Home › Daerah › Harga Cabai dan Ayam Ras di Meranti Turun pada Akhir Oktober 2026
Harga Cabai dan Ayam Ras di Meranti Turun pada Akhir Oktober 2026
Keterangan Foto: Harga cabai dan daging ayam ras mengalami penurunan. TD/YS
MERANTI, Tabloid Diksi – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Kepulauan Meranti mengalami perubahan sepanjang Oktober 2026. Berdasarkan pemantauan di Pasar Percontohan Selatpanjang, penurunan terlihat pada cabai merah keriting dan daging ayam ras.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Meranti, Marwan, mengatakan harga sejumlah komoditas mengalami fluktuasi, tetapi sebagian besar kebutuhan pokok masih relatif stabil.
- Baca juga:
“Berdasarkan hasil pemantauan kami selama Oktober, terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga. Salah satunya cabai merah keriting yang sempat mencapai Rp100 ribu per kilogram, namun menjelang akhir bulan turun menjadi Rp80 ribu per kilogram,” ujar Marwan, Minggu (1/11/2026).
Data Disperindag mencatat, harga cabai merah keriting pada awal Oktober berada di angka Rp90.000 per kilogram. Harganya kemudian naik menjadi Rp100.000 sebelum turun menjadi Rp80.000 per kilogram pada akhir bulan.
Cabai rawit merah juga mengalami perubahan harga. Komoditas ini sempat naik dari Rp85.000 menjadi Rp95.000 per kilogram, lalu kembali turun ke Rp85.000 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau naik dari Rp65.000 menjadi Rp80.000 sebelum turun menjadi Rp75.000 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada daging ayam ras karkas. Pada awal Oktober, harganya tercatat Rp34.800 per kilogram. Harga tersebut berangsur turun hingga Rp28.500 per kilogram pada 27 Oktober dan bertahan sampai akhir bulan.
“Untuk komoditas lainnya, secara umum harga relatif stabil. Beras, gula, minyak goreng, telur, dan sejumlah kebutuhan pokok masih berada pada kisaran harga yang tidak banyak berubah selama Oktober,” jelasnya.
Berdasarkan data Disperindag, beras medium dijual Rp14.000 per kilogram. Beras premium merek Belida dan Topi Koki masing-masing Rp15.400 per kilogram, sedangkan beras SPHP Bulog Rp13.500 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, bawang merah dan bawang putih Honan masing-masing Rp36.000 per kilogram. Gula pasir curah dijual Rp17.500 per kilogram, gula kemasan Rp19.500 per kilogram, dan Minyakita Rp15.700 per liter.
Harga telur ayam ras tercatat Rp26.200 per kilogram. Sementara daging sapi paha belakang dan paha depan masing-masing Rp170.000 per kilogram, sedangkan daging sapi tetelan Rp130.000 per kilogram.
Marwan menegaskan, Disperindag terus memantau harga serta ketersediaan bahan pokok untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga yang dapat membebani masyarakat.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. Ini penting agar pemerintah daerah dapat mengetahui lebih awal jika terjadi kenaikan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat,” tambahnya.

Komentar Via Facebook :