https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Jangkauan Konten Turun, Ismail Ingatkan Pengguna Tak Asal Percaya Chatbot •   Laus Rumayom: Tanah Papua Jadi Simpul Strategis Geopolitik Maritim Indonesia •   Pria Ditemukan Meninggal di Belakang Warung di Inhu, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan •   PKB Pekanbaru Targetkan 7 Kursi DPRD, Kasir ST Ajak Kader Solid
Home › Politik › Laus Rumayom: Tanah Papua Jadi Simpul Strategis Geopolitik Maritim Indonesia
Politik
Pulau Jawa & Madura

Laus Rumayom: Tanah Papua Jadi Simpul Strategis Geopolitik Maritim Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:04 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Laus Rumayom: Tanah Papua Jadi Simpul Strategis Geopolitik Maritim Indonesia

Keterangan Foto: Pendiri sekaligus Ketua Umum Analisis Papua Strategis (APS), Laus D.C. Rumayom, hadir dalam One Ocean Week Seattle Summit yang berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 di Amerika Serikat. Dok : InfoPublik. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Pendiri sekaligus Ketua Umum Analisis Papua Strategis (APS), Laus D.C. Rumayom, menegaskan bahwa Tanah Papua memiliki posisi strategis dalam geopolitik maritim Indonesia. Wilayah ini dinilai berpotensi menjadi simpul konektivitas perdagangan global, gerbang penghubung menuju kawasan Pasifik Selatan, sekaligus titik temu kepentingan kekuatan besar di kawasan Indo-Pasifik.

Pandangan tersebut disampaikan Laus melalui keterangan resmi dalam rangkaian kegiatan internasional One Ocean Week Seattle Summit yang berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 di Bell Harbor International Conference Center, Washington, Amerika Serikat.

    Baca juga:
  • Fraksi PKS Dorong Percepatan Pembahasan Ranperda LGBT di DPRD Riau

  • Jangkauan Konten Turun, Ismail Ingatkan Pengguna Tak Asal Percaya Chatbot

  • Komisi I DPR Dorong Percepatan Revisi UU Peradilan Militer

Akademisi Hubungan Internasional Universitas Cenderawasih itu menguraikan empat aspek utama yang memperkuat posisi strategis Tanah Papua dalam lanskap maritim Pasifik.

Pertama, kota-kota seperti Sorong, Jayapura, dan Merauke berpotensi dikembangkan sebagai pusat logistik, energi, dan perdagangan internasional. Penguatan peran kota-kota tersebut dinilai dapat meningkatkan konektivitas Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik.

Kedua, kawasan sekitar Papua berada dalam lanskap persaingan strategis kekuatan global, termasuk Amerika Serikat dan Tiongkok, serta dinamika kerja sama keamanan regional seperti AUKUS. Kondisi ini menjadikan wilayah timur Indonesia penting dalam perhitungan geopolitik Indo-Pasifik.

Ketiga, perairan timur Indonesia membutuhkan penguatan pengawasan dan keamanan maritim untuk menghadapi ancaman penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) serta berbagai bentuk pelanggaran kedaulatan.

Keempat, pembangunan dan modernisasi infrastruktur konektivitas antarpelabuhan perlu diperkuat agar mampu mendukung kelancaran arus logistik, meningkatkan daya saing perdagangan, dan memperkokoh kedaulatan ekonomi nasional.

“Geopolitik maritim Indonesia menempatkan wilayah timur Indonesia, secara khusus Tanah Papua, sebagai simpul strategis konektivitas perdagangan global, gerbang penghubung dengan kawasan Pasifik Selatan, serta titik temu kepentingan kekuatan besar di Indo-Pasifik,” ujar Laus.

Untuk menjawab tantangan keamanan dan ekonomi di kawasan perairan timur, pemerintah Indonesia terus mendorong pembangunan infrastruktur pendukung dan penguatan konektivitas antarpelabuhan.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, meningkatkan efektivitas distribusi logistik, serta mengoptimalkan integrasi maritim Indonesia dengan pasar global.

One Ocean Week Seattle Summit merupakan forum internasional yang diselenggarakan oleh Maritime Blue setiap Oktober. Forum ini mempertemukan para pemimpin global, pembuat kebijakan, investor, dan inovator dari berbagai negara untuk mendorong kolaborasi, inovasi teknologi, serta langkah konkret dalam mengembangkan ekonomi biru (blue economy) yang berkelanjutan dan inklusif.

Dalam konteks tersebut, penguatan posisi maritim Tanah Papua menjadi salah satu aspek penting dalam upaya Indonesia mengoptimalkan potensi wilayah timur sekaligus memperkuat perannya dalam dinamika geopolitik dan perdagangan kawasan Indo-Pasifik. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Analisis Papua StrategisAPSGeopolitik Maritim
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    DPR Apresiasi Polisi Tapsel Ungkap Kasus Pembunuhan Anak dalam Dua Hari

    Sabtu, 08 Agu 2026 | 22:37 WIB
  • Peristiwa

    Kolaborasi Instansi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan Karhutla di Kabupaten Rohul

    Jumat, 12 Mei 2023 | 22:10 WIB
  • Daerah

    Pj Bupati Kampar Bersama Pengurus AKAPSI RI Diterima Langsung Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan

    Rabu, 15 Jun 2022 | 18:31 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #7

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #8

    Pilrek Unri Digelar 13 Oktober, Tiga Kandidat Bersaing Rebut Kursi Rektor

    Senin, 12 Okt 2026 - 20:18 WIB
  • #9

    BAM DPR Soroti Dugaan Keterlibatan Tiga Pegawai BNI dalam Transaksi Belasan Miliar

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:44 WIB

HUKRIM

  • 18 Paket Sabu Disita saat Polisi Sisir Gang Sempit Pangeran Hidayat Pekanbaru, 4 Pria Dites Positif!

    18 Paket Sabu Disita saat Polisi Sisir Gang Sempit Pangeran Hidayat Pekanbaru, 4 Pria Dites Positif!

    Sabtu, 24 Okt 2026 | 18:34 WIB
  • Sempat Ditindak, Tambang Emas Ilegal di Kampar Kiri Beroperasi Lagi Lalu Dibakar Polsek Kampar Kiri

    Sempat Ditindak, Tambang Emas Ilegal di Kampar Kiri Beroperasi Lagi Lalu Dibakar Polsek Kampar Kiri

    Sabtu, 24 Okt 2026 | 16:49 WIB
  • Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:25 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Truk Tambang Hybrid 100 Ton Diuji di Indonesia, Efisiensi BBM Jadi Fokus

    Truk Tambang Hybrid 100 Ton Diuji di Indonesia, Efisiensi BBM Jadi Fokus

    Sabtu, 24 Okt 2026 | 14:35 WIB
  • Menkes Siapkan Skema Self Declare untuk Label Nutri-Level PKL

    Menkes Siapkan Skema Self Declare untuk Label Nutri-Level PKL

    Jumat, 23 Okt 2026 | 19:01 WIB
  • India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com