https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pimpin ACW, Indonesia Perkuat Diplomasi Kolektif ASEAN •   Prabowo: Nilai-Nilai Gontor Sejalan dengan Pembentukan Karakter Bangsa •   Dari Gontor, Prabowo Serukan Dukungan untuk Palestina •   Gowes Silaturahmi Kampar Diikuti 2.500 Peserta, Bupati Serahkan Motor dan Soroti Potensi Wisata Daerah
Home › Sorotan › Badai Polemik Serang Muflihun, Tuhan Menyertai Orang Tulus
Sorotan
Pekanbaru

Badai Polemik Serang Muflihun, Tuhan Menyertai Orang Tulus

Minggu, 24 November 2024 | 20:39 WIB,  
Penulis : Redaksi
Badai Polemik Serang Muflihun, Tuhan Menyertai Orang Tulus

Keterangan Foto: Muflihun SSTP MAP

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Suasana rumah Muflihun SSTP MAP di Jalan Bakti, Kecamatan Bukitraya, terasa hening malam itu. Lelaki berusia 40 tahun itu duduk sendirian di ruang tamu, merenung tentang serangan politik yang menimpa dirinya. Mata sembapnya mencoba menyembunyikan kepedihan, namun senyumnya yang tipis menunjukkan betapa berat beban yang ia tanggung.

"Saya hanya ingin mengabdi untuk kota ini. Apa salah saya sampai mereka tega menyebarkan fitnah seperti ini?" ungkapnya dengan suara lirih.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Selama beberapa pekan terakhir, Muflihun, calon Wali Kota Pekanbaru, menjadi target serangan politik. Isu hukum, fitnah mengenai keluarganya, hingga tuduhan yang tidak berdasar, semuanya diarahkan untuk menjatuhkannya menjelang pemilihan.

"Lawan politik saya tidak hanya menyerang saya, tapi juga keluarga saya. Mereka ingin membuat saya terlihat buruk di mata masyarakat. Tapi yang lebih menyakitkan, fitnah ini membuat anak-anak saya ikut menanggung beban," katanya, dengan suara penuh kesedihan.

Muflihun, yang lahir dan besar di Pekanbaru, selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Berawal dari karier sebagai aparatur sipil negara (ASN), ia kemudian memilih terjun ke dunia politik untuk memperjuangkan Pekanbaru yang lebih baik. Namun, langkah tersebut membawa konsekuensi yang tidak ringan.

"Saya bisa saja tetap menjadi ASN dan hidup nyaman. Tapi saya memilih melangkah ke politik untuk membangun Pekanbaru lebih baik," ungkapnya dengan tegas. Namun, keberanian tersebut membuatnya menjadi sasaran pihak-pihak yang tidak setuju dengan visinya.

Salah satu hal yang membedakan Muflihun dari calon lainnya adalah keberaniannya menolak politik uang. Ia menegaskan bahwa setiap dana kampanye yang diterimanya harus bersih dari kepentingan yang dapat merugikan APBD Pekanbaru.

"Saya tidak mau APBD Pekanbaru tergadai hanya karena saya meminjam dana dari pemodal besar. Saya tidak rela program-program untuk masyarakat, seperti berobat gratis dan santunan kematian, hilang," tegasnya.

Namun, sikap tegasnya ini membuatnya menjadi target serangan politik, terutama setelah survei terbaru menunjukkan elektabilitasnya yang unggul.

"Mereka tahu masyarakat mendukung saya, jadi mereka mulai menggunakan cara-cara kotor. Tapi saya percaya, masyarakat Pekanbaru bisa melihat mana yang benar dan mana yang hanya fitnah," ujarnya dengan optimisme.

Meski dihantam fitnah, Muflihun tetap teguh. Dukungan dari warga yang merasakan manfaat dari program-programnya, seperti santunan kematian dan dokter on-call, menjadi sumber kekuatannya.

"Ketika ada warga yang bilang bahwa santunan kematian membantu mereka bertahan, atau dokter on-call menyelamatkan nyawa anggota keluarganya, saya merasa perjuangan saya tidak sia-sia," katanya sambil tersenyum.

Di tengah serangan fitnah, Muflihun hanya bisa berserah kepada Tuhan. "Saya yakin Allah tidak akan membiarkan kezaliman terus terjadi. Saya hanya ingin membangun Pekanbaru. Kalau niat saya tulus, saya percaya keadilan akan datang," ujarnya sambil menyeka air mata yang menetes di pipinya.

Muflihun tetap berdiri tegak, yakin bahwa kejujuran dan ketulusan selalu punya tempat di hati rakyat. Dalam gemuruh politik yang sering kali penuh kebohongan, ia tetap berpegang pada integritas, yakin bahwa kebenaran akan selalu menemukan jalannya.

 

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Muflihun Wali Kota Pekanbaru politik fitnah serangan politik pemilihan politik uang APBD Pekanbaru program sosial santunan kematian dokter o
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    KPU Pekanbaru Siapkan Debat Publik Kedua Kamis Ini, Lima Paslon Ikut Serta

    Rabu, 20 Nov 2024 | 19:21 WIB
  • Politik

    Muflihun Terharu atas Dukungan Mandiri dari Ormas Batak PBB di Pekanbaru

    Senin, 18 Nov 2024 | 16:48 WIB
  • Politik

    Cak Imin Dukung Abdul Wahid di Tabligh Akbar, Riau Siap Jadi Contoh Provinsi Lain

    Rabu, 13 Nov 2024 | 20:59 WIB
  • Politik

    Ratusan Warga Sambut Kampanye H. Paisal di Jalan Tenaga Dumai

    Minggu, 10 Nov 2024 | 22:37 WIB
  • Daerah

    KPU Se-Riau Telah Selesaikan Sortir dan Lipat Surat Suara

    Selasa, 05 Nov 2024 | 13:39 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #6

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • Pelajar 15 Tahun di Rupat Diduga Hendak Jual Sabu, Polisi Sita Paket 0,38 Gram

    Pelajar 15 Tahun di Rupat Diduga Hendak Jual Sabu, Polisi Sita Paket 0,38 Gram

    Minggu, 20 Sep 2026 | 17:27 WIB
  • Bakar 3 Titik untuk Buka Kebun Sawit, Api Melahap 1,3 Hektare Lahan, Pelaku ditangkap

    Bakar 3 Titik untuk Buka Kebun Sawit, Api Melahap 1,3 Hektare Lahan, Pelaku ditangkap

    Minggu, 20 Sep 2026 | 12:04 WIB
  • Remaja 17 Tahun Diamankan Polres Kampar, Diduga Lakukan Persetubuhan terhadap Anak 15 Tahun

    Remaja 17 Tahun Diamankan Polres Kampar, Diduga Lakukan Persetubuhan terhadap Anak 15 Tahun

    Sabtu, 19 Sep 2026 | 18:14 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com