https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global •   Suahasil Nazara Dorong Perpustakaan Kemenkeu Jadi Pusat Pengetahuan Modern •   Bawa Pesan Strategis ke G20, Menlu RI Soroti Pangan, Energi dan Rantai Pasok •   M. Kholid Desak Keuntungan 20 Korporasi Tersangka Karhutla Dirampas
Home › Nasional › Diplomasi Keagamaan Jadi Strategi Indonesia-Maroko Redakan Ketegangan Global
Nasional

Diplomasi Keagamaan Jadi Strategi Indonesia-Maroko Redakan Ketegangan Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:28 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Diplomasi Keagamaan Jadi Strategi Indonesia-Maroko Redakan Ketegangan Global

Keterangan Foto: Menteri Agama saat doorstop usai pembukaan Moroccan Week di Jakarta, Sabtu (31/10/2026. MC Kemenag/TD-YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mendorong penguatan diplomasi keagamaan sebagai salah satu langkah strategis untuk merespons persoalan kemanusiaan dan meredakan ketegangan geopolitik di tingkat global.

Hal itu disampaikan Nasaruddin Umar saat menghadiri pembukaan Moroccan Week di Jakarta, Sabtu (31/10/2026). Menurutnya, pendekatan keagamaan dan nilai-nilai spiritual dapat menjadi jembatan dalam membangun komunikasi serta menyelesaikan perbedaan antarbangsa.

    Baca juga:
  • Menteri Ara Tinjau Kampung Boncos, Jakarta Dapat Alokasi 10.300 Bedah Rumah

  • Menteri PKP Pastikan Bedah Rumah Gratis, Pengadaan Bahan Bangunan Hemat Rp45,8 Juta

  • Bawa Pesan Strategis ke G20, Menlu RI Soroti Pangan, Energi dan Rantai Pasok

"Pendekatan diplomasi keagamaan dan nilai spiritualitas memiliki kekuatan mediasi yang esensial untuk menjembatani perbedaan, mengatasi kebuntuan dialog formal, serta membangun pemahaman bersama," tegasnya.

Menag mengatakan, gagasan mengenai diplomasi spiritual tersebut sebelumnya juga telah disampaikan dalam konferensi internasional di Vatikan yang mempertemukan tokoh lintas agama serta perwakilan negara-negara Muslim dan Kristen.

Ia menilai Indonesia dan Maroko memiliki modal penting untuk berkontribusi dalam diplomasi perdamaian dunia. Kedua negara dinilai mempunyai pengalaman dalam menjaga kerukunan serta membangun keterbukaan komunikasi antarumat beragama.

"Hubungan positif seperti inilah yang kita butuhkan untuk membangun harmoni yang lebih damai berdasarkan saling percaya dan komunikasi yang terbuka," ujarnya.

Nasaruddin juga menekankan pentingnya mengembangkan fungsi rumah ibadah agar tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi turut berperan sebagai pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Ia mencontohkan pengelolaan Masjid Istiqlal di Jakarta sebagai gambaran bagaimana rumah ibadah dapat membuka ruang interaksi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

"Rumah ibadah, baik masjid, gereja, maupun tempat ibadah lainnya, tidak boleh hanya dimaknai sebatas tempat peribadatan ritual, tetapi harus mampu menjadi ruang perjumpaan kemanusiaan yang terbuka dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat," jelasnya.

Menurut Menag, berbagai persoalan sosial seharusnya dapat memperoleh perhatian dan solusi melalui peran rumah ibadah. Sebab, pengabdian kepada Tuhan juga harus diwujudkan melalui kepedulian dan pelayanan terhadap sesama manusia.

Lebih lanjut, ia menyebut keterbukaan, kasih sayang, dan spiritualitas kemanusiaan menjadi nilai yang mempererat hubungan Indonesia dengan Maroko, khususnya dalam tradisi keislaman.

Bahkan, Nasaruddin menggambarkan kedua negara seperti negara kembar meskipun terpisah jarak geografis yang cukup jauh.

"Walaupun jaraknya jauh, Indonesia dan Maroko ini seperti negara kembar karena disatukan oleh kedekatan spiritual, tradisi Islam sufistik, tarekat, dan kesenian yang sangat mirip," ungkapnya, seraya mengutip pandangan antropolog Clifford Geertz.

Kesamaan tradisi Islam yang moderat dan toleran tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu kekuatan bagi Indonesia dan Maroko untuk mengambil peran lebih besar dalam perkembangan dunia Islam.

Kedua negara yang berada di kawasan timur dan barat peradaban Islam itu dinilai memiliki peluang untuk menunjukkan wajah Islam modern yang damai, terbuka, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Masa depan dunia Islam yang modern dan damai ada di Indonesia dan Maroko. Keduanya memiliki posisi strategis untuk tampil sebagai rising stars di kancah global," katanya.

Dalam kesempatan itu, Menag juga mengungkapkan rencana memperluas kerja sama pendidikan dan keilmuan antara Indonesia dan Maroko.

Kementerian Agama berencana menggelar konferensi internasional pada 2027 dengan menghadirkan ulama serta akademisi terkemuka dari Maroko. Agenda tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat hubungan akademik dengan 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

"Tahun depan kami akan menggelar konferensi internasional dengan mengundang para ulama dan akademisi Maroko, sekaligus memperluas kolaborasi akademik dengan 58 PTKIN di Indonesia," tuturnya.

Menag berharap, kerja sama kedua negara tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga memperkuat kontribusi Indonesia dan Maroko dalam menyuarakan perdamaian serta membangun peradaban Islam yang inklusif di tingkat internasional.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Menteri Agama Nasaruddin Umar Moroccan Week Indonesia-Maroko Diplomasi Keagamaan Kementerian Agama
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    SF Hariyanto Perkuat RSUD Arifin Achmad, Stroke Center Diresmikan dan 92 Pegawai BLUD Diangkat

    Jumat, 30 Okt 2026 | 15:14 WIB
  • Nasional

    Menko PMK Ungkap Instruksi Prabowo, Patroli Karhutla di Wilayah Rawan Diminta Diperkuat

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 16:06 WIB
  • Nasional

    BGN Hentikan Insentif 6.097 Dapur MBG yang Tak Tertib Lapor Dana

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 15:56 WIB
  • Ekonomi

    PLN Gandeng Kemendes, Limbah Pertanian Desa Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 15:48 WIB
  • Nasional

    PT PAL Bidik Investasi Strategis untuk Dongkrak Industri Kapal Nasional

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 15:43 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #4

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #5

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #6

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #7

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #8

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #9

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB

HUKRIM

  • Tabrakan Beruntun Maut di Perawang: Sopir Land Cruiser Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan

    Tabrakan Beruntun Maut di Perawang: Sopir Land Cruiser Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan

    Minggu, 01 Nov 2026 | 18:04 WIB
  • Bawa Sabu 103 Gram dalam Kotak Teh Celup, Pria Asal Kuok Diciduk Polisi

    Bawa Sabu 103 Gram dalam Kotak Teh Celup, Pria Asal Kuok Diciduk Polisi

    Minggu, 01 Nov 2026 | 09:26 WIB
  • Resahkan Warga Kampar! Ajang Balap Liar Digerebek Polisi, Pelanggar Mabuk Ikut Diciduk  ?

    Resahkan Warga Kampar! Ajang Balap Liar Digerebek Polisi, Pelanggar Mabuk Ikut Diciduk ?

    Minggu, 01 Nov 2026 | 08:22 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

    Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

    Minggu, 01 Nov 2026 | 19:55 WIB
  • Suahasil Nazara Dorong Perpustakaan Kemenkeu Jadi Pusat Pengetahuan Modern

    Suahasil Nazara Dorong Perpustakaan Kemenkeu Jadi Pusat Pengetahuan Modern

    Minggu, 01 Nov 2026 | 19:45 WIB
  • BEI Luncurkan Indeks IDX Commodity 20, Pantau Kinerja 20 Saham Berbasis Komoditas

    BEI Luncurkan Indeks IDX Commodity 20, Pantau Kinerja 20 Saham Berbasis Komoditas

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 18:09 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com