Home › Ekonomi › DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global
DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global
Keterangan Foto: Ilustrasi
GWANGJU, Tabloid Diksi – Dewan Energi Nasional (DEN) mencermati perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan komputasi kuantum yang dinilai berpotensi mendukung transformasi sektor energi Indonesia.
Hal tersebut dilakukan melalui keikutsertaan Anggota DEN Satya Widya Yudha dan Unggul Priyanto dalam Bitgaram International Electric Power Technology Expo (BIXPO) 2026 di Gwangju, Korea Selatan, atas undangan Korea Electric Power Corporation (KEPCO).
- Baca juga:
Dalam kegiatan tersebut, delegasi DEN mengikuti pameran teknologi internasional, forum diskusi, serta pertemuan dengan jajaran manajemen KEPCO dan pelaku industri energi.
Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam BIXPO 2026 adalah perkembangan AI dan komputasi kuantum. Prof. Jungsang Kim dari Duke University, Amerika Serikat, yang juga merupakan salah satu pendiri perusahaan teknologi kuantum IonQ, memaparkan potensi komputasi kuantum dalam menjawab kebutuhan sumber daya komputasi yang semakin besar seiring perkembangan AI.
Anggota DEN Satya Widya Yudha mengatakan, kehadiran DEN dalam forum internasional tersebut merupakan langkah strategis untuk memahami perkembangan teknologi yang dapat memengaruhi masa depan industri energi.
"Perkembangan AI dan komputasi kuantum membuka peluang kolaborasi, baik dalam bidang riset, pengembangan teknologi, maupun penerapannya di Indonesia," demikian disampaikan Satya Widya Yudha dalam keterangan resmi DEN.
Menurutnya, pemahaman terhadap perkembangan teknologi global penting agar kebijakan energi nasional dapat mempertimbangkan dinamika teknologi serta kebutuhan energi pada masa mendatang.
Selain mengikuti pameran, delegasi DEN juga berdialog dengan kalangan industri dan akademisi. Sejumlah peluang kerja sama yang dibahas meliputi bidang ketenaganukliran, riset AI, transfer teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia digital.
Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat ketahanan energi nasional.
DEN menilai perkembangan teknologi global perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam perencanaan energi nasional, sehingga inovasi yang berkembang tidak hanya memberikan manfaat bagi industri internasional, tetapi juga mendukung terwujudnya sistem energi Indonesia yang andal, berkelanjutan, dan berdaya saing.






Komentar Via Facebook :