https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kemenhut Akan Sanksi Tegas Pemegang PBPH yang Abaikan Karhutla •   Prabowo Pantau Langsung Karhutla Jambi-Lampung dari Posko Sumsel •   Cegah Karhutla Meluas, Presiden Prabowo Siapkan 1.000 Perwira TNI-Polri •   Polsek Payung Sekaki Tak Tunggu Asap Menebal, 300 Masker Disalurkan ke Warga
Home › Nasional › 10 Taipan Kuasai Jutaan Hektar Lahan Sawit RI
Nasional

Timpang, Satu Petani Lokal Kelola 0,5 Ha

10 Taipan Kuasai Jutaan Hektar Lahan Sawit RI

Selasa, 17 Oktober 2023 | 14:30 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
10 Taipan Kuasai Jutaan Hektar Lahan Sawit RI

Keterangan Foto: Ribuan Hektar kawasan hutan sebelumnya berubah menjadi lahan perkebunan sawit.

JAKARTA // Sebanyak 10 taipan mendominasi sektor perkebunan kelapa sawit dan hutan Indonesia. Dominasi ini menunjukkan pengendalian sebagian besar lahan di tanah air dan ketimpangan ekonomi yang kian mengkhawatirkan. 

Laporan Perkumpulan Transformasi untuk Keadilan Indonesia (TuK) bertajuk "Kuasa Taipan Kelapa Sawit di Indonesia" menyebutkan dominasi 10 Taipan di sektor perkebunan kelapa sawit dan hutan Indonesia. Luas areal perkebunan sawit di Indonesia mencapai 15 juta hektare, atau sekitar seluas Tunisia. 

    Baca juga:
  • Kemenhut Akan Sanksi Tegas Pemegang PBPH yang Abaikan Karhutla

  • Prabowo Pantau Langsung Karhutla Jambi-Lampung dari Posko Sumsel

  • Cegah Karhutla Meluas, Presiden Prabowo Siapkan 1.000 Perwira TNI-Polri

Peningkatan signifikan perkebunan sawit ini terjadi pada rentang 2017-2021, yakni 2,7 juta ha atau seluas negara Albania. Sebaran terluas perkebunan sawit berada di Riau dengan luas 2,9 juta ha, Kalimantan Barat dengan luas 2,07 juta ha, dan Kalimantan Tengah dengan luas 2,05 juta ha. 

Para taipan, dalam studi ini, menguasai lebih dari 3,9 juta ha lahan sawit, yang setara dengan 26% dari total luar areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia pada tahun 2021.

Taipan ini merujuk kepada para pemilik perusahaan perusahaan perkebunan kelapa sawit serta pulp dan kertas yang mengendalikan sejumlah besar lahan pada tahun ini.

“Data yang diungkapkan dalam laporan ini menyuguhkan gambaran yang semakin mengkhawatirkan tentang ketimpangan ekonomi di Indonesia,” ungkap Direktur Eksekutif TuK, Linda Rosalina dalam siaran pers TuK. 

Pada tahun 2021, pendapatan mereka mencapai hampir 100 miliar dolar AS dengan keuntungan sebesar 5 miliar dolar AS. Sebanyak 24 perusahaan kelapa sawit di Indonesia yang dikendalikan oleh Taipan, sembilan di antaranya terdaftar di bursa saham Jakarta, dan sisanya tersebar di berbagai bursa saham internasional.

“Pendapatan yang besar ini membuat para Taipan menjadi orang-orang dengan nilai kekayaan yang sangat besar,” ucap Linda.

Laporan TuK  mencantumkan 10 besar Taipan terkaya di sektor perkebunan kelapa sawit, yakni:

1. Budi Hartono (Djarum) USD        20.500 juta dolar AS,

2. Keluarga Widjaja (Sinar Mas) 9.700 juta dolar AS,

3. Keluarga Keswick (Jardine Matheson) 8.684 juta dolar AS,

4. Anthoni Salim (Group Salim),

5. Lee Yeow Chor & Yeow Seng (IOI) 4.600 juta dolar AS,

6. Bachtiar Karim (Musim Mas Group) 4.000 juta dolar AS,

7. Kuok Khoon Hong (Wilmar) 3.800 juta dolar AS,

8. Lim Kok Thay & Lim Keong Hui (Genting Group) 2.300 juta dolar AS,

9. Martua Sitorus (Wilmar / KPN Corporation) 2.000 juta dolar AS,

10. Keluarga Fangiono (Fangiono Agro Plantation (FAP Agri) 1.800 juta dolar AS.

Dominasi para Taipan ini turut didukung oleh dana yang besar dari institusi keuangan berupa pinjaman bank yang mencapai jumlah yang sangat signifikan. Menurut data dari Forests and Finance per Mei 2023, bank-bank Indonesia seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Central Asia (BCA), dan Bank Negara Indonesia (BNI) menjadi pemberi pinjaman terbesar kepada para Taipan selama periode 2017 hingga September 2022.

Sebaliknya, rumah tangga petani terus mengalami penurunan penguasaan lahan. Data Badan Pusat Statistik 2019 menunjukkan pada 2013, terdapat 14,25 juta petani yang menguasai lahan kurang dari 0,5 ha. Sedangkan pada 2018 petani yang menguasai lahan itu adalah 15,81 juta petani. Jumlah ini sekitar 57,12 persen dari total jumlah rumah tangga petani pada tahun tersebut yang mencapai 27,68 juta rumah tangga.

Dominasi yang terus berlanjut ini akan memperparah ketimpangan ekonomi di Indonesia dan menciptakan ruang eksploitasi bagi manusia dan alam yang semakin ekstrem. Linda mendorong kebijakan yang mendukung rakyat kecil. 

“Temuan laporan ini menegaskan pentingnya langkah mengatasi dominasi Taipan sektor perkebunan kelapa sawit dan memastikan pembiayaan dari institusi keuangan sesuai dengan rencana keuangan berkelanjutan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Linda Rosalina Direktur Eksekutif TuK Indonesia. Dalam keterangan resmi diterima infoSAWIT, Senin (16/10/23). 

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukum

    Propam Polres Siak Periksa Kapolsek Bungaraya

    Selasa, 17 Okt 2023 | 12:04 WIB
  • Daerah

    Segini Besaran Gaji Pegawai BUMN/PNS

    Selasa, 17 Okt 2023 | 07:32 WIB
  • Hukum

    Polda Riau Dalami Keterlibatan Sekdakab Kuansing

    Selasa, 17 Okt 2023 | 07:18 WIB
  • Internasional

    Warga Australia Tolak Akui Penduduk Asli 

    Senin, 16 Okt 2023 | 21:44 WIB
  • TNI-Polri

    Polda Riau Gelar simulasi pengamanan Pemilu 2024 

    Senin, 16 Okt 2023 | 20:02 WIB

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Wujud Cinta NKRI, A. Mualif Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Suska Riau Luncurkan Tiga Buku di HUT RI ke-81 Menuju Indonesia Emas 2045

    Senin, 17 Agu 2026 - 17:42 WIB
  • #3

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #4

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #5

    Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Jumat, 21 Agu 2026 - 19:16 WIB
  • #6

    Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis

    Rabu, 19 Agu 2026 - 17:11 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Ajak Warga Meriahkan HUT RI, Panjat Pinang hingga Doorprize Digelar

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:06 WIB
  • #8

    Dugaan Kekerasan Berulang Terungkap, Oknum Satpol PP Pekanbaru Dilaporkan Pacar

    Selasa, 11 Agu 2026 - 11:49 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Lulus, Ebel Tinggalkan Jejak Puluhan Prestasi dari Kampar hingga Malaysia

    Minggu, 23 Agu 2026 - 18:10 WIB

HUKRIM

  • Jaringan Narkoba Desa Semunai Mulai Terkuak, Polisi Kantongi Nama Pemasok Sabu yang Buron

    Jaringan Narkoba Desa Semunai Mulai Terkuak, Polisi Kantongi Nama Pemasok Sabu yang Buron

    Senin, 24 Agu 2026 | 17:59 WIB
  • 35 Tersangka Karhutla Dibidik, Polda Riau Siap Jerat Korporasi Jika Terbukti Terlibat

    35 Tersangka Karhutla Dibidik, Polda Riau Siap Jerat Korporasi Jika Terbukti Terlibat

    Senin, 24 Agu 2026 | 16:35 WIB
  • Tim Opsnal Polsek Pinggir Tangkap Pemuda Bawa Sabu, Pemasok Masuk DPO

    Tim Opsnal Polsek Pinggir Tangkap Pemuda Bawa Sabu, Pemasok Masuk DPO

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:44 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Senin, 24 Agu 2026 | 10:46 WIB
  • Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:45 WIB
  • Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

    Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:44 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com