https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Antrean Berjam-jam, Hima Persis Pelalawan Desak Pemda-Polres Audit Distribusi Biosolar •   Polsek Tapung Turun ke Lahan, Jagung 1 Hektare di Sumber Makmur Hasilkan 8 Ton •   2 Pengedar Diduga Tunggu Pembeli, Polisi Telusuri Pemasok Sabu dari Pekanbaru •   Pekanbaru Diselimuti Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan 1.000 Masker ke Pengguna Jalan 
Home › Nasional › Tak Terelakkan RI Kembali Impor Beras
Nasional

Jurus Andalan Penuhi Stok Pangan

Tak Terelakkan RI Kembali Impor Beras

Senin, 25 September 2023 | 08:24 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Tak Terelakkan RI Kembali Impor Beras

Keterangan Foto: Aktivitas bongkar beras impor Pelabuhan Tanjung Priok.

Jakarta - Sejak akhir 2022 dan tahun ini, Indonesia mengeluarkan kebijakan untuk mengimpor beras sebanyak 2,5 juta ton. Rinciannya, di akhir tahun 500 ribu ton dan tahun ini 2 juta ton.

Impor ini dilakukan untuk pemenuhan cadangan beras pemerintah (CBP) yang fungsinya untuk menstabilisasi stok dan harga di pasaran. 

    Baca juga:
  • Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Sebagai Menteri Keuangan

  • Kualitas Udara Berbahaya, Pemko Padang Alihkan Pembelajaran Sekolah ke Daring

  • BPS Tegaskan DTSEN Bukan Daftar Penerima Bansos

Kepala Badan Pangan Nasional Prasetyo Adi menjelaskan, kebijakan impor merupakan pilihan terakhir bagi pemerintah karena sudah memprediksi produksi akan lebih rendah di akhir tahun. Nah, beras impor digelontorkan ketika situasi stok dan harga tidak stabil di masyarakat.

"Kenapa kita impor? Kita perlu untuk cadangan pangan, hari ini deh misalnya, kalau misalnya Bulog tidak punya cadangan pangan, harganya akan lebih tinggi atau enggak? Kalau kita tidak punya cadangan pangan kita punya intervensi hari kayak hari ini apa nggak?" ujar Prasetyo.

"Karena nggak ada barangnya, jadi impor adalah pilihan terakhir, pilihan yang pahit," lanjutnya.

Dikatakan Prasetyo keputusan impor harus dilakukan karena pada tiga bulan terakhir 2023, produksi lebih rendah dari konsumsi.

September diprediksi konsumsi 2,5 juta ton sementara produksi 2,3 juta ton, Oktober konsumsi 2,5 juta ton dan produksi 2,2 juta ton dan November konsumsi 2,5 juta ton sementara produksi 1,6 juta ton.

"Tetapi dalam hal ini harus dikerjakan untuk men-top up stok Bulog. Karena kalau produksinya terbatas nih, hari ini terbatas seperti ini minus 3 bulan sebelumnya surplus 3 juta, 3 juta ini sampai dengan Juli. Satu bulan kita perlunya 2,5 juta ton, artinya hanya 1,5 bulan. Yang ini (September, Oktober, November, Desember) bagaimana?," terangnya.

Untuk itu mengapa sejak awal tahun pemerintah telah menugaskan impor 2 juta ton kepada Perum Bulog. Hal itu untuk memenuhi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) atau Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Beras impor itu kini telah dilepas ke pasaran untuk mengintervensi harga beras. Stabilisasi harga yang dilakukan pemerintah pertama ada gerakan pasar murah, menyebarkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar), dan bantuan pangan beras selama tiga bulan, September, Oktober, dan November.

Berdasarkan catatan Panel Harga Pangan Nasional, harga beras premium kini menginjak ke angka Rp 14.620 per kg kemudian beras medium Rp 12.930 per kg. Kedua harga itu jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Beberapa Pohon Berbuah dengan Tandan Bercabang Dua dan Tiga!

    Minggu, 24 Sep 2023 | 22:35 WIB
  • Hukum

    Penegak Hukum Diminta Tindak Tegas Perjudian Ikan-Gesfer di Desa Sukajadi Rohil

    Minggu, 24 Sep 2023 | 22:22 WIB
  • Hukum

    Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Kini Tersangka 

    Sabtu, 23 Sep 2023 | 22:11 WIB
  • Peristiwa

    DPD IPK Riau Dukung Penuh Pengelolaan Parkir Kota Pekanbaru Sesuai Aturan

    Jumat, 22 Sep 2023 | 22:51 WIB
  • Daerah

    Diselenggarakan Usai Festival Pacu Jalur Event Nasional, FPJ Kecamatan Inuman Dinilai Terasa Hambar

    Jumat, 22 Sep 2023 | 15:17 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Polsek Payung Sekaki Bongkar Dugaan Sindikat Curanmor antar Wilayah

    Kamis, 03 Sep 2026 - 11:22 WIB
  • #3

    0,75 Hektare Masih Berasap, Tim Gabungan Kepung Bara Gambut Rimbo Panjang

    Sabtu, 05 Sep 2026 - 10:55 WIB
  • #4

    Gunung Sinabung Erupsi, Musa Rajekshah Imbau Warga Patuhi Arahan Pemerintah

    Rabu, 02 Sep 2026 - 16:37 WIB
  • #5

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #6

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #7

    Polsek Kampar Salurkan Bibit Jagung, Targetkan 1 Hektare Lahan Jadi Produktif

    Kamis, 03 Sep 2026 - 17:19 WIB
  • #8

    Remaja 16 Tahun Dijebak Kencan via WALLA, Dikeroyok dan HP Rp18 Juta Dirampas

    Rabu, 02 Sep 2026 - 20:49 WIB
  • #9

    Polemik Pegawai FIFGROUP Meledak, Demo GEMAPERA Dapat Pengamanan Polsek Payung Sekaki

    Kamis, 03 Sep 2026 - 18:26 WIB

HUKRIM

  • 2 Pengedar Diduga Tunggu Pembeli, Polisi Telusuri Pemasok Sabu dari Pekanbaru

    2 Pengedar Diduga Tunggu Pembeli, Polisi Telusuri Pemasok Sabu dari Pekanbaru

    Rabu, 16 Sep 2026 | 11:35 WIB
  • Jual SIM Palsu Lewat WhatsApp-Facebook, Sindikat di Riau Raup Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi

    Jual SIM Palsu Lewat WhatsApp-Facebook, Sindikat di Riau Raup Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi

    Selasa, 15 Sep 2026 | 21:14 WIB
  • Aktivitas Gudang di Kawasan Loka Pengelolaan Kelautan, Belum Tersentuh Hukum

    Aktivitas Gudang di Kawasan Loka Pengelolaan Kelautan, Belum Tersentuh Hukum

    Selasa, 15 Sep 2026 | 17:36 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com