Home › Daerah › SF Hariyanto Perkuat RSUD Arifin Achmad, Stroke Center Diresmikan dan 92 Pegawai BLUD Diangkat
SF Hariyanto Perkuat RSUD Arifin Achmad, Stroke Center Diresmikan dan 92 Pegawai BLUD Diangkat
Keterangan Foto: Plt Gubernur Riau SF Hariyanto meninjau fasilitas dan peralatan medis Stroke Center RSUD Arifin Achmad, Jumat (30/10/2026). TD-YS
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Arifin Achmad. Upaya tersebut ditandai dengan peresmian pelayanan Stroke Center sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Jumat (30/10/2026).
Kedua agenda tersebut menjadi bagian dari langkah penguatan rumah sakit rujukan utama di Provinsi Riau, baik dari sisi fasilitas dan pengembangan layanan medis maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
- Baca juga:
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang meresmikan Stroke Center, mengatakan pengembangan layanan khusus tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan RSUD Arifin Achmad dalam menangani pasien stroke secara cepat dan terintegrasi.
Menurutnya, stroke merupakan penyakit serius yang membutuhkan penanganan medis secara tepat dan tidak boleh terlambat. Karena itu, keberadaan fasilitas khusus ini diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat Riau untuk mendapatkan pelayanan tanpa harus dirujuk ke luar daerah, bahkan ke luar negeri.
“Melalui Stroke Center ini, tentunya kita berharap masyarakat dapat langsung berobat ke sini tanpa harus berobat keluar daerah bahkan keluar negeri. Kami Pemprov Riau siap untuk memberikan support dan dukungan terbaik agar masyarakat kita dapat menikmati pelayanan kesehatan yang mumpuni,” kata SF Hariyanto.

Ia juga mengapresiasi pembenahan yang terus dilakukan manajemen RSUD Arifin Achmad, termasuk peningkatan fasilitas gedung dan sarana pendukung pelayanan.
SF Hariyanto menegaskan, pembangunan dan renovasi rumah sakit harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tidak sekadar mempercantik bangunan, tetapi juga menciptakan kenyamanan pasien serta meningkatkan mutu pelayanan medis.
“Rumah sakit rujukan milik pemerintah daerah harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan sumber daya manusia, serta pelayanan yang semakin profesional,” ungkapnya.
Selain peningkatan fasilitas, ia mengingatkan bahwa kualitas pelayanan rumah sakit sangat ditentukan oleh sikap dan kepedulian tenaga kesehatan terhadap pasien.
Pesan tersebut disampaikannya saat menyerahkan SK pengangkatan kepada 92 pegawai BLUD RSUD Arifin Achmad di Ruang Serbaguna rumah sakit tersebut.
SF Hariyanto meminta seluruh pegawai yang menerima SK maupun tenaga kesehatan lainnya menjadikan keramahan, ketulusan, dan empati sebagai bagian dari tanggung jawab dalam bekerja.
Menurutnya, pasien tidak hanya membutuhkan obat dan tindakan medis, tetapi juga perhatian serta dukungan moral selama menjalani proses pengobatan.
“Perawat itu juga menjadi obat bagi pasien. Ketika pasien sedang sakit, mereka membutuhkan pelayanan yang baik, sikap ramah, dan senyuman dari tenaga kesehatan. Karena itu, saya berpesan agar seluruh pegawai bekerja dengan ikhlas, ramah, dan murah senyum,” pesannya.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan gedung megah dan peralatan medis modern. Ketersediaan obat, kepastian antrean, komunikasi petugas, hingga jaminan keselamatan pasien juga harus menjadi perhatian.
Karena itu, seluruh pegawai diminta menjaga profesionalisme, integritas, serta kekompakan dalam menjalankan tugas. Mereka juga diingatkan agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kemampuan sesuai bidang pekerjaan masing-masing.
“Jaga kekompakan dan jangan pernah merasa diri kita paling pintar atau paling hebat. Bagaimanapun, kita harus terus belajar agar semakin mumpuni di bidang masing-masing,” ujarnya.
SF Hariyanto berharap penambahan tenaga melalui pengangkatan 92 pegawai BLUD dapat semakin memperkuat pelayanan rumah sakit, seiring dengan pengembangan fasilitas dan layanan kesehatan khusus.
Ia menekankan bahwa seluruh upaya pembenahan harus bermuara pada peningkatan kepuasan dan keselamatan pasien. Dengan demikian, masyarakat Riau dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas di daerah sendiri.
Sebagai rumah sakit rujukan utama milik Pemprov Riau, RSUD Arifin Achmad diharapkan terus meningkatkan kapasitas pelayanan, baik melalui pengembangan fasilitas medis, penambahan tenaga profesional maupun pembenahan sistem pelayanan.
“Fasilitas harus ditingkatkan, pelayanannya juga harus semakin baik. Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal tanpa harus mencari pengobatan ke luar daerah,” tegas SF Hariyanto.
Melalui peresmian Stroke Center dan penguatan sumber daya manusia tersebut, Pemprov Riau berharap RSUD Arifin Achmad semakin siap menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, kepedulian, dan keselamatan pasien.






Komentar Via Facebook :