Home › Daerah › 1.460 Peserta Ikuti Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026
1.460 Peserta Ikuti Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026
Keterangan Foto: Kegiatan akbar resmi dibuka oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal. TD/YS
Siak, Tabloid Diksi – Kemah Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 resmi dibuka di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Kelurahan Sungai Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Jumat (23/10/2026).
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemasangan tanda peserta oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Siak, Fuadi Ahmad, serta Sekretaris Daerah Siak, Mahadar.
- Baca juga:
Sebanyak 1.460 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Jumlah itu terdiri atas 1.230 siswa madrasah dan 230 peserta dari kalangan tokoh agama serta penggerak kerukunan.
Peserta dari madrasah berasal dari 26 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 34 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 22 Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Siak. Sementara itu, peserta lainnya meliputi unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi keagamaan, kepala madrasah, penyuluh agama, penghulu, guru, dan perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA).
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan parade defile yang menampilkan barisan peserta secara tertib dan kompak. Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengapresiasi penampilan tersebut dan menekankan pentingnya disiplin, kekompakan, kepemimpinan, serta tanggung jawab.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
“Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita. Sebaliknya, jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun daerah dan bangsa,” pesannya.
Mengusung tema “Merawat Kerukunan, Menjaga Alam, Menguatkan Generasi untuk Indonesia yang Harmonis dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menggabungkan penguatan kerukunan antarumat beragama dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui gerakan Ekoteologi Siak Hijau.
Salah satu bentuk penerapannya adalah penanaman pohon sebagai upaya menumbuhkan kesadaran peserta terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
Pemerintah Kabupaten Siak berharap semangat toleransi dan kepedulian lingkungan yang dibangun melalui kegiatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di madrasah, rumah ibadah, pesantren, dan lingkungan masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga membentuk generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan daerah.






Komentar Via Facebook :