Home › Hukum › Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari
Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari
Keterangan Foto: Pelaku Begal di Kampar diringkus Polsek Tambang. Dok. TD/Azhar
KAMPAR, Tabloid Diksi — Jerat hukum akhirnya menutup ruang gerak PR (23). Setelah buron selama dua bulan akibat aksi begal sadis yang dilakukannya di Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, pelarian pemuda tersebut berakhir di tangan Tim Opsnal Polsek Tambang pada Selasa (3/11/2026) pukul 01.00 WIB di kediamannya, Jalan Darma Bhakti, Pekanbaru.
Penggerebekan ini dilakukan usai polisi mendeteksi keberadaan tersangka pada Senin malam (2/11/2026). Pergerakan cepat Unit Reskrim Polsek Tambang di bawah komando AKP Aulia Rahman berhasil membuahkan hasil manis setelah mengamankan tersangka beserta barang bukti kunci, yakni satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban dan besi double stick.
- Baca juga:
Peristiwa kriminal ini bermula pada akhir Agustus lalu, tepatnya Senin (31/8/2026) dini hari. Korban, Alif Radhitya, yang tengah berkendara menuju rumahnya dihentikan secara paksa oleh empat orang bandit jalanan di Jalan Tuah Karya, Desa Tarai Bangun.
Aksi para pelaku tergolong nekat dan membahayakan nyawa karena dibekali senjata tajam jenis parang dan double stick.
Korban yang terancam keselamatannya terpaksa merelakan sepeda motornya dirampas, meninggalkan kerugian senilai Rp14 juta. Korban lantas mengadu ke Polsek Tambang lewat laporan resmi bernomor LP/B/71/X/2026/SPKT/Polsek Tambang/Polres Kampar/Polda Riau.
Polisi yang bergerak cepat tidak bekerja dari ruang kosong. Penangkapan PR merupakan hasil pengembangan dari penangkapan tersangka pertama, CM alias Tian.
Dari nyanyian Tian, terungkap peran PR bersama rekan-rekan lainnya dalam merencanakan dan mengeksekusi aksi perampokan tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian menegaskan bahwa perburuan belum usai. Tiga orang buronan lainnya yang turut serta dalam komplotan begal ini masih dalam pengejaran ketat aparat.
"Identitas tiga pelaku lainnya sudah di tangan kami. Pengejaran terus berjalan, tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukum Kampar," pungkas AKP Aulia Rahman tegas.

Komentar Via Facebook :