https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   DPC PSI Kecamatan Binawidya Berbagi di Bulan Ramadhan, Hadir untuk Masyarakat Kurang Mampu •   Gejolak Media di Kominfo Kampar, Verifikasi Manual dan Google Form Picu Kegaduhan •   Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam •   Lurah Pujud Selatan Dan Tim Pengerak PKK Berserta Jajarannya, Berbagi Takjil Kepada Warga Yang melintas
Home › Artikel › Kapolda Baru, Sungai Bersih, dan Harapan Rakyat Kuantan
Artikel
Pekanbaru

Oleh: Mardianto Manan

Kapolda Baru, Sungai Bersih, dan Harapan Rakyat Kuantan

Selasa, 19 Agustus 2025 | 00:54 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
Kapolda Baru, Sungai Bersih, dan Harapan Rakyat Kuantan

Dr. Mardianto Manan, MT/pengamat Tatakota-Akademisi (Foto: istirahat)

OPINI, Tabloid Diksi - Batang Kuantan kini menjadi saksi bahwa hukum kalau ditegakkan, hasilnya bisa nyata. Sungai yang dulunya keruh akibat dompeng (penambangan emas ilegal dengan mesin sedot) kini kembali jernih. Sebuah pemandangan yang sangat kontras dibanding masa lalu, ketika suara mesin dompeng menderu siang malam, meninggalkan lumpur, pencemaran, dan ketidakberdayaan masyarakat.

Seakan mustahil, dulu dompeng seolah kebal hukum. Ada misteri dekingan oknum aparat yang membuat praktik ini terus hidup bertahun-tahun. Namun hari ini keadaan berubah. Semua berawal dari kepemimpinan baru di Polda Riau. Irjen Pol Herry Heryawan, yang baru menjabat sejak Maret 2025, menunjukkan ketegasan: hukum tidak boleh ditawar, dan lingkungan harus dipulihkan.

  • Baca juga: Harga Sparepart Motor Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki Terbaru 2025

Tegas pada Dompeng, Selamatkan Pacu Jalur

Penindakan dompeng bukan sekadar operasi hukum. Ia adalah aksi penyelamatan budaya. Tradisi Pacu Jalur, kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi, hanya bisa berlangsung jika Batang Kuantan tetap dalam kondisi baik. Dulu, banyak yang pesimistis: bagaimana mungkin Pacu Jalur tetap bisa jadi simbol kebersamaan rakyat jika sungai penuh keruh dan dangkal?

  • Baca juga: Jabatan Jadi Ladang, Bukan Tanggung Jawab

Kini, saat Wakil Presiden hadir membuka Pacu Jalur, sungai benar-benar jernih. Bukti bahwa ketegasan hukum bisa menjaga marwah budaya. Kapolda Riau membuktikan bahwa budaya tidak hanya dijaga dengan ritual, tapi juga dengan menyingkirkan perusak sungai.

Dampak Dompeng: Multidimensi dan Merusak

  • Baca juga: Karya Drg. Agnes Jessica Jadi Ahli Venner Natural : Gabungkan Seni dan Kedokteran Gigi

Kita tidak boleh lupa betapa luas dampak dompeng. Dari sisi lingkungan, dompeng mendangkalkan sungai, meracuni air dengan bahan kimia, dan membunuh ikan. Dari sisi ekonomi, dompeng hanya menguntungkan para pemodal besar. Masyarakat kampung hanya jadi buruh murah, sementara sumber penghidupan tradisional—ikan, sawah, dan wisata budaya—hilang.

Dari sisi sosial budaya, dompeng merusak kepercayaan masyarakat kepada hukum, menimbulkan konflik horizontal, dan mengikis kearifan lokal yang sejak lama menjadikan sungai sebagai pusat kehidupan. Lebih jauh, kerusakan hutan dan gambut di sekitar jalur dompeng juga memicu masalah serius: banjir, konflik satwa, hingga deforestasi liar.

  • Baca juga: Menikmati Cita Rasa Autentik dan Sehat dari Kuliner Yunani

Green Policing: Wajah Baru Polda Riau

Irjen Herry Heryawan datang dengan gagasan Green Policing. Bagi beliau, tugas polisi tidak sebatas menjaga ketertiban, tetapi juga melindungi lingkungan. Konsep ini penting, karena di Riau 80 persen masalah hukum bermula dari perusakan alam—baik kebakaran hutan, illegal logging, maupun penambangan liar seperti dompeng.

  • Baca juga: Tips Puasa Nyaman Bagi Penderita Maag 

Langkah ini dilengkapi dengan inovasi: program “Jalur” (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang membawa pelayanan polisi hingga ke pelosok, sejalan dengan identitas budaya Pacu Jalur. Ada pula Tim Raga untuk patroli keamanan, serta RADAR sebagai kanal cepat bagi masyarakat melapor. Semua ini menunjukkan Polda Riau di bawah kepemimpinan baru berusaha dekat dengan rakyat, sekaligus keras kepada pelanggar hukum.

Harapan: Jangan Hanya Musiman

  • Baca juga: Ampuh Buang Racun & Bersihkan Ginjal

Namun perjuangan belum selesai. Tantangan terbesar adalah konsistensi. Jangan sampai setelah Pacu Jalur usai, dompeng kembali marak. Larangan harus permanen, bukan sekadar “bersih-bersih musiman”. Dan kita tahu, pemilik dompeng bukan orang miskin kampung, melainkan para pemodal besar yang lihai mencari celah.

Masyarakat menunggu: apakah penertiban dompeng akan benar-benar menjadi kebijakan jangka panjang? Apakah aparat akan terus menjaga sungai, meski sorot kamera sudah padam?

  • Baca juga: Lapas Pekanbaru Mitigasi Resiko Kebakaran

Apa yang terjadi di Batang Kuantan memberi pelajaran berharga: hukum yang tegas bisa menyelamatkan budaya, ekonomi, dan lingkungan sekaligus. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, telah menunjukkan kepemimpinan yang berani. Kini bola ada di tangan kita semua—pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat—untuk ikut mengawal agar Batang Kuantan tetap bersih, Pacu Jalur tetap hidup, dan dompeng benar-benar tinggal sejarah.

Sungai adalah urat nadi kehidupan. Menjaga sungai berarti menjaga marwah, rezeki, dan masa depan.

  • Baca juga: Polres Kuansing Lantik 251 Polisi RW, ini kata Tokoh masyarakat Pangean...

Penulis: Dr. Mardianto Manan, M.T, IAP

Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota UIR

Editor : Redaksi

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Majelis Nur Rohmah Gelar Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad 1447 H

    Minggu, 17 Agu 2025 | 14:38 WIB
  • Peristiwa

    Heaven Two Pekanbaru Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau

    Sabtu, 09 Agu 2025 | 19:30 WIB
  • Sorotan

    Tak Terima Dian Cs Ditahan, Sejumlah Pendemo Asal Batu Gajah Minta Dibebaskan Meski Akui Bayar Steking

    Jumat, 08 Agu 2025 | 05:00 WIB
  • Ekbis

    Gotong Royong Sambut HUT RI ke-80: Srikandi Pemuda Pancasila Kampar Kiri Tunjukkan Komitmen Keberadaannya !

    Rabu, 06 Agu 2025 | 19:57 WIB
  • TNI-Polri

    Berikan Pendampingan Kepada Pelaku UMKM, Babinsa Koramil 0321-06/TM Rohil Datangi Warga Yang Jual Sarapan Pagi

    Rabu, 06 Agu 2025 | 13:08 WIB

Terpopuler

  • #1

    Unggahan Dugaan Penyelewengan di UPT SDN 011 Simalinyang: Kepala Sekolah di Minta Klarifikasi dan Bertanggung Jawab!

    Selasa, 10 Mar 2026 - 12:30 WIB
  • #2

    DPC PSI Kecamatan Binawidya Berbagi di Bulan Ramadhan, Hadir untuk Masyarakat Kurang Mampu

    Rabu, 18 Mar 2026 - 06:30 WIB
  • #3

    Polda Riau Bagikan Takjil di Kampus, Pererat Silaturahmi dengan Mahasiswa

    Rabu, 11 Mar 2026 - 23:10 WIB
  • #4

    Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pembiaran dan Persekongkolan Perusahaan

    Rabu, 11 Mar 2026 - 18:32 WIB
  • #5

    Kapolres Kampar Tanam Pohon Kenitu dari Kapolda Riau, Dukung Pelestarian Lingkungan

    Rabu, 11 Mar 2026 - 15:35 WIB

SOROTAN

  • Gejolak Media di Kominfo Kampar, Verifikasi Manual dan Google Form Picu Kegaduhan

    Gejolak Media di Kominfo Kampar, Verifikasi Manual dan Google Form Picu Kegaduhan

    Selasa, 17 Mar 2026 | 07:05 WIB
  • Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pembiaran dan Persekongkolan Perusahaan

    Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pembiaran dan Persekongkolan Perusahaan

    Rabu, 11 Mar 2026 | 18:32 WIB
  • Kades dan Vendor

    Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !

    Sabtu, 07 Feb 2026 | 09:19 WIB

HUKRIM

  • Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam

    Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam

    Senin, 16 Mar 2026 | 22:11 WIB
  • Polsek Kampar Kiri Tekan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Tesso

    Polsek Kampar Kiri Tekan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Tesso

    Selasa, 10 Mar 2026 | 18:33 WIB
  • 4,12 Gram Shabu di Ungkap, Pengedar di Ciduk Polsek Kampar Kiri Hilir

    4,12 Gram Shabu di Ungkap, Pengedar di Ciduk Polsek Kampar Kiri Hilir

    Selasa, 03 Mar 2026 | 12:30 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com