https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Perkuat Toleransi dan Kedekatan dengan Warga, Brimob Riau Gelar Bakti Sosial •   Menkeu Suahasil Dorong Kolaborasi APBN dan Danantara untuk Perkuat Pembangunan Nasional •   Perangi Narkoba hingga Cegah Konflik, Kapolda Riau Minta Dukungan Wartawan •   Wapres Gibran Tinjau Produksi SAF di Cilacap, Minyak Jelantah Didorong Jadi Sumber Ekonomi
Home › Nasional › Dengar Keluhan Nelayan Cilacap, Wapres Gibran Tinjau Pendangkalan Sungai Kaliyasa
Nasional

Dengar Keluhan Nelayan Cilacap, Wapres Gibran Tinjau Pendangkalan Sungai Kaliyasa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:11 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Dengar Keluhan Nelayan Cilacap, Wapres Gibran Tinjau Pendangkalan Sungai Kaliyasa

Keterangan Foto: Wakil Presiden Gibran Rakabuming di kawasan dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap, Senin (26/10/2026). MC Wapres/TD-YS

CILACAP, Tabloid Diksi – Pendangkalan Sungai Kaliyasa yang menghambat aktivitas nelayan di Cilacap, Jawa Tengah, mendapat perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Wapres turun langsung meninjau alur sungai dan kawasan dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap, Senin (26/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan setelah Gibran menerima keluhan para nelayan saat berdialog di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu. Mereka berharap pemerintah segera melakukan pengerukan karena sedimentasi membuat akses menuju laut semakin sulit.

    Baca juga:
  • Menkeu Suahasil Dorong Kolaborasi APBN dan Danantara untuk Perkuat Pembangunan Nasional

  • Wapres Gibran Tinjau Produksi SAF di Cilacap, Minyak Jelantah Didorong Jadi Sumber Ekonomi

  • Hampir 500 Ribu Siswa MA Ikuti AN dan TKA Mulai 26 Oktober 2026

Salah seorang nelayan, Temu, mengungkapkan bahwa pendangkalan Sungai Kaliyasa telah berlangsung lama dan membutuhkan penanganan serius. Ia menyebut pengerukan terakhir yang diketahuinya sudah lama tidak dilakukan.

“Saya ingin menyampaikan terkait dengan pendangkalan Sungai Kaliyasa. Pendangkalan. Minta dikeruk, minta dikeruk. Karena dari tahun ’95 itu, enggak pernah ada pengerukan,” kata Temu.

Menurutnya, kondisi sungai yang semakin dangkal menyulitkan nelayan ketika hendak berangkat melaut. Ia juga meminta pemerintah mempertimbangkan pembangunan tanggul atau penguatan tebing sungai untuk mencegah longsor yang berpotensi merusak lahan warga di sekitarnya.

Temu berharap penanganan tidak hanya berfokus pada pengerukan, tetapi juga mencakup upaya menjaga kestabilan tebing sungai agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Wapres Siapkan Koordinasi dengan Kementerian

Menanggapi keluhan tersebut, Gibran menyampaikan bahwa persoalan pendangkalan juga ditemukan di sejumlah wilayah lain yang dikunjunginya, termasuk Lampung dan Cirebon.

Menurutnya, pengerukan perlu disertai langkah penanganan lanjutan untuk mengurangi risiko sedimentasi kembali. Salah satu opsi yang disebutkannya adalah pembangunan struktur pemecah gelombang, yang perlu dikaji sesuai kondisi lokasi.

“Jadi nanti mungkin perlu dilakukan pengerukan. Setelah pengerukan biar tidak terjadi datangnya sedimentasi lagi. Mungkin nanti perlu semacam pemecah ombak, ya, Pak, ya, di sungainya,” ujar Gibran.

Untuk melihat secara langsung kondisi yang dikeluhkan nelayan, Wapres kemudian meninjau lokasi pendangkalan di Sungai Kaliyasa.

Ia juga memastikan persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait agar dapat ditindaklanjuti melalui langkah penanganan yang sesuai.

“Nanti kita akan koordinasi dengan kementerian terkait juga biar permasalahannya tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menindaklanjuti aspirasi masyarakat pesisir, khususnya persoalan infrastruktur yang memengaruhi kelancaran aktivitas perikanan.

Selain penanganan pendangkalan sungai, perhatian juga diarahkan pada kebutuhan nelayan lainnya, termasuk ketersediaan bahan bakar, pendampingan usaha, dan perluasan akses pasar.

Diharapkan, penanganan yang tepat dapat memperlancar aktivitas nelayan saat melaut, menjaga keselamatan di sekitar alur sungai, serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir Cilacap.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Gibran Rakabuming Wakil Presiden Nelayan Cilacap Sungai Kaliyasa Pendangkalan Sungai PPS Cilacap
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Wapres Gibran Tinjau Produksi SAF di Cilacap, Minyak Jelantah Didorong Jadi Sumber Ekonomi

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:27 WIB
  • Ekonomi

    Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:03 WIB
  • Politik

    Azis Subekti: Pertarungan Politik Harus Ada Ujungnya, Putusan MK Perlu Dihormati

    Jumat, 23 Okt 2026 | 23:49 WIB
  • Nasional

    Wapres Gibran Dukung WALUBI Perluas Aksi Kemanusiaan dan Jaga Persatuan

    Selasa, 20 Okt 2026 | 21:13 WIB
  • Nasional

    Wapres Gibran Minta Doa Kiai untuk Presiden Prabowo, Tinjau Pelatihan AI di Ponpes Dalwa

    Jumat, 16 Okt 2026 | 22:20 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #9

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB

HUKRIM

  • Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:20 WIB
  • Masyarakat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Bentrokan Maut di Rohul, AS Diminta Segera Ditangkap

    Masyarakat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Bentrokan Maut di Rohul, AS Diminta Segera Ditangkap

    Selasa, 27 Okt 2026 | 06:40 WIB
  • POLIDIK Digelar Serentak di Bengkalis, Kapolres Tekankan Pelajar Jangan Terjerumus Judol dan Narkoba

    POLIDIK Digelar Serentak di Bengkalis, Kapolres Tekankan Pelajar Jangan Terjerumus Judol dan Narkoba

    Senin, 26 Okt 2026 | 13:35 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:03 WIB
  • Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Selasa, 27 Okt 2026 | 09:58 WIB
  • Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Senin, 26 Okt 2026 | 17:38 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com