Home › Daerah › Mime Bertuah Angkat Isu Bullying, Empat Pelajar SDN 116 ) Pekanbaru Tampil Memukau Lewat Karya “Stop Bullying” di Pasar Seni 2026
SDN 116 Pekanbaru Memukau
Mime Bertuah Angkat Isu Bullying, Empat Pelajar SDN 116 ) Pekanbaru Tampil Memukau Lewat Karya “Stop Bullying” di Pasar Seni 2026
Keterangan Foto: Penampilan SDN 116 Kota Pekanbaru pada pasar seni taman budaya provinsi Riau 2026 (Foto; Tabloid Diksi)
PEKANBARU, Tabloid Diksi.com – Kepedulian terhadap persoalan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan disuarakan melalui pertunjukan seni mime oleh Komunitas Mime Bertuah dalam ajang Pasar Seni Taman Budaya Riau yang di gelar pada, 5-9 November 2026.
Mengangkat karya bertajuk “Stop Bullying”, empat pelajar dari jenjang pendidikan berbeda tampil menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menghentikan perundungan serta membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian.
- Baca juga:
Penampilan tersebut melibatkan Alif, pelajar SMP 1; Rifia, pelajar SMA 1; serta Zikla dan Najwa, keduanya merupakan pelajar SD 116 Kota Pekanbaru.
Melalui seni mime yang mengandalkan ekspresi, gerak tubuh, dan penghayatan tanpa dialog, Komunitas Mime Bertuah menghadirkan pesan yang kuat bahwa bullying bukan sekadar candaan, melainkan tindakan yang dapat melukai perasaan, mental, serta masa depan seorang anak.
Keterlibatan Zikla dan Najwa, pelajar SD 116 Kota Pekanbaru, menjadi perhatian tersendiri dalam pertunjukan tersebut. Kehadiran pelajar sekolah dasar dalam menyuarakan gerakan anti-bullying menunjukkan bahwa kesadaran tentang pentingnya menghormati sesama perlu ditanamkan sejak usia dini.
Karya “Stop Bullying” juga menjadi pengingat bahwa sekolah harus menjadi ruang tumbuh bagi setiap anak, bukan tempat lahirnya ketakutan, diskriminasi, maupun tindakan perundungan.
Melalui panggung Pasar Seni Taman Budaya Riau 2026, Komunitas Mime Bertuah tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni, tetapi juga menyampaikan pesan pendidikan dan kemanusiaan, berani menghentikan bullying adalah langkah awal menciptakan generasi yang lebih peduli, berempati, dan saling menghargai.***






Komentar Via Facebook :