https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriyadi Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila •   Bidnen Nainggolan SH Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila •   Kesbangpol Riau Ingatkan Pentingnya Pancasila pada Generasi Z dan Alpha •   Detik-Detik Belasan Gajah Liar Masuki Kebun Warga, Damkar dan BKSDA Bergerak Cepat
Home › Internasional › Warga Australia Tolak Akui Penduduk Asli 
Internasional

Referendum Pilu Masyarkat Aborigin 

Warga Australia Tolak Akui Penduduk Asli 

Senin, 16 Oktober 2023 | 21:44 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Warga Australia Tolak Akui Penduduk Asli 

Masyarakat Aborigin mendapat penolakan tegas 60% dari hasil referendum pengakuan sebagai penduduk asli.

JAKARTA // Para pemimpin masyarakat adat Australia pada Minggu, 15 Oktober 2023, menyerukan keheningan dan refleksi selama seminggu setelah referendum untuk mengakui Penduduk Asli dalam konstitusi ditolak dengan tegas oleh mayoritas penduduk.

Lebih dari 60% warga Australia memilih "Tidak" dalam referendum penting pada hari Sabtu, yang pertama dalam hampir seperempat abad, yang menanyakan apakah akan mengubah konstitusi untuk mengakui masyarakat Aborigin dan Pulau Selat Torres melalui pembentukan badan penasehat Masyarakat Adat "Suara kepada Parlemen" yang dapat memberikan nasihat kepada parlemen mengenai hal-hal yang menyangkut masyarakat.

  • Baca juga: Segera Dibuka ! Lubuk Larangan di Desa Tanjung Belit, Warga Diajak Meriahkan Acara

Hasil ini merupakan kemunduran besar bagi upaya rekonsiliasi dengan komunitas Pribumi di negara tersebut, dan juga merusak citra Australia di mata dunia mengenai cara mereka memperlakukan penduduk aslinya.

Berbeda dengan negara-negara lain yang memiliki sejarah serupa seperti Kanada dan Selandia Baru, Australia belum secara formal mengakui atau mencapai perjanjian dengan Penduduk Aslinya.  

  • Baca juga: Legislator Indonesia Minta Pasukan Perdamaian UNIFIL Lebanon Ditarik

Penduduk Aborigin dan Pulau Selat Torres merupakan 3,8% dari 26 juta penduduk Australia dan telah mendiami negara tersebut selama sekitar 60.000 tahun. Namun mereka tidak disebutkan dalam konstitusi dan berdasarkan sebagian besar ukuran sosial-ekonomi, mereka adalah kelompok masyarakat yang paling dirugikan di negara ini.

"Ini adalah sebuah ironi yang pahit. Bahwa orang-orang yang baru berada di benua ini selama 235 tahun menolak untuk mengakui mereka yang telah tinggal di benua ini selama 60.000 tahun atau lebih adalah hal yang tidak masuk akal," kata para pemimpin dalam sebuah pernyataan yang dirilis di platform media sosial.

  • Baca juga: Akun Milik IDF Unggah Perlakuan Keji

Para pemimpin mengatakan mereka akan menurunkan bendera Aborigin dan Pulau Selat Torres menjadi setengah tiang selama seminggu dan mendesak negara lain untuk melakukan hal yang sama.

Pemimpin Masyarakat Adat Australia dan mantan pemain rugby nasional Lloyd Walker mengatakan jalan menuju rekonsiliasi tampaknya sulit saat ini, namun masyarakat harus terus berjuang.

  • Baca juga: PM Inggris Rishi Sunak Dipermalukan di TV Nasional

“Kami dapat mengatakan bahwa hal tersebut tidak mendapat dukungan suara, namun masih ada 40% orang yang menginginkannya. Bertahun-tahun yang lalu kami tidak akan mendapatkan persentase tersebut secara pasti,” kata Walker.

Jade Ritchie, seorang juru kampanye “Ya” mengatakan setelah hasil pemilu pada Sabtu malam bahwa seluruh bangsa harus berduka atas hilangnya kesempatan tersebut.

  • Baca juga: Kadiskes: 3 Rumah Sakit Pemprov Riau Terakreditasi Paripurna 

“Kami mempunyai kesempatan untuk membuat perubahan nyata,” katanya kepada Reuters.

“Kesenjangan ini, ketidakberuntungan ini, pencabutan hak seluruh bagian masyarakat kita…. kita membicarakan hal ini sepanjang waktu dan pemerintah demi pemerintah mencoba untuk mengatasi masalah ini dan di sinilah kita dengan proposal yang sangat moderat dan adil serta cara praktis ke depan, dan itu tidak diterima." keluh Ritchie.

 

  • Baca juga: Jokowi Bertemu Presiden Kenya Sampaikan Komitmen Perkuat Kerja Sama Antarnegara

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • TNI-Polri

    Polda Riau Gelar simulasi pengamanan Pemilu 2024 

    Senin, 16 Okt 2023 | 20:02 WIB
  • Pemerintah

    Apel Pagi di Akhir Jabatan Gubernur 

    Senin, 16 Okt 2023 | 14:57 WIB
  • Nasional

    MK Tolak Gugatan Usia Minimal Capres-Cawapres

    Senin, 16 Okt 2023 | 14:07 WIB
  • Peristiwa

    Hujan Buatan Tahap Ke-enam di Riau Berakhir

    Senin, 16 Okt 2023 | 09:47 WIB
  • Nasional

    Target RI Menjadi Negara Maju

    Senin, 16 Okt 2023 | 07:39 WIB

Terpopuler

  • #1

    Sambut HUT KAI ke-18, LBH KAI Riau Siapkan Konsultasi Hukum Gratis

    Minggu, 24 Mei 2026 - 21:10 WIB
  • #2

    Milad ke-18, Organisasi Diharapkan Makin Solid Inovatif dan Berdaya Saing

    Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:25 WIB
  • #3

    LBH APB KAI Riau Bantu Warga Hadapi Persoalan Hukum pada Momentum Milad KAI

    Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:03 WIB
  • #4

    BNN Pekanbaru dan GRANAT Gencarkan Perang Melawan Narkoba di SMA 4

    Senin, 25 Mei 2026 - 16:45 WIB
  • #5

    HUT Pekanbaru 2026 Bakal Semarak dengan Sajian Kue Talam Durian Gratis untuk Warga

    Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:46 WIB

SOROTAN

  • Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriyadi Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

    Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriyadi Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

    Senin, 01 Jun 2026 | 10:50 WIB
  • KNPI Nilai Polda Riau Serius Perangi Kejahatan Lingkungan

    KNPI Nilai Polda Riau Serius Perangi Kejahatan Lingkungan

    Minggu, 31 Mei 2026 | 15:39 WIB
  • LBH APB KAI Riau Bantu Warga Hadapi Persoalan Hukum pada Momentum Milad KAI

    LBH APB KAI Riau Bantu Warga Hadapi Persoalan Hukum pada Momentum Milad KAI

    Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:03 WIB

HUKRIM

  • Dandim 0321/Rohil Hadiri Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Tingkat Kabupaten Rokan Hilir

    Dandim 0321/Rohil Hadiri Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Tingkat Kabupaten Rokan Hilir

    Selasa, 26 Mei 2026 | 13:50 WIB
  • Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam

    Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam

    Senin, 16 Mar 2026 | 22:11 WIB
  • Polsek Kampar Kiri Tekan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Tesso

    Polsek Kampar Kiri Tekan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Tesso

    Selasa, 10 Mar 2026 | 18:33 WIB
Bidnen SH
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com