Home › Daerah › Harga Cabai di Pekanbaru Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh
Harga Cabai di Pekanbaru Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh
Keterangan Foto: Harga cabai di Pekanbaru masih tinggi, dengan cabai asal Bukittinggi mencapai Rp100 ribu per kilogram pada Minggu (1/11/2026). TD/YS
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Pekanbaru masih tinggi dan belum menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir. Cabai asal Bukittinggi dijual hingga Rp100 ribu per kilogram, sedangkan cabai dari Pulau Jawa mencapai Rp90 ribu per kilogram.
Berdasarkan pantauan di pasar tradisional, tingginya harga cabai turut dipengaruhi terbatasnya pasokan dari daerah penghasil. Kondisi ini membuat pedagang kesulitan memperoleh stok untuk memenuhi kebutuhan pembeli.
- Baca juga:
S Tarigan, pedagang cabai di Pasar Tradisional Tangor Pekanbaru, mengatakan pasokan dari Aceh terhenti, sementara kiriman dari Jawa juga berkurang akibat gagal panen di sejumlah daerah.
"Cabai dari Aceh nggak ada masuk lagi, cabai dari Jawa juga nggak banyak. Ini disebabkan banyak yang gagal panen di daerah asalnya," ujar Tarigan, Minggu (1/11/2026).
Ia menjelaskan, terbatasnya pasokan membuat harga modal pembelian cabai ikut meningkat sehingga pedagang harus menjual dengan harga lebih tinggi.
"Modal kami malah, makanya kami jual mahal juga," ujarnya.
Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang membutuhkan cabai sebagai bumbu masakan sehari-hari.
Sintia, warga Kecamatan Tenayan Raya, mengaku kesulitan menghadapi harga cabai yang tidak kunjung turun. Ia memperkirakan harga masih berpotensi tinggi hingga akhir tahun, terlebih saat cuaca tidak menentu dan menjelang perayaan Natal serta Tahun Baru.
"Pusing lihat harganya nggak turun -turun, sudah lama ini harganya tetap mahal, sampai kapan ya," ujarnya kesal.
Keluhan serupa disampaikan Mardasita. Menurutnya, mahalnya cabai membuat pengeluaran rumah tangga bertambah karena bahan tersebut tetap dibutuhkan untuk memasak.
"Kami wajib cabai dan semahal apa pun harus dibeli, sudah menjadi kebutuhan di dapur," ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah mengambil langkah untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan harga cabai di pasaran. Dengan demikian, kenaikan harga tidak semakin membebani pengeluaran rumah tangga.

Komentar Via Facebook :