Home › Politik › Rokhmat Ardiyan Ajak Pelajar Kuningan Peduli Sampah dan Kelestarian Lingkungan
Rokhmat Ardiyan Ajak Pelajar Kuningan Peduli Sampah dan Kelestarian Lingkungan
Keterangan Foto: Anggota DPR RI Rokhmat Ardiyan dalam kegiatan Edu Day Perpustakaan DPR RI di SMA Negeri 3 Kuningan, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026). Dok DPR RI/TD-YS
KUNINGAN, Tabloid Diksi – Persoalan sampah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi perhatian serius Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan. Ia mengajak kalangan pelajar untuk ikut berperan menjaga lingkungan dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta menerapkan pola pengelolaan sampah sejak dini.
Rokhmat mengungkapkan, produksi sampah di Kabupaten Kuningan mencapai ratusan ton setiap hari. Namun, tidak seluruhnya dapat tertangani sehingga berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih besar.
- Baca juga:
“Beban sampah di Kabupaten Kuningan sangat berat sekali, yaitu kurang lebih 400 ton yang bisa tertangani baru sekitar 200 ton. Sisanya bisa menjadi masalah,” ujar Rokhmat saat memberikan materi dalam kegiatan Edu Day Perpustakaan DPR RI di SMA Negeri 3 Kuningan, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, penanganan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan kesadaran dan keterlibatan masyarakat, termasuk generasi muda, untuk mengurangi sampah, memilah, serta memanfaatkan kembali limbah yang masih memiliki nilai guna.
Persoalan ini semakin mendesak mengingat kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ciniru yang diperkirakan hanya mampu menampung sampah sekitar satu tahun ke depan.
Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pun menyiapkan pengembangan fasilitas pengolahan sampah terpadu berbasis Refuse Derived Fuel (RDF). Teknologi tersebut memungkinkan sampah olahan dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan industri.
Selain itu, pengembangan fasilitas pengolahan sampah dengan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) juga menjadi salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA.
Rokhmat juga mengajak masyarakat, khususnya pelajar, untuk berkontribusi dalam pelestarian alam melalui kegiatan menanam dan merawat pohon, terutama tanaman endemik yang menjadi bagian dari kekayaan lingkungan daerah.
Ia berharap Kabupaten Kuningan dapat berkembang sebagai daerah pariwisata, konservasi, pendidikan, dan budaya. Menurutnya, potensi tersebut harus dijaga melalui komitmen bersama.
“Jadikanlah Kuningan sebagai kabupaten pariwisata, kabupaten konservasi, kabupaten pendidikan, dan kabupaten budaya. Ini harus kita jaga bersama-sama,” tegasnya.
Di hadapan para pelajar, Rokhmat turut menyampaikan pesan agar generasi muda tidak mudah menyerah dalam menempuh pendidikan dan berani memiliki cita-cita besar.
“Belajar, jangan pernah mudah menyerah, gantungkan cita-cita setinggi langit. Agar kelak para pelajar ini bisa masuk di perguruan tinggi terbaik dan menjadi pengusaha yang hebat, bermanfaat, serta dermawan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Cirebon, Ugin Lugina, mengapresiasi pelaksanaan program Edu Day DPR RI yang memberikan edukasi langsung kepada para pelajar.
Ia menilai pengenalan lembaga parlemen kepada generasi muda penting untuk meningkatkan literasi politik, pemahaman demokrasi, serta membangun kemampuan berpikir kritis.






Komentar Via Facebook :