https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   DPC PSI Kecamatan Binawidya Berbagi di Bulan Ramadhan, Hadir untuk Masyarakat Kurang Mampu •   Gejolak Media di Kominfo Kampar, Verifikasi Manual dan Google Form Picu Kegaduhan •   Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam •   Lurah Pujud Selatan Dan Tim Pengerak PKK Berserta Jajarannya, Berbagi Takjil Kepada Warga Yang melintas
Home › Artikel › Kebangkitan Pemuda Dari Sejarah Perjuangan hingga Tantangan Zaman
Artikel
Pekanbaru

Kebangkitan Pemuda Dari Sejarah Perjuangan hingga Tantangan Zaman

Senin, 24 Februari 2025 | 12:22 WIB,  
Penulis : Redaksi
Kebangkitan Pemuda Dari Sejarah Perjuangan hingga Tantangan Zaman

Nofri Yandri Yulan SPi, Sekretaris DPD KNPI Riau

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemuda harus bangun dari tidur panjang dan menyadari bahwa perannya tidak hanya sebagai subjek, tetapi juga sebagai objek perubahan. Apa yang dilakukan hari ini akan berdampak pada masa depan.

Kaum muda harus berperan aktif dan mewarnai perubahan di berbagai bidang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Sosok kaum muda memiliki karakter unik yang tidak dimiliki oleh generasi sebelumnya maupun setelahnya. Beberapa di antaranya adalah semangat yang selalu bergelora, keberanian mengambil risiko besar, energi yang tinggi, serta pandangan jauh ke depan. Tidak ada perubahan sosial di muka bumi ini yang terjadi tanpa peran kaum muda.

  • Baca juga: Harga Sparepart Motor Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki Terbaru 2025

Sebagai contoh, Revolusi Prancis yang menumbangkan monarki dan gereja di Abad Pertengahan digerakkan oleh kaum intelektual muda. Tokoh-tokoh seperti Jean-Jacques Rousseau dan Montesquieu menjadi motor penggerak revolusi yang menandai era baru serta mengilhami kebangkitan Renaisans di Eropa. Di Rusia, Revolusi Bolshevik berhasil menumbangkan Tsar Nicholas II dan dinasti Romanov.

Demikian pula dengan Revolusi Hungaria yang dipelopori oleh para pemuda dan mahasiswa yang menentang pendudukan Uni Soviet dan pemerintahan boneka. Gelombang revolusi kaum muda kemudian merambah ke Eropa Barat sepanjang tahun 1960-an. Salah satu negara pertama yang merasakan dampaknya adalah Spanyol, di mana para pemuda bangkit menentang diktator Jenderal Franco pada tahun 1965.

  • Baca juga: Jabatan Jadi Ladang, Bukan Tanggung Jawab

Di dunia Islam, terutama di Asia dan Afrika, para pemuda menjadi pelopor perlawanan terhadap penjajahan sejak awal abad ke-20 hingga tahun 1970-an. Revolusi Aljazair pada tahun 1954, misalnya, memaksa Prancis angkat kaki dari negara tersebut. Sementara itu, pemuda Mesir berhasil mengusir Inggris dari negaranya.

Di Indonesia, sejarah perjuangan pemuda tercatat mulai dari Era Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi Kemerdekaan 1945, perlawanan terhadap Orde Lama tahun 1966, gerakan reformasi melawan Orde Baru tahun 1998, hingga Era Reformasi saat ini. Menurut Taufik Abdullah, kaum muda lebih cepat dalam mengupayakan perubahan sosial dan merumuskan kembali peran mereka. Sutan Sjahrir dalam suratnya dari Penjara Cipinang dan pembuangannya di Boven Digul mengutip penyair Jerman, Friedrich Schiller, yang berkata, "Und setzt ihr nicht das Leben ein, nie wird euch das Leben gewonnen sein" yang berarti "Hidup yang tidak dipertaruhkan, tak akan bisa dimenangkan."

  • Baca juga: Karya Drg. Agnes Jessica Jadi Ahli Venner Natural : Gabungkan Seni dan Kedokteran Gigi

Namun, saat ini gerakan kaum muda mengalami stagnasi sehingga keberadaannya tidak dirasakan oleh lingkungan sekitar. Beberapa persoalan yang dihadapi oleh pemuda antara lain:

  1. Pragmatisme dan Materialisme – Banyak pemuda yang mengukur segala sesuatu dengan materi, bahkan rela mengorbankan harga diri demi kepentingan jangka pendek.
    • Baca juga: Menikmati Cita Rasa Autentik dan Sehat dari Kuliner Yunani

  2. Hedonisme, Narsisme, dan Pemborosan Waktu – Narsisme yang berlebihan serta gaya hidup konsumtif membuat pemuda terjebak dalam hal-hal tidak penting, bahkan cenderung negatif seperti pergaulan bebas, narkoba, dan minuman keras.
  3. Hilangnya Tradisi Membaca, Diskusi, dan Menulis – Pemuda harus memiliki ide, konsep, dan gagasan. Budaya membaca, diskusi, dan menulis sangat penting agar mereka tidak seperti yang dikeluhkan oleh Taufiq Ismail bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang rabun membaca dan pincang dalam menulis.
  4. Kurangnya Pemahaman tentang Ideologi Perjuangan – Ideologi adalah landasan utama dalam bertindak. Ketidaktahuan tentang ideologi membuat pemuda lemah dalam memahami teori dan praktik dalam menyelesaikan persoalan di bidang ekonomi, sosial, politik, dan kemasyarakatan.
  5. Perpecahan dan Depolitisasi Gerakan Pemuda – Hingga kini, belum ada upaya serius dari para pengambil kebijakan untuk merekonsolidasi gerakan kaum muda secara nasional.
    • Baca juga: Tips Puasa Nyaman Bagi Penderita Maag 

  6. Gerakan Pemuda yang Hanya Bersifat Momentum – Banyak pemuda yang baru bergerak ketika situasi memaksa mereka, bukan karena kesadaran sendiri. Seharusnya, pemuda mampu menciptakan momentum perubahan, bukan hanya mengikuti arus.

Gerakan kaum muda harus mampu menafsirkan ulang peran mereka dalam konteks zaman modern. Setiap masa memiliki tantangannya sendiri, dan setiap generasi harus siap menjawabnya. Pemuda harus aktif di berbagai bidang, menguasai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Bagi yang tertarik di bidang politik, kuasailah ilmu politik. Bagi yang berminat di bidang hukum, pelajari ilmu hukum dengan mendalam. Begitu pula dengan ekonomi, seni, dan sains. Sudah bukan zamannya hanya beropini; kini saatnya pemuda beraksi nyata. Dengan demikian, eksistensi gerakan pemuda akan semakin nyata dan mampu menjawab tantangan zaman.

  • Baca juga: Ampuh Buang Racun & Bersihkan Ginjal

Editor : Redaksi

TOPIK TERKAIT

Semangat Pemuda
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Unggahan Dugaan Penyelewengan di UPT SDN 011 Simalinyang: Kepala Sekolah di Minta Klarifikasi dan Bertanggung Jawab!

    Selasa, 10 Mar 2026 - 12:30 WIB
  • #2

    DPC PSI Kecamatan Binawidya Berbagi di Bulan Ramadhan, Hadir untuk Masyarakat Kurang Mampu

    Rabu, 18 Mar 2026 - 06:30 WIB
  • #3

    Polda Riau Bagikan Takjil di Kampus, Pererat Silaturahmi dengan Mahasiswa

    Rabu, 11 Mar 2026 - 23:10 WIB
  • #4

    Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pembiaran dan Persekongkolan Perusahaan

    Rabu, 11 Mar 2026 - 18:32 WIB
  • #5

    Kapolres Kampar Tanam Pohon Kenitu dari Kapolda Riau, Dukung Pelestarian Lingkungan

    Rabu, 11 Mar 2026 - 15:35 WIB

SOROTAN

  • Gejolak Media di Kominfo Kampar, Verifikasi Manual dan Google Form Picu Kegaduhan

    Gejolak Media di Kominfo Kampar, Verifikasi Manual dan Google Form Picu Kegaduhan

    Selasa, 17 Mar 2026 | 07:05 WIB
  • Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pembiaran dan Persekongkolan Perusahaan

    Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pembiaran dan Persekongkolan Perusahaan

    Rabu, 11 Mar 2026 | 18:32 WIB
  • Kades dan Vendor

    Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !

    Sabtu, 07 Feb 2026 | 09:19 WIB

HUKRIM

  • Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam

    Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam

    Senin, 16 Mar 2026 | 22:11 WIB
  • Polsek Kampar Kiri Tekan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Tesso

    Polsek Kampar Kiri Tekan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Tesso

    Selasa, 10 Mar 2026 | 18:33 WIB
  • 4,12 Gram Shabu di Ungkap, Pengedar di Ciduk Polsek Kampar Kiri Hilir

    4,12 Gram Shabu di Ungkap, Pengedar di Ciduk Polsek Kampar Kiri Hilir

    Selasa, 03 Mar 2026 | 12:30 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com