https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa ! •   Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis? •   Bupati Pimpin Musrenbang RKPD 2027: DPRD Kampar Tegaskan Eksekutif Akomodir Usulan di Dapil VI ! •   Kunjungan Perdana ke Desa Logas, Kapolres Kuansing Tinjau Pos Kamling, Tanam Pohon, dan Dialog dengan Tokoh Adat
Home › Artikel › Anak yang Dibesarkan dari Uang Haram Hasil Korupsi Dikenai Kritikan Sebagai Calon Pemimpin
Artikel
Pekanbaru

Anak yang Dibesarkan dari Uang Haram Hasil Korupsi Dikenai Kritikan Sebagai Calon Pemimpin

Selasa, 01 Oktober 2024 | 07:32 WIB,  
Penulis : Nainggolan
Anak yang Dibesarkan dari Uang Haram Hasil Korupsi Dikenai Kritikan Sebagai Calon Pemimpin

Ilustrasi, Internet

Tabloid Diksi - Simulasi pemikiran jika seorang anak koruptor mencalonkan diri untuk memimpin jadi kepala daerah.

Dalam beberapa pekan terakhir, sebuah nama muncul dalam arena politik lokal, memicu perdebatan sengit di kalangan masyarakat. Seorang calon pemimpin muda berusia 25 tahun, yang berasal dari latar belakang keluarga terlibat korupsi, kini sedang menjalani proses pencalonan untuk posisi penting di pemerintahan daerah.

  • Baca juga: Tren Fashion Ramah Lingkungan yang Mulai Mendominasi 2025

Calon ini, yang tidak asing lagi di komunitasnya, dibesarkan dalam lingkungan di mana orang tuanya terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan banyak orang. Kekayaan yang dihasilkan dari uang haram tersebut mengubah dinamika keluarganya, memberikan akses yang luas, tetapi juga menimbulkan stigma sosial. Masyarakat kini mempertanyakan kredibilitasnya dan kapasitasnya untuk memimpin dengan integritas.

Kritikan dari Berbagai Pihak

Berbagai kalangan, termasuk aktivis anti-korupsi dan tokoh masyarakat, menyuarakan keprihatinan terhadap pencalonan ini. Mereka berpendapat bahwa latar belakangnya yang terhubung dengan korupsi menunjukkan bahwa dia tidak pantas untuk memimpin. "Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan korup harus menunjukkan komitmen yang jelas untuk menanggulangi praktik tersebut, bukan justru melanjutkan warisan yang keliru," kata salah satu aktivis.

  • Baca juga: Potret Buram Kepala Daerah yang Tak Layak Duduk di Kursi Rakyat

Kritik juga datang dari pesaing politiknya yang menekankan perlunya pemimpin yang memiliki rekam jejak bersih dan transparan. "Kita membutuhkan pemimpin yang dapat dipercaya, bukan yang terbiasa dengan cara-cara curang," ungkap seorang kandidat dari partai lain.

Pendukung dan Harapan untuk Perubahan

  • Baca juga: Saksikan Secara Langsung Trio Rajumi Ft Jojo Sipayung Key di Heaven Two pada 14 Desember 2024

Di sisi lain, ada juga pendukung yang berargumen bahwa calon ini berhak mendapatkan kesempatan kedua. Mereka mencatat bahwa meskipun berasal dari latar belakang yang kelam, individu tersebut telah menunjukkan kemauan untuk berbuat baik dan berkontribusi positif bagi masyarakat. "Kita tidak bisa menilai seseorang hanya berdasarkan keluarga mereka. Dia telah bekerja keras untuk membuktikan bahwa dia ingin membawa perubahan," ujar salah satu pendukungnya.

Calon ini juga mengungkapkan bahwa dia berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan transparan. Dalam sebuah wawancara, dia menyatakan, "Saya memahami stigma yang melekat pada diri saya, tetapi saya ingin membuktikan bahwa saya bisa berbeda. Saya bertekad untuk menegakkan integritas dan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya kejujuran."

  • Baca juga: Panduan Memilih Walikota, Tips untuk Menemukan Pemimpin yang Tepat

Kesimpulan

Perdebatan mengenai kelayakan calon ini menggambarkan tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengatasi warisan korupsi yang telah mengakar. Diskusi ini menyoroti pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam kepemimpinan, serta harapan masyarakat untuk mendapatkan pemimpin yang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Menjelang pemilihan mendatang, jelas bahwa isu latar belakang dan integritas akan menjadi fokus utama dalam menentukan siapa yang layak memimpin.***

Editor : Redaksi

TOPIK TERKAIT

Anak Koruptor Maju Pilkada
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Kegiatan Sosial Danyon A Pelopor Satbrimobda Riau di Masjid Siti Aminah: Contoh Kepedulian dan Inspirasi!

    Minggu, 25 Jan 2026 - 11:55 WIB
  • #2

    Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung 'Dijual': Ada Apa Ninik Mamak dan Kepala Desa IV Koto Setingkai?

    Rabu, 28 Jan 2026 - 13:36 WIB
  • #3

    Bupati Pimpin Musrenbang RKPD 2027: DPRD Kampar Tegaskan Eksekutif Akomodir Usulan di Dapil VI !

    Kamis, 29 Jan 2026 - 20:51 WIB
  • #4

    Dugaan Komersialisasi LKS di Satuan Dikdasmen di Kampar, Plh.Kadisdik Akan Tindak Tegas !

    Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB
  • #5

    Upacara Tradisi Penyambutan Baja Taja: AKBP Jhon Firdaus Tekankan Semangat Kesatuan!

    Selasa, 27 Jan 2026 - 15:27 WIB

SOROTAN

  • Kades dan Vendor

    Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !

    Sabtu, 07 Feb 2026 | 09:19 WIB
  • Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Selasa, 03 Feb 2026 | 13:04 WIB
  • Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung

    Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung 'Dijual': Ada Apa Ninik Mamak dan Kepala Desa IV Koto Setingkai?

    Rabu, 28 Jan 2026 | 13:36 WIB

HUKRIM

  • Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Sabtu, 17 Jan 2026 | 14:22 WIB
  • Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Kamis, 15 Jan 2026 | 01:07 WIB
  • Tak Ada Ampun!!!, Polsek Kampar Kiri Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Sungai Geringging 

    Tak Ada Ampun!!!, Polsek Kampar Kiri Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Sungai Geringging 

    Rabu, 14 Jan 2026 | 15:09 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com