https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis? •   Bupati Pimpin Musrenbang RKPD 2027: DPRD Kampar Tegaskan Eksekutif Akomodir Usulan di Dapil VI ! •   Kunjungan Perdana ke Desa Logas, Kapolres Kuansing Tinjau Pos Kamling, Tanam Pohon, dan Dialog dengan Tokoh Adat •   KNPI Riau Tolak Wacana Polri Masuk Kementerian, Ini Alasannya
Home › Sorotan › Oleh : Dr. Mardianto Manan, MT Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik UIR
Sorotan
Pekanbaru

OPINI : Ada Apa Dengan Banjir Kota Pekanbaru

Oleh : Dr. Mardianto Manan, MT Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik UIR

Senin, 24 Februari 2025 | 22:30 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
Oleh : Dr. Mardianto Manan, MT Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik UIR

Kondisi air pasca hujan lebat di Kota Pekanbaru, Riau (Foto: Ist)

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Pada beberapa bulan akhir akhir ini, sering terjadinya hujan di Kota Pekanbaru, sehingga menyebabkan air meluap sepanjang jalan jalan kota, terjadinya kemacetan hampir di semua jalan jalan kota yang dilewati kendaraan.

Saya menilai Pemerintah Kota Pekanbaru masa lalu, tidak serius dalam mengatasi banjir ini, selalu terendam banjir di saat hujan deras, sampai saat ini, belum ada penanganan yang tepat, untuk menuntaskan kondisi air yang tergenang ini, atau orang katakana banjir Kota Pekanbaru. 

  • Baca juga: Dikritik Warga, Arogansi Oknum Kades Kuntu Darussalam: KEMUNAFIKAN atau KETAKUTAN?

Soal banjir, kita lihat ada multi masalah, multi fungsi serta multi peran yang tidak berjalan dengan baik. Multi masalah, dengan adanya banjir Kota Pekanbaru, banyak masalah yang diakibatkan terjadinya banjir kota sampai saat ini.

Multi peran dari masing masing instansi dan peran Pemerintah Kota dan Masyarakat yang sama sama teledor dalam melaksanakan peran masing masing, ada peran Pemerintah Kota yang tidak begitu serius menganggarkan, tidak serius membuat master plan (rencana induk) yang komprehensif. Masih kurangnya partisipasi Masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, dengan membuang sampah sembarangan dan tidak pada tempatnya.

  • Baca juga: Kepsek Bungkam, Mutu Pendidikan dan Manajemen Terancam! Apakah Tanda Ada Kesalahan??

Dalam hal ini kita juga mempertanyakan kinerja Pemko Pekanbaru dalam menghadapi bencana banjir selama ini. Harus ada pola kebijakan yang tepat dan langkah kongkret yang dilakukan agar banjir ini dapat diatasi dengan segera, sehingga kita tidak berkutat lagi dengan banjir ketika hujan tiba. 

Persoalan yang paling krusial, saya perhatikan selama ini adalah tidak terkoneksinya antar drainase yang ada di kota Pekanbaru, sehingga aliran air tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Drainase satu dengan drainase lainnya tidak saling berhubungan, sehingga ketika hujan turun air tidak mengalir dengan baik dari sumber air hujan sampai ke tempat pembuangan akhir, alias ada penyumbatan penyumbatan yang terjadi, sebelum sampai ke pembuangan akhir, maka inilah yang sering dikatakan warga “banjir”, padahal lebih tepatnya air yang menggenang bingung kemana mau mengalir, karena inter koneksi drainase satu dan lainnya tidak terjalin dalam jaringan yang saling berhubungan antara masing aliran yang ada di Kota Pekanbaru. 

  • Baca juga: Diduga Gudang Penampungan BBM Ilegal, Warga: APH Kok Tak Bertindak

Bicara soal banjir tidak bisa sepotong-sepotong, drainase harus terkoneksi secara menyeluruh. Sebagai contoh kasus banjir di Jalan Pepaya sekitar Matahari lama. Ketika musim hujan tiba, selalu sekitar jalan tersebut meluap berjam jam lamanya, sehingga banyak yang menjadi korban, antara lain rusaknya kendaraan roda dua, setiap yang lewat disana, bahkan kendaraan roda empat pun tak luput dari kerusakan bagi yang lewat disana.

Kalau pun bagus drainase sepanjang Jalan Pepaya dan Jalan Nangka (Tuanku Tambusai) tersebut, akan tetapi drainase sepanjang jalan Soekarno Hatta (Arengka lama) tidak lancar drainasenya, maka drainase yang sudah bagus sepanjang Jalan Nangka jadi percuma saja, karena pembuangan air ke Sungai Siak, dari Jalan Nangka melalui jalan Soekarno Hatta, tidak lancar alias masih parit tanah depan Lotte Grosir Pekanbaru atau sekitar depan Hotel The Zuri Pekanbaru. Kalau drainasenya tak bagus, maka aliran air dari Jalan Nangka tak akan bisa juga mengalir dengan lancar.

  • Baca juga: Desa Kuntu Diusulkan Desa Anti-Korupsi, Tapi Kegiatan Pembangunan Tanpa Transparansi

Artinya Inter koneksi antara drainase sepanjang jalan Nangka ke Jalan Soekarno Hatta tidak lancar, maka akan percuma saja, jika drainase sepanjang Jalan Nangka bagus, kalau saluran untuk sampai ke pembuangan akhir Sungai atau Sungai lainnya, tidak lancar dan terjadi sumbatan pada parit yang ada sepanjang jalan Soekarno Hatta tersebut. 

Beberapa tawaran Solusi yang harus dilakukan Pemko Pekanbaru adalah ; membuat Master Plan Drainase Kota Pekanbaru dan segera diundangkan dalam bentuk Peraturan Daerah kota Pekanbaru, sehingga kedepan.

  • Baca juga: Tak Terima Dian Cs Ditahan, Sejumlah Pendemo Asal Batu Gajah Minta Dibebaskan Meski Akui Bayar Steking

Sedangkan peran masyarakat juga menjadi sorotan kita. Masyarakat sepenuhnya harus peduli sebagai upaya antisipasi dalam penanganan banjir. Peran masyarakat juga sangat dibutuhkan. Drainase yang sudah sudah ada, agar jangan tidak membuang sampah ke dalam drainase yang sudah ada, jangan pula dimasukkan sampah yang ada  ke dalam selokan atau parit yang ada. Semuanya harus benar-benar terlibat dan peduli, terhadap kebersihan kota ini.(***)

Editor : Noperman SPd

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Menko Yusril Ihza Mahendra Tekankan Pentingnya Penegakan Hukum dan Penguatan Pancasila

    Senin, 24 Feb 2025 | 21:37 WIB
  • Hukrim

    Istri Tragis Dibunuh Suami di Kuansing, Polisi Selidiki Kasus !

    Senin, 24 Feb 2025 | 15:48 WIB
  • Artikel

    Ketua Dewan Pers Terancam Quattrick Dijabat Eks Pejabat 

    Senin, 24 Feb 2025 | 14:06 WIB
  • Ekbis

    DPD PMRI Kampar Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kampar

    Senin, 24 Feb 2025 | 13:34 WIB
  • TNI-Polri

    Selaian Tugas Menjaga Keamanan Disetiap Wilayah Binaan, Babinsa Koramil 06/TM Berikan Pendampingan Pelaku UMKM

    Senin, 24 Feb 2025 | 13:10 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kegiatan Sosial Danyon A Pelopor Satbrimobda Riau di Masjid Siti Aminah: Contoh Kepedulian dan Inspirasi!

    Minggu, 25 Jan 2026 - 11:55 WIB
  • #2

    Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung 'Dijual': Ada Apa Ninik Mamak dan Kepala Desa IV Koto Setingkai?

    Rabu, 28 Jan 2026 - 13:36 WIB
  • #3

    Bupati Pimpin Musrenbang RKPD 2027: DPRD Kampar Tegaskan Eksekutif Akomodir Usulan di Dapil VI !

    Kamis, 29 Jan 2026 - 20:51 WIB
  • #4

    Dugaan Komersialisasi LKS di Satuan Dikdasmen di Kampar, Plh.Kadisdik Akan Tindak Tegas !

    Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB
  • #5

    Upacara Tradisi Penyambutan Baja Taja: AKBP Jhon Firdaus Tekankan Semangat Kesatuan!

    Selasa, 27 Jan 2026 - 15:27 WIB

SOROTAN

  • Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Selasa, 03 Feb 2026 | 13:04 WIB
  • Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung

    Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung 'Dijual': Ada Apa Ninik Mamak dan Kepala Desa IV Koto Setingkai?

    Rabu, 28 Jan 2026 | 13:36 WIB
  • Klarifikasi Kapolsek Kampar Kiri: Tak Ada Bekingan Untuk Galian C PT AWE Minerba

    Klarifikasi Kapolsek Kampar Kiri: Tak Ada Bekingan Untuk Galian C PT AWE Minerba

    Jumat, 23 Jan 2026 | 13:01 WIB

HUKRIM

  • Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Sabtu, 17 Jan 2026 | 14:22 WIB
  • Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Kamis, 15 Jan 2026 | 01:07 WIB
  • Tak Ada Ampun!!!, Polsek Kampar Kiri Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Sungai Geringging 

    Tak Ada Ampun!!!, Polsek Kampar Kiri Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Sungai Geringging 

    Rabu, 14 Jan 2026 | 15:09 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com