Home › Ekonomi › Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip
Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip
Keterangan Foto: Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini. Dok. Kemenpar/TD-YS
JAKARTA, Tabloid Diksi – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi destinasi unggulan Indonesia di pasar Tiongkok dengan mengajak tujuh agen perjalanan dan operator tur terkemuka dari negara tersebut menjelajahi Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, dan Bali.
Promosi melalui kegiatan familiarization trip (famtrip) yang berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 itu bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada pelaku industri perjalanan Tiongkok agar dapat mengembangkan paket wisata Indonesia yang sesuai dengan minat wisatawan dari negara tersebut.
- Baca juga:
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026), mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing destinasi Indonesia di pasar internasional.
"Famtrip ini dirancang untuk menunjukkan secara langsung bahwa destinasi unggulan Indonesia siap bersaing di pasar internasional dengan pengalaman kelas dunia. Kami berharap para peserta dapat merancang dan memasarkan paket wisata Indonesia yang semakin kompetitif dan sesuai dengan preferensi wisatawan Tiongkok,” ujar Made.
Selama berada di Labuan Bajo, peserta menikmati berbagai pengalaman wisata, mulai dari pelayaran menikmati matahari terbenam menggunakan kapal AYANA Lako Sae, perjalanan dengan kapal pinisi, hingga aktivitas snorkeling di Pulau Kelor, Pulau Padar, Pink Beach, dan Pulau Komodo.
Peserta juga mengikuti pertemuan bisnis (business matching) dengan 14 pelaku industri pariwisata Indonesia. Kegiatan ini membuka peluang kerja sama antara pelaku perjalanan Tiongkok dengan maskapai, penyedia akomodasi, dan agen perjalanan dalam negeri.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Bali. Di Pulau Dewata, peserta menginap di The Westin Resort & Spa Ubud, menikmati layanan spa, serta mengeksplorasi kekayaan kuliner dan kopi khas Bali.
Kegiatan tersebut menggandeng China Southern Airlines sebagai mitra maskapai resmi, serta AYANA Komodo Waecicu Beach dan The Westin Resort & Spa Ubud sebagai mitra akomodasi. Sejumlah pelaku industri pariwisata lainnya turut memberikan dukungan.
Kunjungan Wisatawan Tiongkok Meningkat
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar, Yulia, mengatakan famtrip tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Tiongkok.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan asal Tiongkok sepanjang 2025 mencapai 1,34 juta kunjungan. Angka tersebut menempatkan Tiongkok sebagai negara asal wisatawan mancanegara terbesar keempat setelah Malaysia, Australia, dan Singapura.
Tren positif berlanjut pada Januari–Agustus 2026. Kunjungan wisatawan Tiongkok tercatat mencapai 1,054 juta, meningkat 16,46 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebanyak 905.002 kunjungan.
Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan kenaikan total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang tercatat sebesar 5,38 persen.
“Melihat kualitas destinasi, fasilitas, dan infrastruktur di Labuan Bajo maupun Bali, kami sangat optimistis kegiatan ini dapat makin meningkatkan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia,” kata Yulia.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenpar berharap semakin banyak pelaku industri perjalanan Tiongkok memasukkan Labuan Bajo dan Bali ke dalam paket wisata yang mereka tawarkan. Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperluas persebaran kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi prioritas Indonesia, tidak hanya terpusat di Bali.






Komentar Via Facebook :