https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Beranda

Nasional

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Musim Kemarau Datang, Polres Kampar Siagakan Pasukan, Perang Melawan Karhutla Dimulai •   Jajaran Polsek Batu Hampar Turun ke Kebun Cegah Karhutla di Batu Hampar •   Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita •   Konflik Manusia dan Beruang Madu Kembali Terjadi, Tim BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak
Home › Daerah › Sungai Kerumutan Gairah Nelayan Tempatan Dalam Jihad Menafkahi Keluarga
Daerah
Pelalawan

Sungai Kerumutan Gairah Nelayan Tempatan Dalam Jihad Menafkahi Keluarga

Minggu, 06 Agustus 2023 | 20:36 WIB,  
Sungai Kerumutan Gairah Nelayan Tempatan Dalam Jihad Menafkahi Keluarga

Sungai Kerumutan Gairah Nelayan Tempatan Dalam Jihad Menafkahi Keluarga

Pelalawan TabloidDiksi Guntur (56) menambatkan perahu nya di tapian sungai kerumutan, sejenak ia turun dengan melompat diatas rerumputan liar. Senyum sumringah ia tebarkan kepada orang orang yang dikenalnya dalam ragam aktifitas di sungai Kerumutan. Ada warga yang tengah menabur jala sambil mengaduk aduk permukaan air sungai, ada juga beberapa orang dengan penuh kesabaran menunggu Ikan menyambar umpan di mata kail jorannya.

    Baca juga:
  • Musim Kemarau Datang, Polres Kampar Siagakan Pasukan, Perang Melawan Karhutla Dimulai

  • Jajaran Polsek Batu Hampar Turun ke Kebun Cegah Karhutla di Batu Hampar

  • Jelang HUT ke-81 RI, Ditlantas Polda Riau Turun ke Jalan Kibarkan Semangat Nasionalisme

Aktifitas sungai Kerumutan tampak bergairah lagi, nelayan setempat pun semakin bersemangat mengais rezeki dari tambak alam yang menyediakan beraneka jenis ikan tangkapan untuk dibawa pulang guna menafkahi banyak keluarga di Tasik Kerumutan.

Sudah puluhan tahun, Sungai Kerumutan menjadi tempat bergantungnya banyak kehidupan. Dari banyak generasi yang turun temurun bekerja sebagai nelayan disana. Alam Kerumutan memang kaya akan banyak jenis ikan, selama ini menjadi nafkah andalan nelayan Tempatan.

"Saya generasi ketiga yang jadi nelayan di sungai Kerumutan ini, kakek dan ayah saya juga nelayan, dimasa mereka ikan ikan di sungai Kerumutan ini sangat berlimpah," kata Guntur, Sabtu (5/8/2023). 

Beberapa tahun belakangan, keadaan sempat berubah suram. Rerumputan liar dan engceng gondok semakin menutupi permukaan sungai. Pendangkalan sungai terjadi dengan banyak lumpur lumpur dibawa air dari hulu sungai. Aktifitas menangkap ikan pun terdampak signifikan. Mengecilnya permukaan sungai menjadi kendala bagi nelayan takkala mengayuh sampan menuju lubuk lubuk penuh ikan.

Rumput liar dan engceng gondok mengancam pendapatan nelayan Tempatan. Banyak nyawa yang menggantungkan dari sumber daya hayati sungai Kerumutan pasrah menunggu takdir merubah jalan hidup mereka. Ikan di dapat kadang satu dua ekor, hanya cukup menjadi lauk satu keluarga saja, tidak bisa lagi dijual untuk menutupi kebutuhan rumah tangga lainnya.

"Kalau sungai ditutupi enceng gondok, rumput liar dan sampah sampah. Susah kami mencari ikan di sungai ini. Kalau susah kami mencari nafkah, susah pula kehidupan kami satu keluarga,"lirih Guntur. 

Kegalauan hati nelayan lokal di Sungai Kerumutan menemui titik nadirnya, sejak H Zukri Misran di amanahkan memimpin Kabupaten Pelalawan pada 2020 lalu. Dari pemikiran ia jualah, kolaborasi beberapa perusahaan yang beroperasi di Kerumutan di lakukan. 

Alat berat diturunkan pekerja dengan sekuat tenaga membersih sungai Kerumutan. Mengembalikan habitat ikan sebagai sumber pendapatan nelayan Tempatan.

 "Alhamdulillah, pak Bupati Haji Zukri punya inisiatif untuk membersihkan sungai Kerumutan ini dari enceng gondok, rumput liar dan sampah. Sehingga bisa mencari ikan lagi, memberi semangat kami (nelayan) untuk berjuang menafkahi keluarga,"katanya

Hal senada juga diutarakan oleh nelayan lain, Johan (47). Sejak dibersihkannya sungai Kerumutan, hasil tangkapan ikan nelayan tempatan jadi bertambah. Perahu nelayan bisa dengan bebas bergerak lalu lalang mengitari seluruh penjuru sungai tanpa terhalang oleh enceng gondok, rumput liar dan tumpukan sampah.

"Sungai nya seakan hidup lagi. Aktifitas di sungai kembali membangkitkan semangat nelayan dalam menafkahi keluarga kami," aku Johan. 

"Ini tentu berkah campur tangan pak bupati dalam mengumpulkan beberapa perusahaan disini untuk mencari solusi atas permasalahan kami masyarakat kecil yang menggantungkan hidup di sungai Kerumutan ini," imbuhnya

Sementara itu, Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan) Pekanbaru Muhammad Firdaus mencoba menyikapi bijak persoalan Sungai Kerumutan. Ia menuturkan bahwa aktifitas ekonomis masyarakatnya banyak bergantung kepada sungai Kerumutan. Sebagai nelayan tradisional, ikan ikan di tersedia di dasar sungai memberi energi dalam menggerakkan kehidupan masyarakat Tempatan.

"Puluhan tahun, sejak dari nenek moyang kami menggantungkan hidup di sungai ini," kata Muhammad Firdaus mahasiswa asli Kerumutan ini. 

Tak dapat dipungkiri, meluasnya habitat enceng gondok dan rumput liar di sungai Kerumutan mengancam nelayan lokal dalam aktifitas melaut.

"Dengan dibersihkannya sungai ini, berdampak positif bagi nelayan, tangkapannya jadi lebih baik,"ungkapnya

Bagi Pemuda disapa Daus ini, menyelamatkannya banyak keluarga yang terancam penghasilannya dari sektor perikanan sungai Kerumutan jauh lebih bermanfaat dari debat boleh tidaknya hal itu dilakukan.

"Kalau masyarakat, taunya manfaat itu menyentuh mereka atau tidak, pembersihan sungai Kerumutan dirasakan sendiri dampaknya bagi ekonomi keluarga nelayan disini,"pungkas Daus.

Editor : Bujang P

TOPIK TERKAIT

Pelalawan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Diduga ada Markup LSM Anti Korupsi Surati Kejari Terkait Tiga Proyek Fisik Dinas PUPR Pelalawan

    Senin, 31 Jul 2023 | 12:36 WIB
  • Daerah

    Isu Gizi Buruk di Pelalawan! Ini Tanggapan Kadinkes Asril

    Senin, 24 Jul 2023 | 12:02 WIB
  • Daerah

    H Zukri SE Tunjuk Plh Pengganti Kadis PUPR yang Tersangkut Kasus Viral

    Rabu, 19 Jul 2023 | 10:49 WIB
  • Sorotan

    Tim Gabungan Lakukan Operasi Penertiban Warung Remang remang yang Meresahkan Masyarakat

    Selasa, 18 Jul 2023 | 15:28 WIB
  • Daerah

    Raih Delapan Emas, SMPN Bernas Sabet Juara Umum O2SN SMP se Kabupaten Pelalawan

    Senin, 17 Jul 2023 | 15:49 WIB

Terpopuler

  • #1

    GOW Kabupaten Kampar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di SDN 012 Langgini

    Jumat, 24 Jul 2026 - 19:33 WIB
  • #2

    Dijanjikan Berangkat Haji 2025 Tanpa Antrean, Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB
  • #3

    Lepas 12 Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Kepau Jaya, Petugas BNNP Riau Bisa Disanksi Hukum

    Jumat, 24 Jul 2026 - 15:19 WIB
  • #4

    Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:11 WIB
  • #5

    Cek Lahan, Polsek Batu Hampar Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Sesuai Rencana

    Jumat, 24 Jul 2026 - 14:48 WIB
  • #6

    Mahasiswa FBN Universitas Riau Susun Peta Potensi Kelurahan Agrowisata sebagai Media Informasi dan Edukasi Masyarakat

    Rabu, 29 Jul 2026 - 15:50 WIB
  • #7

    Kapolsek Batu Hampar Pimpin Langsung Penanaman Jagung 2 Hektare

    Kamis, 30 Jul 2026 - 12:33 WIB
  • #8

    Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Olahan Dimsum Ikan Patin

    Rabu, 29 Jul 2026 - 19:06 WIB
  • #9

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB

HUKRIM

  • Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Jumat, 07 Agu 2026 | 08:14 WIB
  • Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Kamis, 06 Agu 2026 | 19:02 WIB
  • Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kamis, 06 Agu 2026 | 06:08 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    Kamis, 06 Agu 2026 | 13:24 WIB
  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com