https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa ! •   Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis? •   Bupati Pimpin Musrenbang RKPD 2027: DPRD Kampar Tegaskan Eksekutif Akomodir Usulan di Dapil VI ! •   Kunjungan Perdana ke Desa Logas, Kapolres Kuansing Tinjau Pos Kamling, Tanam Pohon, dan Dialog dengan Tokoh Adat
Home › Sorotan › Badai Polemik Serang Muflihun, Tuhan Menyertai Orang Tulus
Sorotan
Pekanbaru

Badai Polemik Serang Muflihun, Tuhan Menyertai Orang Tulus

Minggu, 24 November 2024 | 20:39 WIB,  
Penulis : Redaksi
Badai Polemik Serang Muflihun, Tuhan Menyertai Orang Tulus

Muflihun SSTP MAP

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Suasana rumah Muflihun SSTP MAP di Jalan Bakti, Kecamatan Bukitraya, terasa hening malam itu. Lelaki berusia 40 tahun itu duduk sendirian di ruang tamu, merenung tentang serangan politik yang menimpa dirinya. Mata sembapnya mencoba menyembunyikan kepedihan, namun senyumnya yang tipis menunjukkan betapa berat beban yang ia tanggung.

"Saya hanya ingin mengabdi untuk kota ini. Apa salah saya sampai mereka tega menyebarkan fitnah seperti ini?" ungkapnya dengan suara lirih.

  • Baca juga: Intimidasi Oknum Kades Kuntu Darussalam terhadap Jurnalis, Ketua DPD SPRI Riau: Gunakan Hak Jawab, Bukan Intimidasi!

Selama beberapa pekan terakhir, Muflihun, calon Wali Kota Pekanbaru, menjadi target serangan politik. Isu hukum, fitnah mengenai keluarganya, hingga tuduhan yang tidak berdasar, semuanya diarahkan untuk menjatuhkannya menjelang pemilihan.

"Lawan politik saya tidak hanya menyerang saya, tapi juga keluarga saya. Mereka ingin membuat saya terlihat buruk di mata masyarakat. Tapi yang lebih menyakitkan, fitnah ini membuat anak-anak saya ikut menanggung beban," katanya, dengan suara penuh kesedihan.

  • Baca juga: Akses Jalan Hancur, Pengusaha Sawit Untung, Pemdes Abai: Warga Menderita!!!

Muflihun, yang lahir dan besar di Pekanbaru, selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Berawal dari karier sebagai aparatur sipil negara (ASN), ia kemudian memilih terjun ke dunia politik untuk memperjuangkan Pekanbaru yang lebih baik. Namun, langkah tersebut membawa konsekuensi yang tidak ringan.

"Saya bisa saja tetap menjadi ASN dan hidup nyaman. Tapi saya memilih melangkah ke politik untuk membangun Pekanbaru lebih baik," ungkapnya dengan tegas. Namun, keberanian tersebut membuatnya menjadi sasaran pihak-pihak yang tidak setuju dengan visinya.

  • Baca juga: PT AWE Klaim Bantu Warga Domo Atasi Erosi Sungai, Modalin Bangun Bronjong Kampung!

Salah satu hal yang membedakan Muflihun dari calon lainnya adalah keberaniannya menolak politik uang. Ia menegaskan bahwa setiap dana kampanye yang diterimanya harus bersih dari kepentingan yang dapat merugikan APBD Pekanbaru.

"Saya tidak mau APBD Pekanbaru tergadai hanya karena saya meminjam dana dari pemodal besar. Saya tidak rela program-program untuk masyarakat, seperti berobat gratis dan santunan kematian, hilang," tegasnya.

  • Baca juga: Dua Unit Mobil Canter Diduga Mengangkut Kayu Hasil Penebangan Liar Melintas Malam

Namun, sikap tegasnya ini membuatnya menjadi target serangan politik, terutama setelah survei terbaru menunjukkan elektabilitasnya yang unggul.

"Mereka tahu masyarakat mendukung saya, jadi mereka mulai menggunakan cara-cara kotor. Tapi saya percaya, masyarakat Pekanbaru bisa melihat mana yang benar dan mana yang hanya fitnah," ujarnya dengan optimisme.

  • Baca juga: Sebut Dosen Dan Guru Beban Negara, Presma UNRI Ego Prayogo Kecam Keras Pernyataan Sri Mulyani Mentri Keuangan RI 

Meski dihantam fitnah, Muflihun tetap teguh. Dukungan dari warga yang merasakan manfaat dari program-programnya, seperti santunan kematian dan dokter on-call, menjadi sumber kekuatannya.

"Ketika ada warga yang bilang bahwa santunan kematian membantu mereka bertahan, atau dokter on-call menyelamatkan nyawa anggota keluarganya, saya merasa perjuangan saya tidak sia-sia," katanya sambil tersenyum.

  • Baca juga: GPM-R Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Polda Riau: Bustamar Bantah Terkait Dugaan Perambahan Hutan

Di tengah serangan fitnah, Muflihun hanya bisa berserah kepada Tuhan. "Saya yakin Allah tidak akan membiarkan kezaliman terus terjadi. Saya hanya ingin membangun Pekanbaru. Kalau niat saya tulus, saya percaya keadilan akan datang," ujarnya sambil menyeka air mata yang menetes di pipinya.

Muflihun tetap berdiri tegak, yakin bahwa kejujuran dan ketulusan selalu punya tempat di hati rakyat. Dalam gemuruh politik yang sering kali penuh kebohongan, ia tetap berpegang pada integritas, yakin bahwa kebenaran akan selalu menemukan jalannya.

  • Baca juga: Gubernur Riau Wajib Evaluasi OPD yang Dinilai Langgar UU KIP

 

Editor : Redaksi

TOPIK TERKAIT

Muflihun Wali Kota Pekanbaru politik fitnah serangan politik pemilihan politik uang APBD Pekanbaru program sosial santunan kematian dokter o
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    KPU Pekanbaru Siapkan Debat Publik Kedua Kamis Ini, Lima Paslon Ikut Serta

    Rabu, 20 Nov 2024 | 19:21 WIB
  • Politik

    Muflihun Terharu atas Dukungan Mandiri dari Ormas Batak PBB di Pekanbaru

    Senin, 18 Nov 2024 | 16:48 WIB
  • Politik

    Cak Imin Dukung Abdul Wahid di Tabligh Akbar, Riau Siap Jadi Contoh Provinsi Lain

    Rabu, 13 Nov 2024 | 20:59 WIB
  • Politik

    Ratusan Warga Sambut Kampanye H. Paisal di Jalan Tenaga Dumai

    Minggu, 10 Nov 2024 | 22:37 WIB
  • Pemerintah

    KPU Se-Riau Telah Selesaikan Sortir dan Lipat Surat Suara

    Selasa, 05 Nov 2024 | 13:39 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kegiatan Sosial Danyon A Pelopor Satbrimobda Riau di Masjid Siti Aminah: Contoh Kepedulian dan Inspirasi!

    Minggu, 25 Jan 2026 - 11:55 WIB
  • #2

    Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung 'Dijual': Ada Apa Ninik Mamak dan Kepala Desa IV Koto Setingkai?

    Rabu, 28 Jan 2026 - 13:36 WIB
  • #3

    Bupati Pimpin Musrenbang RKPD 2027: DPRD Kampar Tegaskan Eksekutif Akomodir Usulan di Dapil VI !

    Kamis, 29 Jan 2026 - 20:51 WIB
  • #4

    Dugaan Komersialisasi LKS di Satuan Dikdasmen di Kampar, Plh.Kadisdik Akan Tindak Tegas !

    Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB
  • #5

    Upacara Tradisi Penyambutan Baja Taja: AKBP Jhon Firdaus Tekankan Semangat Kesatuan!

    Selasa, 27 Jan 2026 - 15:27 WIB

SOROTAN

  • Kades dan Vendor

    Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !

    Sabtu, 07 Feb 2026 | 09:19 WIB
  • Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Selasa, 03 Feb 2026 | 13:04 WIB
  • Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung

    Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung 'Dijual': Ada Apa Ninik Mamak dan Kepala Desa IV Koto Setingkai?

    Rabu, 28 Jan 2026 | 13:36 WIB

HUKRIM

  • Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Sabtu, 17 Jan 2026 | 14:22 WIB
  • Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Kamis, 15 Jan 2026 | 01:07 WIB
  • Tak Ada Ampun!!!, Polsek Kampar Kiri Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Sungai Geringging 

    Tak Ada Ampun!!!, Polsek Kampar Kiri Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Sungai Geringging 

    Rabu, 14 Jan 2026 | 15:09 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com