WIT tersebut mengakibatkan sekitar 7 hektare area terdampak, terdiri atas 3 hektare kawasan TPA Makbon dan 4 hektare kawasan hutan di sekitarnya. Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan tidak ada korban jiwa.

BPBD Kota Sorong berkoordinasi dengan instansi terkait, pihak distrik, dan kelurahan untuk melakukan pendataan serta penanganan kebakaran.

Berdasarkan perkembangan hingga Kamis (22/10), sekitar 4,5 hektare lahan telah berhasil dipadamkan, sedangkan sekitar 3 hektare lainnya masih dalam penanganan. Petugas terus melakukan pendinginan di area TPA menggunakan pompa Alkon untuk menyedot air dari sumber terdekat.

BNPB Imbau Masyarakat Waspada

BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama saat cuaca kering dan angin kencang.

Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan api sisa memasak maupun pembakaran sampah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

Warga juga diharapkan menyiapkan alat pemadam sederhana di lingkungan masing-masing, memantau informasi cuaca dan kebencanaan dari BMKG maupun BPBD setempat, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Jika terjadi asap pekat, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker. Warga yang mengalami gangguan pernapasan diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang yang memiliki penyakit pernapasan.

Laporan perkembangan situasi dan penanganan bencana tersebut disampaikan oleh Berton SP Panjaitan, Ph.D., selaku Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

BNPBkarhutlakebakaran hutankebakaran lahankebakaran TPA Sorong
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    KPK Telusuri Keterlibatan Prajurit TNI dalam Dugaan Korupsi Dana BNPB

    Rabu, 21 Okt 2026 | 18:37 WIB
  • Nasional

    Prabowo Sebut Pembakar Hutan Teroris Lingkungan, Izin Perusahaan Terancam

    Rabu, 21 Okt 2026 | 18:19 WIB
  • Politik

    Komisi VIII DPR Dorong BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

    Rabu, 21 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Politik

    Ketua Komisi II DPR Dorong Pencabutan HGU Perusahaan Pelaku Karhutla di Kalsel

    Selasa, 20 Okt 2026 | 13:58 WIB
  • Peristiwa

    Dana Bencana Dikorupsi, Peluang Hukuman Mati bagi Pelaku Masih Terbuka?

    Selasa, 20 Okt 2026 | 22:20 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #3

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #6

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #7

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #8

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #9

    Pilrek Unri Digelar 13 Oktober, Tiga Kandidat Bersaing Rebut Kursi Rektor

    Senin, 12 Okt 2026 - 20:18 WIB

HUKRIM

  • Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:25 WIB
  • Dapat Narkoba dari Pekanbaru, Pengedar Sabu di Tambang Diringkus Polsek Tambang

    Dapat Narkoba dari Pekanbaru, Pengedar Sabu di Tambang Diringkus Polsek Tambang

    Jumat, 23 Okt 2026 | 13:48 WIB
  • Laporan Warga Manjur! Polres Kampar Cokok Mafia Solar Subsidi  ?

    Laporan Warga Manjur! Polres Kampar Cokok Mafia Solar Subsidi ?

    Jumat, 23 Okt 2026 | 08:08 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:18 WIB
  • Wantimpres Minta Penjelasan Menkeu soal Kondisi Fiskal dan Postur APBN 2027

    Wantimpres Minta Penjelasan Menkeu soal Kondisi Fiskal dan Postur APBN 2027

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:09 WIB
  • Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:00 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com